6 Strategi Marketing Instagram di Kala Social Distancing

Saat ini masyarakat lebih dekat dan  familiar dengan keberadaan media sosial sebagai pelengkap sarana berinteraksi dan memperoleh informasi ketimbang media lainnya di internet. Terlebih, masyarakat sedang melakukan social distancing dan melakukan karantina mereka sendiri di rumah massing-masing. Kini saatnya bagi para pemilik bisnis untuk mulai melakukan strategi marketing secara digital saat masyarakat melakukan social distancing. Salah satunya melalui instagram,  instagram yang muncul sebagai platform visualisasi dan informasi dan menjadi salah satu  media sosial yang paling banyak diminati.

Dengan adanya kecenderungan ini, mau tidak mau, instagram ikut menciptakan tren dan peluang bagi perusahaan untuk ikut melakukan strategi pemasaran di dalamnya. Namun, walaupun instagram sudah menjadi salah satu tempat pemasaran yang efektif  dan memiliki banyak audience, bukan berarti Anda akan memperoleh pembelian dengan mudah. Anda tetap butuh strategi marketing yang tepat, agar iklan atau promosi yang Anda lakukan menjadi tepat sasaran dan mendatangkan pembelian.

1. Gunakan Hashtags yang Tepat

Meskipun Instagram adalah media sosial yang mengutamakan visual, ada elemen non-visual yang perlu Anda tambahkan ke brand Instagram Anda, seperti misalnya gaya caption. Salah satu teknik caption yang populer adalah pemberian hashtags. Pemberian hashtags Ini tidak hanya terbatas pada penggunaan nama perusahaan namun juga bisa membuat hashtag yang merepresentasikan merek maupun tren yang berkaitan dengan produk tersebut.

Hal tersebut dapat mendorong pengikut untuk berbagi foto yang sesuai dengan hashtag. Misalnya Anda menjual produk tas. Maka Anda dapat menggunakan hashtags seperti #TasOnlineMurah #Tasmurahberkualitas #Tasbranded dan sebagainya sesuai dengan target pasar yang Anda inginkan.

2. Berikan Promosi Khusus untuk Menarik Minat

Tidak ada cara terbaik dalam berpromosi selain dengan memberikan penawaran yang menarik untuk followers Instagram. Ingatlah, followers merupakan calon customer. Untuk itu, Anda perlu memberikan penawaran-penawaran yang membuat followers Instagram Anda merasa tertarik.

Misalnya, dengan memberikan promosi khusus berupa potongan harga atau bahkan gratis untuk produk tertentu setelah memilih produk utama. Jangan lupa untuk meminta customer Anda berbagi foto produk bisnis Anda menggunakan hastag untuk memenuhi persyaratan setiap promosi tersebut sehingga secara tidak langsung telah menghasilkan pemasaran gratis untuk bisnis Anda.

3. Perhatikan Caption

Instagram mungkin berisi konten visual yang memikat, namun jangan mengabaikan caption yang menyertai setiap foto. Caption memberikan peluang besar bagi bisnis Anda untuk menceritakan sebuah kisah. Keterangan Instagram memungkinkan Anda untuk memperluas informasi, dan memperjelas keterangan dari gambar yang Anda tampilkan.

4. Gunakan Visual yang Konsisten

Sebuah penelitian dari WebDam mengenai visual di media sosial menemukan bahwa 60% dari brand terkenal di Instagram menggunakan filter atau tema yang sama pada setiap post. Dengan menggunakan filter yang sama di semua foto, akun Instagram bisnis Anda akan memiliki sebuah style yang mudah dikenali oleh follower Anda. Semakin foto Anda mudah dikenali, semakin besar kemungkinan followers Anda akan memberikan like dan meninggalkan komentar di foto tersebut.

Baca juga : Risiko UKM Tak Gunakan Cloud dalam Berbisnis di Tengah Wabah Corona

5. Sertakan Profil Instagram Anda di Jejaring Sosial Lain

Berbeda dengan beberapa media sosial lain, pencarian profil dalam Instagram tidak begitu baik. Oleh sebab itu, jika akun Anda kurang dikenal dan populer, maka tidak akan mudah untuk mendapatkan followers baru. Hal ini menyebabkan sebuah akun Instagram terkadang hanya memiliki sangat sedikit proses interaksi dengan pengguna lainnya.

Untuk mengatasi kelemahan ini, hubungkan profil Anda secara otomatis ke media sosial lainnya semacam Facebook, Twitter, dan Google Plus. Dengan begitu, pengikut Anda di situs tersebut dapat dengan mudah menemukan profil Instagram Anda.

6. Perhatikan Waktu Posting

Salah satu hal yang harus di lakukan berkaitan dengan waktu posting adalah memiliki konsistensi atau rutinitas  tanpa mengganggu followers dengan update yang berlebihan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih jadwal adalah dengan melakukan test di waktu yang berbeda dan melihat hasilnya.

Posting-an yang memiliki engagement (atau keterlibatan pelanggan – biasa dalam rupa likes dan komentar) paling tinggi adalah postingan pada waktu yang tepat untuk dijadikan patokan. Setelah Anda melihat mana waktu yang paling tepat, masukkan waktu tersebut di content calendar atau kalender editorial untuk menjadwalkan waktu posting Instagram Anda.

Baca juga : Kiat Kelola Bisnis UKM Tetap Prima di Tengah Wabah COVID-19

Jika 6 strategi marketing diatas telah Anda jalankan selama masyarakat masih atau sudah tidak melakukan social distancing, serta mulai memberikan hasil usaha yang sangat bagus, jangan lupa untuk selalu mengelola keuangan usaha dengan baik. Layaknya sebuah strategi marketing yang bisa Anda jalankan secara online, saat ini banyak pengelola keuangan maupun program akuntansi yang juga bisa Anda gunakan secara online semacam Jurnal.

Dengan menggunakan Jurnal, dapatkan dukungan alat pencatatan keuangan, yang bisa Anda akses kapan saja dan dimana saja secara realtime. Tanpa perlu instalasi dan resiko kehilangan data penting keuangan usaha, Jurnal membuat bisnis Anda selangkah lebih mudah.

Jurnal hadir untuk bisnis dalam program #Ukmtahankritis . Bisnis Anda dapat menghemat pengeluaran dengan adanya promosi sebagai berikut.

  1. Berlangganan minimal 6 bulan, Anda mendapat percobaan gratis selama 30 hari dan diskon tambahan sebesar 15%.
  2. Berlangganan minimal 12 bulan, Anda mendapat percobaan gratis selama 60 hari dan diskon tambahan sebesar 35%.

Program ini hanya berlaku sampai akhir Maret 2020. Cari tahu selengkapnya tentang Jurnal sekarang juga atau coba demo gratis selama 14 hari!


PUBLISHED30 Mar 2020
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: