Jurnal Enterpreneur

Hal Penting dalam Proses Audit Laporan Keuangan

Kapan audit dilakukan, dan apa saja hal penting dalam proses audit laporan keuangan? Disini blog Jurnal By Mekari akan mengulasnya dengan lengkap.

Apa itu laporan audit keuangan dan bagaimana melakukan prosedur audit?

Sebagian orang mungkin masih ada yang mempertanyakan hal tersebut, terutama bagi yang baru terjun dalam dunia bisnis atau akuntansi dan keuangan.

Awal tahun, antara bulan Januari sampai Maret merupakan masa-masa pengauditan.

Umumnya audit dilakukan terhadap laporan keuangan, berbagai catatan akuntansi dan bukti transaksi keuangan lainnya.

Proses audit sendiri dilakukan oleh seorang auditor, yakni seorang independen memiliki kemampuan dan kompetensi untuk melakukan audit.

Sayangnya, untuk melakukan audit tidaklah mudah.

Proses audit laporan keuangan ini membutuhkan banyak prosedur, biaya, tenaga, waktu, dan lainnya.

Ya, seperti yang kita tahu untuk melakukan audit dibutuhkan waktu selama beberapa bulan.

Biayanya pun cukup mahal terlebih jika perusahaan Anda merupakan perusahaan dengan skala yang besar.

Selain itu proses audit juga memiliki prosedur-prosedur yang harus diikuti.

Sebelum melakukan proses audit laporan keuangan, ada baiknya Anda memahami tentang audit secara lebih dalam terlebih dahulu.

Lalu dengan membaca tulisan ini Anda akan bisa lebih memahami dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Dalam memeriksa penjualan, auditor diharuskan memeriksa penerimaan atas penjualan tahun sebelumnya dan tahun setelah periode audit, hal ini disebut apa ?
  • Dalam melaksanakan pengujian pendendalian di perusahaan, auditor melakukan observasi secara langsung untuk melihat dan mempelajari apakah aturan diikuti secara keseluruhan dan mencari berbagai masalah yang ada, disebut dengan?
  • Jelaskan perkembangan dan efek yang diberikan audit terhadap ilmu akuntansi?
  • Menurut pendapat anda, apakah ada risiko audit jika bukti audit tidak lengkap dan prosedur analisis audit tidak dijalakan sesuai dengan perencanaan audit. jelaskan menurut pandangan anda!
  • Karena auditor di kap bertugas untuk mengaudit laporan keuangan, mengapa mereka perlu memahami tentang bisnis klien?
  • Mendapatkan bukti audit dari pihak ke tiga terkait kepemilikan utang/piutang disebut apa?
  • Laporan yang disampaikan kepada publik biasanya melalui apa?
  • Proses audit yang dilakukan oleh pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan, merupakan proses audit yang dilakukan oleh siapa?
  • Prosedur audit apa yang harus dilakukan oleh auditor ketika auditor ingin mendapatkan informasi dari pihak ketiga terkait piutang dan hutang?
  • Apabila akuntan memberikan jasa reviu atas laporan keuangan entitas non publik yang periode sebelumnya telah diaudit, tindakan apakah yang paling tepat seharusnya dilakukan oleh akuntan apa?

Hal Penting dalam Proses Audit Laporan Keuangan Adalah Sebagai Berikut

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik tombol atau pada banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Apa Itu Audit?

Sebelum membahas lebih jauh, pertama Anda sebaiknya memahami pengertian audit terlebih dahulu.

Audit menurut Arens adalah proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektive asersi-asersi tentang berbagai tindakan dan kejadian ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian dengan kriteria yang ditentukan dan menyampaikan hasil pada para pemakai kepentingan.

Sama dengan Arens, William F. Meisser mendefinisikan audit adalah sebagai proses yang sistematis dengan tujuan mengevaluasi bukti mengenai tindakan dan kejadian ekonomi.

Tujuannya untuk memastikan tingkat kesesuaian antara penugasan dan kriteria yang telah ditetapkan, kemudian hasil penugasan dikomunikasikan kepada pengguna.

Oleh karena itu, adanya proses audit ini akan membuat penilaian kondisi dan kinerja perusahaan yang lebih transparan dan objektif.

Kelola bisnis trading dan distribusi secara efektif. Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Alasan Audit Laporan Keuangan

Hal Penting dalam Proses Audit yang Wajib Anda Ketahui 3

Berikut beberapa alasan atau tujuan mengenai alasan mengapa audit dan proses audit laporan keuangan harus dilakukan:

Mengetahui Kondisi Keuangan Perusahaan

Kondisi keuangan merupakan salah satu indikator kesuksesan suatu perusahaan.

Karenanya tidak heran jika banyak perusahaan yang rela melakukan apa saja agar kondisi keuangannya stabil.

Salah satu kegiatan untuk memastikan atau memeriksa kondisi keuangan perusahaan yakni melalui proses audit laporan keuangan.

Memenuhi Kewajiban

Mengacu pada Undang-Undang Perseroan No. 40 Tahun 2007 Pasal 68, perusahaan wajib melakukan audit.

Memang tidak semua perusahaan diwajibkan melakukan audit.

Untuk memperjelas berikut akan merupakan kutipkan isi dari UU Perseroan No. 40 Tahun 2007 Pasal 68:

(1) Direksi wajib menyerahkan laporan keuangan Perseroan kepada akuntan publik untuk di audit apabila:

  • Kegiatan usaha Perseroan adalah menghimpun dan/atau mengelola dana masyarakat;
  • Perseroan menerbitkan surat pengakuan utang kepada masyarakat;
  • Perseroan merupakan Perseroan Terbuka;
  • Perseroan merupakan persero;
  • Perseroan mempunyai aset dan/atau jumlah peredaran usaha dengan jumlah nilai paling sedikit Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah); atau
  • Diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

(2) Dalam hal kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dipenuhi, laporan keuangan tidak disahkan oleh RUPS.

(3) Laporan atas hasil audit akuntan publik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan secara tertulis kepada RUPS melalui Direksi.

Quiz : Anda adalah seorang auditor, jika ada calon klien datang kepada anda dan meminta untuk mengaudit laporan keuangannya dan anda menelaah laporan keuangan tersebut belum memenuhi standar akuntansi yang berlaku umum dari segi penyajiannya. calon klien yang mengetahui hal tersebut tetap meminta opini tanpa modifikasi karena laporan keuangan auditan tersebut akan digunakan untuk kepentingan tender di lembaga pemerintahan. bagaimana sikap anda sebagai auditor menanggapi hal tersebut?

Mengetahui Informasi Perusahaan

Selain kondisi keuangan, melalui proses audit laporan keuangan Anda juga dapat mengetahui informasi tentang perusahaan.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi kepada berbagai pihak maka dibutuhkan laporan informasi yang umum dan dapat dimengerti semua pengguna tidak hanya, khusus bidang akuntansi saja.

Proses menerjemahkan laporan keuangan perusahaan inilah agar dimengerti semua pengguna yang disebut audit.

Dimana laporan informasi ini tercermin melalui opini audit yang diberikan oleh auditor.

Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Jurnal. Pelajari selengkapnya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Hal Penting yang Harus Disiapkan Perusahaan Saat Proses Audit Laporan Keuangan

Hal Penting yang Harus Disiapkan Perusahaan Saat Audit Laporan Keuangan

Untuk melakukan audit, Anda atau perusahaan harus menyiapkan beberapa hal, diantaranya seperti:

Uang

Proses audit laporan keuangan ini dilakukan oleh pihak independen.

Pihak independen yang dimaksud adalah auditor dari kantor akuntan publik.

Untuk menggunakan jasa mereka tentu saja Anda atau pun perusahaan harus memberikan bayaran berupa uang.

Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan uang sebagai biaya pembayaran jasa auditor.

Bukti

Bukti audit merupakan semua informasi yang mendukung baik berupa angka, data atau informasi lainnya yang terjadi dalam bentuk laporan keuangan.

Bukti audit merupakan hal penting dalam proses audit karena bukti audit ini memiliki banyak pengaruh terhadap opini audit yang akan dihasilkan.

Konrath (2002), membagi bukti audit ke dalam enam jenis.

Adapun 6 jenis bukti tersebut sebagai berikut:

  1. Bukti Fisik

Bukti fisik merupakan bukti yang  terlihat, dapat dihitung, diamati, dan dinspeksi.

Sehingga bukti fisik memiliki sifat faktual dimana ia dapat memberikan dukungan untuk tujuan audit keberadaan (existence).

Beberapa bukti yang dikategorikan dalam bukti fisik yakni pemeriksaan fisik, observasi, dan reperformance.

  1. Bukti Dokumen

Bukti dokumen merupakan salah satu bukti penting dalam proses audit laporan keuangan.

Sehingga Anda harus menyiapkan banyak dokumen dalam proses audit karena auditor akan melakukan pemeriksaan atas dokumen dan catatan klien.

Bukti dokumen ini dapat berwujud seperti kertas, elektronik, atau yang lainnya.

Bukti dokumen juga dibagi menjadi dua, yaitu dokumen internal dan dokumen eksternal.

