Jurnal Enterpreneur

Perkembangan Seputar Pemberlakuan Amnesti Pajak di Indonesia

Berdasarkan catatan dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada hari pertama pemberlakuan undang-undang Amnesti pajak yang digulirkan pemerintah.

Masih banyak wajib pajak yang enggan untuk mendaftar atau membayar amnesti pajak.

Hal ini tentunya menimbulkan tanda tanya, pasalnya program ini dinilai belum efektif sepenuhnya seperti yang diharapkan oleh pemerintah.

Seperti yang dikutip dari Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi mengatakan meski pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan penjelasan soal program amnesti pajak.

Namun masih banyak masyarakat yang belum paham terkait program tersebut.

Hingga saat ini sekitar 7.568 masyarakat masih saja menanyakan tentang amnesti pajak serta harta apa saja yang harus dilaporkan dalam program tersebut.

Pemerintah mungkin kekurangan tenaga untuk melakukan sosialiasi.

Perkembangan Seputar Pemberlakuan Amnesti Pajak di Indonesia

Memang banyak konsultan pajak yang membahas program ini di media, serta berbagai seminar tentang amnesti pajak.

Tetapi pada kenyataaanya di lapangan jenis kasusnya lebih banyak.

Apalagi tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk menginterpretasi peraturan pemerintah yang baru dicanangkan ini.

Baca Juga : Apa itu Amnesti Pajak dan Manfaatnya untuk Masyarakat?

Menurut data yang dikeluarkan oleh Humas Direktorat Jenderal Pajak, hingga akhir Juli 2016, pemerintah sudah berhasil menjaring 340 peserta dengan dana tebusan sebesar 84,3 miliar.

Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah besar bagi Sri Mulyani yang merupakan Menteri keuangan yang baru saja dilantik.

Dimana target yang harus dicapai adalah 165 triliun dari program amnesti pajak ini.

Semenjak diberlakukan pada 1 Juli lalu, program Amnesti pajak ini sempat ditentang oleh sebagian kalangan masyarakat.

Seperti gugatan uji materi yang dilayangkan ke mahkamah konstitusi pada pertengahan bulan Juli. karena dianggap program tersebut dapat melemahkan upaya penegakan hukum soal pajak.

Meski banyak yang menentang, nyatanya program ini bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan angka pembayaran pajak.

Baca Juga : 4 Fungsi Pajak yang Penting & Perlu Anda Ketahui

Nah, namun bagi pemilik bisnis, jangan sampai Anda tidak taat membayar pajak dan menunggu program ini kembali datang ya.

Karena sebagai pemilik bisnis, Anda wajib taat membayar pajak dan melaporkannya ke Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk mempermudah Anda mengelola pajak, Anda bisa menggunakan Jurnal.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Dimana, aplikasi pajak online ini bisa membantu Anda menghitung pajak yang harus dikeluarkan lebih akurat, juga telah terintegrasi dengan Klikpajak sebagai aplikasi pajak resmi DJP sebagai ASP resmi dari Ditjen Pajak indonesia.

Yuk mulai taat membayar pajak sekarang1

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo