Permasalahan dan Solusinya Pada Growth Hacking

Growth Hacking atau peretasan pertumbuhan merupakan istilah yang sering dibicarakan oleh para pengusaha. Growth Hacking merupakan strategi yang mengacu pada pemasaran online. Tujuannya bukan hanya untuk mempercepat tapi juga mendorong pertumbuhan perusahaan agar bisa lebih dari hasil strategi pertumbuhan konvensional. Akan tetapi, nampaknya semua orang menginginkan quick fix atau perbaikan cepat untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Nah, dari situ muncul semacam masalah dari istilah Growth Hacking. Hacking atau peretasan terdengar seperti suatu hal negatif, strategi tersebut terdengar seperti usaha meraih keberhasilan dengan cara curang dengan jalan menipu sistem. Padahal, menipu sistem untuk mencapai keuntungan cepat tanpa perencanaan lanjutan hanyalah usaha yang sia-sia.

Maka dari itu, Growth Hacking mengusahakan pertumbuhan dengan cepat sekaligus menyiapkan diri untuk menyongsong pertumbuhan dalam lima bahkan sepuluh tahun ke depan. Tidak asal cepat, strategi itu dijalankan dengan kemahiran menggunakan data, peralatan teknologi, dan strategi bisnis untuk menganalisis dan mengembangkan produk dengan cermat. Pemasaran sudah seharusnya dipandang sebagai sistem penting yang Anda terapkan sebagai bagian dari bisnis. Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkannya untuk pertumbuhan berkelanjutan. Dengan kata lain, tidak seharusnya Anda hanya terobsesi pada peretasan pertumbuhan yang cepat pada bisnis yang Anda jalankan.

Sebaiknya ada pemikiran yang kuat di balik usaha Growth Hacking yang Anda terapkan. Strategi tersebut merupakan taktik kreatif untuk menjangkau pelanggan. Hanya saja, sekali lagi, konotasi peretasan itu bernada negatif sehingga kurang disukai. Maka, Anda memerlukan pendekatan pemasaran yang lebih strategis untuk diperlihatkan. Setelah Anda menemukan pendekatan pemasaran untuk diterapkan bersamaan dengan Growth Hacking bukankah itu akan menjadi strategi yang lebih efektif dan cepat menghasilkan?

Pertumbuhan Vs Pemasaran

Subjudul ini terdengar seperti membenturkan dua strategi. Seolah ada konflik di antara keduanya. Padahal kenyataannya, peretasan pertumbuhan dan pemasaran tidak benar-benar jauh berbeda. Faktanya, strategi peretasan pertumbuhan terbaik sebenarnya adalah pemasaran yang efektif.Usaha pembenturan tersebut berhasil. Banyak orang percaya bahwa memang ada benturan antara pertumbuhan dan pemasaran. Padahal, perbedaan keduanya terletak pada pola pikir. Jika Anda berniat meretas jalan pertumbuhan sudah seharusnya Anda punya pemikiran strategis terhadap bisnis.

Awal Mula Growth Hacking

Istilah Growth Hacking lahir dari startup teknologi di Silicon Valley. Sejak saat itu, timbul pemikiran bahwa peretas pertumbuhan lebih mengerti teknologi daripada pemasar. Padahal seharusnya kita telah menyadari bahwa di era sekarang ini, tidak ada pemasar yang akan bertahan jika tak memahami teknologi. Sebagai pebisnis, Anda memerlukan situs web yang bagus untuk memasarkan produk karena pelanggan pun juga berkutat di dunia teknologi. Rujukan iklan pun semakin bergantung pada aktivitas di internet sehingga garis pemisah antara peretas pertumbuhan dan pemasar semakin tipis. 

Langkah-Langkah Menemukan Strategi

Sebagai pebisnis, apalagi dari perusahaan startup, pertumbuhan secara cepat seperti telah menjadi suatu keharusan. Sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan menetapkan strategi untuk pertumbuhan berkelanjutan sebelum kehabisan anggaran. Maka dari itu, Growth Hacking terasa seperti angin segar bagi perusahan Anda. Hal penting yang perlu Anda lakukan saat mengawali bisnis yaitu, membangun strategi pemasaran sebelum Anda melakukan hal lain. Terdapat tiga langkah yang bisa ditempuh, antara lain :

  1. Identifikasi Klien ideal bagi Anda.

Barangkali ini terdengar tidak penting. Atau bisa jadi, ego Anda ingin semua orang menjadi klien Anda. Akan tetapi, telah banyak bisnis yang dimulai tanpa mempertimbangkan klien yang ideal. Hal itu menyebabkan mereka menyadari bahwa telah mengidentifikasi klien yang salah setelah beberapa waktu.

Bagi startup baru, pikirkan penawaran macam apa yang bisa diberikan oleh produk Anda dan kaitkan dengan identifikasi orang-orang macam apa yang cocok untuk penawaran tersebut.

Untuk bisnis yang ingin mengembangkan basis klien, lakukan identifikasi pelanggang terbaik sehingga Anda dapat menarik lebih banyak tipe pelanggan semacam itu.

Dalam dua kasus tersebut, cobalah untuk membuat personas untuk setiap grup yang Anda identifikasi dan merujuk personas tersebut saat memasarkan bisnis Anda.

  1. Tetapkan Tujuan dan Sasaran Anda

Menetapkan tujuan berarti mengetahui ingin berada di mana dalam satu bulan, satu tahun, lima tahun pertama hingga seterusnya. Anda sudah harus tahu segala pencapaian yang mesti diraih untuk menjadikan perusahaan berkembang pesat.

Anda perlu tahu hasil analisis pelanggan secara rutin dan sedetail mungkin. Dari situ Anda bisa tahu setiap problem yang muncul agar bisa segera ditemukan solusinya. Rencanakan tujuan Anda dan bersiaplah membuang segala taktik yang hanya akan mewujudkan perkembangan perusahaan jangka pendek. Terlebih, taktik tersebut juga menghalangi kemampuan Anda mencapai tujuan yang lebih gemilang di masa depan.

  1. Ciptakan Kultur Perusahaan

Saat memulai bisnis, paling tidak Anda harus yakin dengan keinginan dan misi Anda. Dengan begitu Anda akan lebih mudah menjalankan taktik serta mengomunikasikannya ke rekan kerja. 

Setelah melewati tiga langkah tersebut, Anda akan lebih mudah membandingkan Growth Hacking dengan strategi pemasaran atau bahkan, mengombinasikannya dengan strategi yang Anda temukan sendiri.

[adrotate banner=”19″]


PUBLISHED30 Jan 2020
Ucig
Ucig

SHARE THIS ARTICLE: