5 Aspek Penting Software Akuntansi untuk Manufaktur

Software akuntansi tidak hanya digunakan oleh usaha kecil atau menengah namun juga bisa digunakan oleh industri manufaktur. Arus turnover barang yang cepat pada industri manufaktur pun membutuhkan software keuangan atau akuntansi.

Namun sebelum memilih, Anda perlu memperhatikan 5 aspek penting dari software akuntansi.  Lima aspek ini berfungsi untuk menjadi panduan Anda apabila bekerja di perusahaan manufaktur dan berniat untuk menggunakan software akuntansi.

Mampu Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan bahan mentah menjadi barang setengah jadi, atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang siap didistribusikan dan dikonsumsi.

Dalam pemrosesan atau konversi dari bahan baku ke barang jadi, Anda perlu memantau dan menentukan harga pokok penjualan atau cost of good sold.

Dengan software akuntansi, Anda bisa memantau dan menganalisis efisiensi biaya dan bahan baku terhadap barang jadi dan menentukan harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan.

Selain itu, dalam konversi barang ini harga pokok penjualan akan secara otomatis terhitung dan tercatat dalam neraca dan juga penganggaran.

Mampu Memberikan Laporan Aset Tetap

Seperti yang diketahui, perusahaan manufaktur memerlukan peralatan manufaktur dimana wajib pagi pengusaha menghitung nilai depresiasi alat tersebut. Software akuntansi atau aplikasi accounting yang profesional bagi industri manufaktur adalah mampu membuat laporan aset tetap salah satunya adalah akumulasi penyusutan alat-alat manufaktur.

Penyusutan atau depresiasi aset penting diketahui oleh perusahaan terutama oleh usaha yang bergerak di bidang manufaktur yang menggunakan banyak alat dan mesin. Dengan mengetahui depresiasi aset, Anda akan mengetahui nilai bisnis. Biasanya nilai aset yang tercatat dalam jurnal akan melebihi nilai seharusnya sehingga laba bisnis yang tercatat juga lebih tinggi dari yang ada.

Kedua, Anda mengetahui masa kegunaan aset yang tepat. Kapan Anda harus mengganti dengan aset baru, berapa kemampuan produksi dalam satu waktu. Selain itu, mengetahui depresiasi aset juga membantu Anda dalam menghitung pajak yang harus dikeluarkan.

Software Akuntansi yang Memiliki Manajemen Stok Barang

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, industri manufaktur memiliki arus turnover stok barang yang sangat tinggi. Tanpa adanya otomasi, pelaku usaha manufaktur akan sangat kesulitan memantau arus turnover tersebut.

Pastikan ketika Anda memilih software akuntansi, fitur manajemen stok barang seperti; stok opname, pengaturan SKU (stock keeping unit), perhitungan dan pembuatan laporan arus keluar-masuk barang wajib Anda pertimbangkan.

Memiliki Fitur Pembuatan Faktur Proforma

Dalam rantai produksi, biasanya perusahaan manufaktur berada di tingkat supplier. Kebanyakan dari perusahaan manufaktur biasanya membuat bahan mentah atau bagian-bagian dari produk jadi. Oleh karena itu, sebuah perusahaan yang berperan sebagai supplier penting untuk bisa membuat faktur proforma atau proforma invoice.

Proforma invoice adalah dokumen yang diberikan kepada konsumen atau klien sebelum barang/jasa tiba atau digunakan. Sehingga konsumen bisa mengestimasi pengeluaran dalam transaksi tersebut. Proforma invoice berbeda dengan surat penawaran. Proforma invoice dikeluarkan ketika telah terjadi kesepakatan transaksi sehingga informasi pada proforma invoice bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar.

Bagi supplier, proforma invoice sangat penting karena perusahaan dapat memperkirakan jumlah barang yang akan diproduksi. Oleh karena itu, software akuntansi yang baik harus memiliki fitur pembuatan proforma invoice dan juga invoice biasa. 

Mampu Melacak Utang dan Piutang Perusahaan

Terakhir yang terpenting dari software akuntansi untuk usaha manufaktur adalah kemampuan software dalam membuat laporan utang-piutang beserta melacak usia utang-piutang.

Karena arus turnover produksi pada perusahaan manufaktur tinggi, kegiatan utang-piutang pun juga semakin banyak dan cenderung sulit dilacak jika hanya menggunakan cara konvensional.

Software akuntansi harus mampu memberikan informasi utang dan piutang seperti batas pembayaran, nama dan nomor faktur, nominal, hingga pos-pos asal utang-piutang misalnya dari divisi A, proyek pekerjaan B, atau cabang kantor C.

Itulah lima aspek penting dalam memilih software akuntansi manufaktur. Lima aspek tersebut berkaitan dengan pekerjaan dan juga hal yang sering dan mungkin terjadi dalam industri manufaktur sehingga segala pekerjaan mudah dilakukan.

Salah satu software akuntansi yang bisa Anda gunakan adalah Jurnal. Software dan aplikasi accounting Jurnal memiliki semua fitur yang dibutuhkan oleh berbagai industri. Anda bisa berkonsultasi pada kami dan dapatkan free trial Jurnal selama 14 hari di sini!

 


PUBLISHED24 Jul 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: