Jurnal Enterpreneur

PSBB Kembali Berlaku, 11 Bidang Usaha Ini Boleh Beroperasi

Mulai 14 September 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti akhir Maret 2020 lalu. Hal itu dilakukan sebagai upaya menarik rem darurat atas penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh warga Jakarta untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Seluruh tempat kegiatan usaha non-esensial ditutup. Para pekerja wajib berkegiatan di rumah atau Work from Home (WFH) secara penuh, kecuali karyawan yang bekerja di 11 bidang usaha esensial.

“Mulai Senin, 14 September kegiatan perkantoran non-esensial diharuskan melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah. Bukan kegiatan usahanya yang berhenti, tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan persnya, Rabu (9/9/2020) malam.

Dalam  kebijakan ini, hanya ada 11 bidang usaha esensial yang tetap boleh berjalan dengan kapasitas minimal. Kesebelas bidang usaha vital tersebut di antaranya: 

  1. Bidang kesehatan.
  2. Bidang bahan pangan atau makanan dan minuman,
  3. Bidang energi.
  4. Bidang komunikasi dan teknologi informasi.
  5. Bidang keuangan.
  6. Bidang logistik.
  7. Bidang perhotelan.
  8. Bidang konstruksi.
  9. Bidang industri strategis.
  10. Bidang industri pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
  11. Bidang pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional.

Baca Juga: Pentingnya Peran Teknologi bagi Kopi Chuseyo saat Pandemi COVID-19

Dalam kebijakan disebutkan pula, seluruh tempat ibadah ditutup dengan penyesuaian, yakni terbatas pada komunitas lokal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh kegiatan publik dan kegiatan kemasyarakatan juga ditunda, tak boleh ada kerumunan di lingkungan publik. 

Selain itu, jam operasional transportasi publik kembali dibatasi dengan ketat. Aturan lalu lintas berupa Ganjil-Genap pun sementara ditiadakan.

PSBB kembali diberlakukan menyusul tren angka kasus aktif Covid-19 terus meningkat di ibu kota. Di sisi lain, fasilitas kesehatan di Jakarta tak bertambah.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui corona.jakarta.go.id, kasus positif Covid-19 yang dirawat dan diisolasi sudah mencapai 11.245 orang 9 September 2020 kemarin. Persentase kasus positif dalam sepekan terakhir mencapai 12,2%. 

Angka itu juga meningkat 18 kali lipat lebih dari jumlah kasus positif Covid-19 pada 31 Maret 2020 lalu yang hanya 608 orang. 

“Bila tidak ada rem darurat, tanggal 17 September tempat tidur isolasi di Jakarta akan penuh,” ujar Anies.

Artinya, setelah itu pasien Covid-19 kemungkinan tidak tertampung di ruang isolasi rumah sakit. Tak hanya itu, ketersediaan ICU juga hanya cukup sampai 15 September 2020.

Penjualan Online Meningkat selama Covid-19? Ketahui 10 Strategi Bisnis Online!

Evaluasi Ulang Izin Operasi Usaha 

Tak hanya itu, Anies juga menyampaikan bahwa saat PSBB episode kedua ini, izin operasi pada bidang-bidang non-esensial yang dulu mendapatkan izin akan dievaluasi ulang. Tujuannya, untuk memastikan bahwa pengendalian pergerakan kegiatan, baik kegiatan usaha maupun kegiatan sosial itu tidak menyebabkan penularan Covid-19. 

Pemerintah juga menutup seluruh tempat usaha di sektor hiburan saat pemberlakuan PSSB kali ini. Sementara itu, kegiatan rumah makan, restoran, kafe, diperbolehkan tetap beroperasi, tetapi tidak dibolehkan menerima pengunjung makan di lokasi. 

Baca Juga: Strategi Penjualan yang Efektif saat Pandemi Covid-19

Mengamati kondisi ini, Anda sebagai pelaku usaha tentu harus menyiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi masa Pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Salah satunya dengan menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang ketat, dan pengawasan keuangan secara real time agar mampu mengambil kebijakan bisnis secara cepat. 

Anda bisa memperoleh bantuan pengelolaan dan pemantauan keuangan tersebut melalui software Jurnal by Mekari. Jurnal dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, persediaan barang, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Dengan menggunakan aplikasi accounting online Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan cepat dan akurat oleh Jurnal.

Di Bulan September ini, Anda akan mendapat diskon hingga 20% dan Cashback mencapai Rp1,5 juta bagi yang berlangganan Jurnal Paket Enterprise+ minimal 24 bulan. Tak hanya itu, Anda juga berhak mendapat diskon 20% dan cashback hingga Rp1 juta jika berlangganan Paket Pro minimal 24 bulan.

Untuk info selengkapnya, Anda bisa mengunjungi website Jurnal atau mencoba demo gratis selama 14 hari dengan mengetuk banner di bawah ini.

Banner Blog

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo