Konsep mengelola atau manajemen aset dan kewajiban secara simultan pertama kali dikembangkan oleh industri perbankan dan asuransi. Namun, Anda dapat menggunakan konsep tersebut untuk meningkatkan kegiatan operasional bisnis apapun termasuk bisnis UKM.

Ibaratnya, Anda harus mempertimbangkan aset dan liabilitas sebagai kombinasi yang menciptakan keuntungan dan risiko bagi bisnis Anda. Anda harus benar-benar memanfaatkan aset bisnis secara efektif dan efisien untuk mendatangkan profit bagi bisnis Anda. Dan diharapkan Anda tidak banyak meningkatkan kewajiban bisnis lebih daripada kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban tersebut di masa depan. Keputusan Anda terkait kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual aset dan mengambil kewajiban harus Anda pikirkan. Berikut teknik-teknik mengelola aset dan kewajiban yang bisa berguna bagi keputusan bisnis Anda:

Memonitor Nilai Aset atau Revaluasi Aset

Segala hal yang dimiliki dan digunakan untuk menjalankan aktivitas bisnis Anda adalah aset. Hal tersebut termasuk kendaraan, bangunan, peralatan, persediaan, kas, piutang dagang, investasi, dan lainnya. Ketika Anda hendak meminjam uang dari kreditur, salah satu syarat yang menjadi pertimbangan kreditur adalah nilai aset bisnis Anda. Namun, nilai tersebut jelas berubah seiring berjalannya waktu. Sebagai contoh, nilai aset tetap Anda akan terdepresiasi seiring dengan penggunaannya. Kemudian piutang yang belum dibayar mungkin ada yang tidak tertagih. Dan tentunya fluktuasi kondisi pasar dapat memengaruhi nilai investasi dan pendapatan bunga bisnis Anda.

Penting untuk merevaluasi aset-aset Anda setiap semester atau setidaknya setiap kuartal untuk memperkuat keputusan bisnis. Karena dengan ini Anda dapat menentukan apakah Anda memiliki sumber daya yang cukup untuk membayar kewajiban-kewajiban bisnis Anda. Jika setelah melakukan revaluasi aset dan mungkin bisnis Anda masih membutuhkan pendanaan lebih, Anda sudah siap untuk menemui kreditur Anda. Setidaknya dengan revaluasi aset, ini akan meminimalisir risiko-risiko dan keraguan akan keputusan bisnis Anda.

Buat Jadwal Arus Kas Masuk dan Keluar untuk Kebutuhan Pembayaran

Anda dapat membuat jadwal di kalender yang menunjukkan kapan sekiranya arus kas masuk dan arus kas keluar terjadi di bisnis. Kalender tersebut akan menyeimbangkan aset kas dengan kewajiban bisnis. Jika Anda melihat bahwa bisnis tidak memiliki cukup uang kas untuk melakukan suatu pembayaran, Anda perlu membuat jadwal pinjaman. Anda juga harus menjadwalkan pelunasan pinjaman saat terjadi pemasukan arus kas. Penjadwalan semacam ini dapat membuat Anda keluar dari berbagai krisis dan membantu Anda mengevaluasi kekurangan bisnis Anda.

Optimalisasi Aset

Sebisa mungkin, Aset yang Anda miliki harus menghasilkan pendapatan secara efektif. Karena kewajiban bisnis Anda akan menghisap sebagian dari pendapatan itu. Dengan menghitung berapa banyak pendapatan yang dihasilkan aset, Anda dapat menentukan apakah Anda menghasilkan cukup uang untuk melunasi pinjaman dan pembayaran lainnya. Jika Anda menemukan bahwa penghasilan aset tidak seimbang dengan kewajiban, Anda dapat menyeimbangkan kembali. Banyak opsi untuk bisa menyeimbangkan hal tersebut. Mungkin Anda bisa menjual sebagian aset atau meningkatkan produktivitas. Dengan konsisten menyesuaikan daya penghasilan dari aset dengan kewajiban, Anda dapat menghindari kemungkinan terburuk seperti gagal dalam melunasi kewajiban bisns. Dan Anda juga dapat menyingkirkan aset yang sekiranya tidak berkontribusi atau tidak produktif lagi bagi bisnis Anda.

Optimalisasi Investasi

Jika bisnis Anda berhasil mencetak profit atau surplus, Anda bisa menginvestasikan sebagian profit untuk memaksimalkan keuntungan bisnis. Sebagai contoh Anda bisa menginvestasikan sebagian surplus pada saham, obligasi, reksadana, atau jenis investasi lainnya. Namun, semakin banyak Anda berinvestasi, semakin tinggi juga risiko yang Anda ambil. Ini sejalan dengan adagium “High Risk, High Return”. Mungkin Anda dapat kehilangan sebagian investasi atau dengan kata lain, Anda merugi. Namun, jika Anda bisa memanfaatkan manajemen risiko investasi secara baik, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan dari investasi. Dan tentu Anda bisa mengelola aset dan kewajiban bisnis lebih baik lagi. Hal ini jelas membutuhkan usaha dan kesabaran yang tinggi.

Mengelola atau melakukan manajemen aset dan kewajiban sangatlah penting bagi bisnis Anda. Ini juga menjadi kunci keberhasilan bisnis baik secara jangka pendek maupun panjang. Dan untuk membantu melaksanakan konsep tersebut, Anda jelas membutuhkan alat pembantu dari sisi keuangan atau akuntansi bisnis Anda. Alat tersebut tak lain dan tak bukan adalah Software Akuntansi. Dengan menggunakan Software Akuntansi modern, segala hal termasuk pengelolaan aset dan kewajiban bisa Anda pantau secara efektif dan efisien. Salah satu opsi Software Akuntansi yang bisa Anda gunakan adalah Jurnal. Dengan Jurnal, proses pengelolaan aset dan kewajiban bisa Anda pantau dengan mudah lewat komputer atau smartphone Anda. Secara lengkap, Anda bisa melihat informasi mengenai produk Jurnal di sini.