Saat ini persaingan bisnis memang semakin ketat, sehingga harus dihadapi dengan cara yang sehat dan sesuai dengan peraturan yang ada. Adanya pesaing atau kompetitor dalam sebuah bisnis merupakan hal yang normal. Yang perlu dilakukan dalam memenangkan persaingan adalah berpikir dan melakukan strategi khusus agar konsumen dapat beralih menggunakan produk Anda ketimbang kompetitor. Ada beberapa strategi bisnis yang efektif yang bisa Anda lakukan untuk dapat memenangkan persaingan dengan mudah. Apa saja strategi tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Mengenal Istilah Strategi Dalam Bisnis

Strategi Bisnis Yang Efektif Untuk Menang Dalam Persaingan Sebelum mengetahui beberapa hal penting yang bisa dilakukan dalam mengembangkan strategi bisnis yang efektif dan menang dari kompetitor, sebaiknya Anda memahami tentang istilah strategi bisnis terlebih dahulu. Seorang profesor bisnis dari Harvard Business School Michael Porter secara fundamental menjelaskan strategi menjadi dua, yaitu melakukan hal yang pebisnis lain lakukan (secara lebih hemat). Dan melakukan hal yang pebisnis lain tidak bisa lakukan. Kedua hal tersebut bagi Michael memiliki peluang yang besar untuk berhasil ketika diterapkan. Poin satu berarti bersaing di aspek harga dengan kompetitor. Sementara poin yang kedua, bisa saja lebih ekonomis atau tidak. Pada intinya, menurut Michael strategi adalah ketika sebuah perusahaan hanya bisa meraih kesuksesan ketika memiliki posisi yang unik pada marketplace-nya.

Kemudian profesor studi manajemen McGill University Henry Mintzberg di Montreal, Kanada, menjabarkan strategi dalam 5P yaitu Plan, Ploy, Pattern, Position, dan Perspective. Perbedaan yang mendasar antara kedua pandangan dalam menjabarkan strategi adalah pendekatan Michael terasa lebih kaku dan terencana. Sedangkan pandangan Henry lebih memberikan ruang untuk belajar, berubah, dan menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi pada bisnis. Ada 5 strategi yang efektif yang dapat diterapkan agar bisnis yang sedang digeluti dapat terus berkembang, yaitu:

1. Strategi Pertumbuhan

Growth strategy berarti secara konstan memperkenalkan fitur baru dari produk yang sudah ada. Seringkali perusahaan dituntut untuk memodifikasi atau menjadi lebih inovatif agar dapat terus kompetitif di industrinya. Jika tidak, pelanggan akan lari ke produk kompetitor yang menawarkan teknologi yang lebih canggih. Tidak hanya pada perusahaan besar, UMKM juga dapat mengadopsi strategi bisnis pertumbuhan ini. Terkadang, sebuah perusahaan dapat menemukan market baru untuk produk mereka secara tidak sengaja. Sebagai contoh, sebuah perusahaan sabun colek melakukan market research dan hasilnya menunjukkan produk mereka paling digemari oleh para buruh pabrik. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu berfokus pada menjual produk mereka pada ritel besar, tetapi bisa berfokus untuk menjualnya di warung-warung atau ritel kecil sekitar pabrik atau kawasan industri.

2. Strategi Diferensiasi Produk

Strategi diferensiasi produk adalah salah satu strategi dalam bisnis yang paling efektif untuk UMKM. Melalui strategi bisnis jenis ini, perusahaan dapat menggali secara strategis faktor-faktor pembeda produk dan jasa dari kompetitor. Nilai pembeda dalam strategi ini tidak harus selalu menjadikan perusahaan mengeluarkan biaya lebih untuk mengkapitalisasikannya. Diferensiasi produk dapat lahir dari bagaimana melakukan business model, bagaimana membuat produk, atau menerapkan pendekatan pada layanan. Dan semua itu tidak harus mengeluarkan biaya tambahan jika riset mendalam dilakukan secara cermat dan lebih strategis.

3. Strategi Harga

Strategi harga seringkali meliputi pemberlakuan harga produk yang lebih tinggi dibanding kompetitor, terutama ketika ada di fase awal pengenalan produk. Para pelaku UMKM dapat menggunakan strategi ini dan menjadikannya motor akselerasi pembalik modal produksi dan iklan yang mungkin telah dilakukan jika sukses diimplementasikan. Namun, jangan lupa memastikan bahwa Anda benar-benar memiliki sesuatu yang spesial pada produk atau layanan Anda ketika memberlakukan strategi ini. Jika Anda berada di lingkungan pasar yang tidak banyak pemainnya atau bahkan hanya Anda yang ada di sana, maka strategi ini bisa menjadi strategi yang efektif. Karena pelanggan hanya akan melihat brand Anda saja.

4. Strategi Akuisisi

Para pebisnis yang memiliki modal yang cukup besar dapat memakai strategi bisnis akuisisi ini. Strategi bisnis akuisisi artinya membeli salah satu perusahaan dan/atau lini produksi tambahan dari produk yang sudah ada. Keuntungan dari strategi ini adalah dengan modal yang besar, maka sebuah perusahaan dapat lebih leluasa dalam menilai potensi bisnis perusahaan yang akan diakuisisi yang sesuai dengan visi perusahaan pemilik modal.

5. Strategi Konten

Di era digital yang semakin canggih ini, strategi konten merupakan strategi bisnis efektif yang wajib dikembangkan secara matang dan diimplementasikan dengan benar. Ketika bisnis Anda menggunakan strategi bisnis yang jelas melalui konten, maka konten Anda akan bekerja dengan efisien. Hal ini karena konten yang dikembangkan akan menjadi lebih spesifik. Strategi konten ini setidaknya akan melibatkan pengembangan konten blog, email marketing, dan aktivasi media sosial yang relevan bagi bisnis Anda. Salah satu aspek yang terpenting dari strategi ini adalah jangan hanya memproduksi dan mendistribusikan konten, namun Anda juga harus responsif terhadap setiap interaksi yang terjadi dari setiap konten tersebut.

Cara Menghadapi Persaingan BisnisStrategi Bisnis Yang Efektif Untuk Menang Dalam Persaingan

  1. Faktor utama untuk memenangkan persaingan bisnis adalah menawarkan harga yang kompetitif. Artinya, harga yang ditawarkan dari produk atau jasa bisnis Anda tidak jauh dari harga pesaing. Harga produk yang jauh lebih tinggi dari harga pasaran akan sulit dalam mengembangkan bisnis yang dikelola. Kecuali bisnis yang Anda bangun memiliki target pasar kalangan menengah ke atas dengan dukungan fasilitas yang mewah dan lain sebagainya.
  2. Jangan sampai membuat statement atau mengeluarkan pendapat yang menjatuhkan pesaing. Jika seorang pelanggan memancing Anda untuk mengungkapkan kejelekan dari pesaing Anda, usahakan jangan ikut membantu. Jawablah dengan ucapan yang sopan, asalkan jangan cuek atau terkesan tidak peduli dengan curahan hati pelanggan.
  3. Memberikan pelayanan yang baik untuk memenangkan persaingan bisnis. Mulai dari membuat SOP pelayanan dan berikan training ke seluruh karyawan Anda. Minta karyawan Anda untuk melayani konsumen dengan baik, mulai dari senyum dan akhiri dengan senyum kembali.
  4. Pentingnya memperluas pasar seperti menambahkan jenis produk dengan perencanaan target pasar yang baru. Sebagai contoh, jika selama ini target Anda hanya remaja, memproduksi atau menambahkan produk yang sering digunakan oleh ibu rumah tangga dapat dilakukan untuk memperluas pasar.
  5. Melakukan promosi yang tepat. Sebelum memilih jenis promosi untuk bisnis Anda, lakukan riset terhadap para pesaing terlebih dahulu.

Setelah memahami berbagai strategi bisnis efektif, kini Anda tidak perlu ragu untuk menjalankan dan mengelola sebuah bisnis. Dengan strategi yang tepat, dapat dipastikan bisnis yang sedang Anda geluti akan lebih mudah mencapai kesuksesan. Untuk membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis, gunakan layanan akuntansi online yang praktis digunakan.

Dengan Jurnal, Anda dapat melakukan pembukuan secara lebih mudah dan dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Anda tidak perlu mengunduh dan menginstall aplikasi pada komputer. Namun Anda hanya perlu mendaftar dan login, kemudian dapat langsung menggunakannya. Jurnal telah dilengkapi fitur mobile yang dapat menampilkan ringkasan bisnis Anda secara periodik dari data penjualan, pembelian, biaya, dan laba-rugi. Coba Jurnal sekarang juga di sini!