Baca juga : 3 Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Menjadi Auditor

  1. Bukti Konfirmasi

Konfirmasi merupakan kegiatan untuk memperoleh tanggapan langsung tertulis dari pihak ketiga yang memberikan verifikasi atas akurasi informasi yang diminta oleh auditor.

Konfrimasi ini ada dua macam, positif dan negatif. Konfirmasi positif artinya pihak ketiga harus membalas atau menuliskan data atau informasi yang diminta oleh auditor.

Sementara konfirmasi negatif yaitu pihak ketiga tidak perlu membalas jika informasi yang perlu dikonfirmasi sudah benar tetapi jika salah pihak ketiga wajib untuk membalas dengan menuliskan data atau informasi yang benar.

  1. Bukti Matematis

Bukti matematis merupakan bukti yang diperoleh auditor melalui perhitungan langsung.

Kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh bukti matematis seperti perhitungan, rekalkulasi (perhitungan ulang) dan rekonsiliasi.

  1. Bukti Analitis

Menurut AICPA Professional Standards, prosedur bukti audit analitis merupakan pengujian substantif dari informasi keuangan dengan cara melakukan studi dan perbandingan hubungan antar data.

Bukti analitis ini yang lebih dikenal dengan istilah prosedur analitis, dimana ia digunakan pada tahap perencanaan dan penyelesaian audit.

  1. Bukti Keterangan

Bukti keterangan atau inquiries of the client adalah cara memperoleh informasi baik tulis maupun lisan sebagai tanggapan atas pertanyaan auditor.

Laporan keuangan

Hal penting lain yang perlu Anda siapkan dalam proses audit adalah laporan keuangan.

Ya tentu saja, untuk mengaudit harus ada laporan keuangan karena audit sendiri memeriksa laporan keuangan perusahaan bersangkutan.

Jadi jika Anda atau perusahaan Anda akan melakukan audit, jangan lupa untuk mempersiapkan laporan keuangan.

Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Barang dalam Manajemen Inventory

Tahapan Proses Audit Laporan Keuangan

Hal Penting dalam Proses Audit laporan keuangan yang Wajib Anda Ketahui 2

Adapun tahapan yang harus Anda ikut dalam melakukan audit perusahaan atau proses audit laporan keuangan adalah sebagai berikut:

Penerimaan Perikatan Audit

Perikatan merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak.

Dalam hal audit maka kedua belah pihak ini adalah pihak auditor dan perusahaan yang biasanya diwakili oleh manajemen.

Sebelum melaksanakan audit, maka harus ada sebuah kesepakatan yang harus dibuat dan disetujui bersama. Bentuk perikatan ini dalam bentuk surat perikatan audit.

Perencanaan Proses Audit

Selanjutnya yaitu merencanakan proses audit.

Untuk membuat perencanaan audit, seorang auditor harus melakukan beberapa kegiatan seperti:

  • Memahami bisnis dan industri klien
  • Melakukan prosedur analitik
  • Menentukan materialitas
  • Menetapkan risiko audit dan risiko bawaan
  • Memahami sturktur pengendalian intern dan menetapkan risiko pengendalian
  • Mengembangkan rencana audit dan program audit.

Pelaksanaan Pengujian Audit

Setelah membuat perencanaan audit maka saatnya melaksanakan pengujian audit.

Pada tahap ini, auditor akan melakukan pengujian analitis, pengujian, pengendalian, dan pengujian substantif.

Pelaporan Audit

Tahap terakhir yaitu pelaporan audit. Laporan audit adalah hasil dari pekerjaan audit yang telah dikerjakan.

Laporan audit biasanya mencakup jenis atau jasa yang diberikan, objek yang diaudit, lingkup audit, tujuan audit, hasil audit dan rekomendasi yang diberikan jika ada kekurangan, dan informasi lainnya.

Baca Juga : 6 Langkah dalam Melakukan Proses Audit yang Harus Diketahui Auditor

Hasil Proses Audit Laporan Keuangan

Hal Penting dalam Proses Audit yang Wajib Anda Ketahui 4

Setelah proses audit selesai dilakukan akhirnya auditor akan memberikan hasil dari proses audit tersebut.

Adapun hasil audit ini tercermin dari opini audit.

Opini audit laporan keuangan ada empat macam, yakni:

  1. Wajar Tanpa Pengecualian / Unqualified Opinion, artinya laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
  2. Wajar Dengan Pengecualian / Qualified Opinion, artinya laporan keuangan dapat diandalkan tetapi masih ada beberapa masalah / pos yang dikecualikan agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
  3. Tidak Wajar / Adversed, artinya laporan keuangan tidak disajikan sesuai dengan standar akuntansi atau ada kesalahan material dalam laporan keuangan tersebut.
  4. Tidak Memberikan Pendapatan / Disclaimer, artinya laporan keuangan memiliki kesalahan yang material dan manajemen membatasi lingkup pemeriksaan sehingga auditor tidak menemukan bukti yang cukup.

Baca Juga : Tahapan Pencatatan Transaksi Keuangan Menjadi Buku Besar

Cara Membuat Laporan Keuangan dengan Mudah

Salah satu bukti audit yang harus Anda siapkan dalam proses audit yakni data keuangan perusahaan.

Oleh karena itu, sebagai pemilik usaha maka Anda harus dapat memastikan bahwa data keuangan maupun laporan keuangan dibuat dengan baik dan benar.

Untuk memudahkan Anda membuat laporan keuangan, Anda dapat menggunakan bantuan Jurnal software akuntansi online. Dengan aplikasi laporan keuangan dari Jurnal, membuat laporan keuangan jadi lebih mudah dan akurat.

Salah satu contoh format laporan keuangan yang ada di Aplikasi Jurnal adalah sebagai berikut. Anda bisa mencoba sendiri dengan gratis, atau bertanya kepada sales Jurnal untuk mendapatkan live demo.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

 

Jurnal memiliki sistem yang terintegrasi dan juga standar keamanan yang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001.

Sehingga pembuatan laporan keuangan menjadi mudah, cepat dan aman.

Dengan Jurnal, Anda bisa membuat laporan keuangan lebih lengkap mulai dari Neraca, Laba Rugi, Arus Kas, Perubahan Modal, dan masih banyak lagi.

Dengan Jurnal, Anda hanya perlu memasukkan seluruh transaksi bisnis melalui sistem, dan Jurnal akan secara otomatis mengolah transaksi tersebut menjadi laporan keuangan yang Anda butuhkan.

Mudah bukan? Jika Anda ingin membuat template laporan sesuai dengan keinginan atau menyesuaikan dengan kondisi manajemen bisnis, Jurnal juga menyediakan fiturnya.

Bukan hanya mempermudah membuat laporan keuangan, Jurnal juga memiliki berbagai fitur yang mempermudah pengelolaan  bisnis.

Seperti pembuatan invoice, pengelolaan stok barang di gundang, manajemen aset, perhitungan pajak otomatis, dan masih banyak lagi.

Untuk mengetahui informasi lebih detail tentang produk, fitur, menu atau hal lain tentang Jurnal.

Daftarkan segera bisnis Anda di Jurnal sekarang dan dapatkan kemudahan dalam pengelolaan keuangan dan bisnis.

Nah, diatas adalah penjelasan tentang kapan audit dilakukan, dan apa saja hal penting dalam proses audit laporan keuangan.

Sekarang Anda akan bisa lebih memahami dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Dalam memeriksa penjualan, auditor diharuskan memeriksa penerimaan atas penjualan tahun sebelumnya dan tahun setelah periode audit, hal ini disebut apa ?
  • Dalam melaksanakan pengujian pendendalian di perusahaan, auditor melakukan observasi secara langsung untuk melihat dan mempelajari apakah aturan diikuti secara keseluruhan dan mencari berbagai masalah yang ada, disebut dengan?
  • Jelaskan perkembangan dan efek yang diberikan audit terhadap ilmu akuntansi?
  • Menurut pendapat anda, apakah ada risiko audit jika bukti audit tidak lengkap dan prosedur analisis audit tidak dijalakan sesuai dengan perencanaan audit. jelaskan menurut pandangan anda!
  • Karena auditor di kap bertugas untuk mengaudit laporan keuangan, mengapa mereka perlu memahami tentang bisnis klien?
  • Mendapatkan bukti audit dari pihak ke tiga terkait kepemilikan utang/piutang disebut apa?
  • Laporan yang disampaikan kepada publik biasanya melalui apa?
  • Proses audit yang dilakukan oleh pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan, merupakan proses audit yang dilakukan oleh siapa?
  • Prosedur audit apa yang harus dilakukan oleh auditor ketika auditor ingin mendapatkan informasi dari pihak ketiga terkait piutang dan hutang?
  • Apabila akuntan memberikan jasa reviu atas laporan keuangan entitas non publik yang periode sebelumnya telah diaudit, tindakan apakah yang paling tepat seharusnya dilakukan oleh akuntan apa?

Semoga informasi ini berguna untuk Anda, dan jangan lupa untuk dibagikan di sosial media ya.

Kategori : Uncategorized @id

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo