Perusahaan Anda Bergerak di Bidang Manufaktur? Pastikan Software Keuangan Anda Punya Fitur Ini!

Sistem operasional manufaktur bisa dibilang cukup rumit. Semua tahapan yang dilakukan dalam kegiatan manufaktur harus mengacu pada Standar Operasional Produksi (SOP). Di Indonesia, perusahaan manufaktur disebut juga dengan pabrik karena identik dengan istilah tempat dilakukannya proses manufacturing atau fabrikasi.

Industri manufaktur berkaitan dengan pengoperasian mesin, peralatan, dan sumber daya manusia untuk mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual. Untuk tujuan meningkatkan bisnis, perusahaan manufaktur tentu memerlukan data yang akurat, salah satunya data keuangan. Laporan data keuangan pada bisnis manufaktur memiliki kebutuhan yang kompleks sehingga tidak bisa dikerjakan oleh satu orang atau kelompok kecil saja.

 

Pentingnya Software Keuangan pada Perusahaan Manufaktur

Seiring dengan berkembangnya teknologi, kini ada banyak sekali software yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan pelaporan keuangan. Masalahnya, tidak semua software keuangan mampu mendukung dan menyediakan fitur untuk pelaporan pada perusahaan manufaktur.

Salah satu manfaat software keuangan pada perusahaan manufaktur adalah dapat menyediakan data keuangan yang lebih lengkap. Inilah yang membuat proses pembuatan laporan keuangan menjadi lebih cepat. Pengelolaan utang piutang juga dapat diselesaikan dengan mudah. Yang tidak kalah penting adalah pengelolaan persediaan dan stok barang menjadi lebih mudah karena berjalan otomatis oleh sistem. Jika perusahaan manufaktur yang Anda miliki memiliki beberapa cabang, dengan software keuangan akan mempermudah pengelolaannya. 

Baca juga: Strategi Perencanaan Produksi Perusahaan Manufaktur

 

Fitur Wajib pada Software Keuangan Perusahaan Manufaktur

Cara untuk menentukan software keuangan terbaik yang dibutuhkan oleh perusahaan manufaktur adalah dengan mempertimbangkan fitur-fitur yang dimiliki:

a. Memiliki sistem pengelolaan persediaan barang yang lengkap

Sebagai pengusaha yang bergerak di bidang manufaktur, Anda harus memonitor persediaan barang dengan baik. Dalam industri manufaktur, persediaan barang dibagi menjadi tiga jenis yaitu bahan mentah, bahan setengah jadi, dan barang jadi. Dengan mengategorikan barang dapat membantu manajemen mengambil keputusan yang tepat. Manajemen dapat memprediksi stok barang siap jual untuk besok dengan melihat posisi barang setengah jadi sekarang.

Perusahaan yang tidak mengategorikan barang setengah jadi pada proses produksinya akan mengalami selisih hitung. Risikonya adalah terjadi kerugian pada proses penghitungan. Pastikan bahwa software yang akan Anda gunakan memiliki fitur pengelolaan ini secara lengkap.

b. Mencatat transaksi pembelian dan penjualan hingga pembuatan invoice

Aktivitas utama dari semua jenis bisnis adalah pembelian dan penjualan. Setiap aktivitas pembelian dan penjualan harus dicatat secara lengkap dan detail. Ketika setiap hari ada ribuan transaksi yang membutuhkan catatan, tentu saja akan sangat rumit jika dilakukan pencatatan manual. Inilah fungsi dari fitur pencatatan transaksi pada software yang Anda install untuk perusahan manufaktur.

Catatan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli yang berisi informasi dan harga barang disebut dengan invoice atau faktur. Faktur pada perusahaan manufaktur berbeda dengan perusahaan dagang atau jasa karena tujuannya juga berbeda. Adanya fitur cetak invoice secara otomatis, akan membantu Anda mengirimkan tagihan secara profesional.

c. Mencatat biaya dan pendapatan masing-masing departemen

Nilai pendapatan dan dan beban pada sebuah perusahaan akan membantu dalam penyusunan laporan laba rugi. Jika hasilnya lebih besar dari biaya maka perusahaan dikatakan laba, dan jika lebih kecil dari biaya maka perusahaan mengalami rugi.

Dalam sebuah perusahaan manufaktur terdiri dari beberapa departemen. Masing-masing departemen memiliki pencatatan biaya sendiri. Melalui software keuangan, Anda dapat mengategorikan biaya dari setiap departemen. Software keuangan juga mampu mengategorikan rekening biaya seperti biaya bahan baku, biaya tenaga, biaya overhead pabrik, dan harga pokok produksi.

d. Menghitung penyusutan

Setiap periode perjalan, semua aset fisik perusahaan manufaktur mengalami penyusutan nilai. Mesin pabrik dan beberapa peralatan kantor seperti komputer, kendaraan, dan bangunan pasti mengalami penyusutan. Ada banyak metode untuk menghitung nilai penyusutan.

Namun Anda tidak perlu khawatir jika software keuangan untuk manufaktur yang Anda pilih sudah menyediakan fitur ini. Pencatatan beban penyusutan dan akumulasi penyusutan sangat penting karena akan berkaitan dengan laporan laba rugi dan neraca.

e. Menghasilkan laporan dan grafik analisis keuangan

Laporan laba rugi, laporan neraca, dan perubahan ekuitas sangat penting untuk kelangsungan bisnis manufaktur Anda. Laporan-laporan inilah yang akan menentukan setiap keputusan strategis. Pastikan bahwa software yang akan Anda pilih dapat menampilkan laporan dan grafik analisis keuangan ini. 

Baca juga: 5 Laporan Keuangan Penting yang Diperlukan dalam Menjalankan Bisnis

 

Dengan software keuangan untuk perusahaan manufaktur yang tepat, akan membantu Anda mendapatkan laporan keuangan yang akurat. Data dan laporan yang dihasilkan akan sangat memengaruhi pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Anda bisa menggunakan Jurnal sebagai software akuntansi online untuk pencatatan keuangan bisnis manufaktur. Daftar dan nikmati penawaran free trial 14 hari dari Jurnal.

 

[adrotate banner=”23″]

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo