Penjelasan Lengkap Kurs Valuta Asing

Sepertinya istilah kurs sudah tidak asing di telinga, tapi ternyata pemahaman akan kurs ini sering disalahpahami oleh kebanyakan orang. Kurs menjadi alat tukar menukar barang dan jasa antar negara sehingga kurs ini sangat terasa bagi bisnis dalam perdagangan internasional seperti ekspor dan impor. Lalu apa yang dimaksud dengan kurs valuta asing? Simak ulasan berikut.

Apa Itu Kurs Valuta Asing?

Kurs merupakan harga atau nilai mata uang suatu negara yang diukur dengan mata uang luar negeri ketika berbelanja atau membeli barang di luar negeri. Intinya, kurs merupakan nilai tukar. Sedangkan valuta asing merupakan nilai mata uang negara lain.

Jadi, kurs valuta asing yaitu rasio nilai antara mata uang domestik dengan mata uang lainnya atau dengan kata lain kurs menunjukkan perbandingan nilai antara dua mata uang yang berbeda.

Sistem Kurs Valuta Asing

Terdapat beberapa jenis cara yang dilakukan oleh pemerintah dalam menentukan nilai tukang mata uang asing.

  • Sistem Kurs Tetap (Fixed Exchange Rate)

Sistem kurs tetap merupakan sebuah kondisi nilai tukar mata uang domestik ditentukan oleh pemerintah. Sehingga pemerintah melakukan berbagai langkah dan kebijakan untuk mengatur nilai  mata uang pada harga tertentu. Segala fluktuasi pergerakan harga dapat diredam oleh pemerintah atau dengan kata lain diintervensi.

Sistem ini juga berarti kurs valuta asing ditetapkan oleh bank sentral yang secara aktif terlibat dalam setiap transaksi. Akan tetapi, pihak bank tidak dapat merubah kurs sendiri sebab ada keterkaitan dengan pemerintah. Jika bank menyimpang dan tidak memenuhi standar, maka akan diberikan sanksi.

  • Sistem Kurs Bebas/Mengambang (Floating Exchange Rate)

Sistem kurs bebas merupakan pembuatan kurs tersendiri dari suatu permintaan dan penawaran dari mata uang asing, sehingga pemerintah tidak ikut campur dalam menentukan kurs mata uang yang akan ditukar. 

Dalam sistem ini, besarnya nilai tukar diserahkan pada mekanisme pasar. Tinggi dan rendahnya mata uang ditentukan oleh tingkat permintaan dan penawaran mata uang itu sendiri. 

  • Sistem Kurs Mengambang Terkendali atau Terkontrol (Floating Exchange Rate)

Sistem kurs terkendali merupakan sistem dimana pemerintah dan pasar sama-sama memiliki kebebasan dalam menentukan nilai tukar mata uang.  Sehingga nilai tukar dapat bergerak bebas naik atau turun. Guna pemerintah disini adalah untuk menghindari gejolak yang tajam.

Hal yang dilakukan pemerintah seperti :

  • Mengambang Kotor (Dirty Floating)

Pemerintah melakukan intervensi langsung dengan menjual atau membeli valuta asing.

  • Mengambang Bersih (Clean Floating)

Pemerintah melakukan intervensi secara tidak langsung, misal dengan mengatur suku bunga.

Fungsi Valuta Asing

  • Alat Tukar dan Pembayaran Internasional

Tentu saja, ini kurs valuta asing sebagai alat tukar internasional. Valuta asing digunakan sebagai alat dalam melakukan tukar menukar barang atau jasa dengan negara lain. Contohnya, Indonesia mengimpor barang elektronik dari Tiongkok,  maka orang Tiongkok harus dibayar dengan dolar karena tidak akan mau jika dibayar dengan rupiah. 

  • Alat Pengendali Kurs

Kurs mata uang suatu negara seringkali mengalami pergolakan. Dengan pengelolaan tingkat penggunaan suatu valuta asing tertentu, sebuah negara dapat mengendalikan nilai tukar mata uang mereka dengan lebih mudah. Contohnya, dengan adanya kurs Rupiah ke Dolar, maka dapat diketahui bahwa nilai tukar rupiah semakin naik atau semakin turun. Dalam hal ini, kurs dijadikan patokan untuk mengendalikan nilai mata uang suatu negara.

  • Alat Memperlancar Perdagangan Internasional 

Dengan adanya kurs valuta asing, setiap negara di seluruh penjuru dunia dapat dengan mudah melakukan jual beli tanpa terkendala mata uang di negara masing-masing. 

Jenis Kurs Valuta Asing

  • Kurs Jual

Harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin membeli mata uang asing.

  • Kurs Beli

Harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin menukarkan mata uang asing.

  • Kurs Tengah

Harga yang diberikan oleh bank antara kurs jual dan  kurs beli (penjumlahan kurs beli dan kurs jual yang dibagi dua).

Perhitungan Kurs Valuta Asing

Suatu hari Budi mendapat tugas dalam pekerjaannya, yaitu meliput berita ke Amerika Serikat. Dia memperoleh tunjangan dari layanan dengan biaya perjalanan sebesar Rp.47.500.000,00.

Pada saat itu, nilai tukar yang berlaku adalah
Kurs Jual Rp.9.500 per US $ 1
Kurs Beli Rp.9.200 per US $ 1

Maka, berapakah jumlah uang saku yang diterima Azizah dalam nilai dolar?

Jika Budi akan menukarkan uang rupiah ke dolar, jadi perhitungan yang digunakan ialah perhitungan kurs jual. Jadi, uang Budi dalam bentuk dolar adalah sebesar:
Rp.47.500.000 : Rp 9.500 = US$ 5,000

Sementara di Amerika, Budi menggunakan uangnya hanya US $ 3.000. Dan setelah kembali ke Amerika, Budi kembali untuk menukar sisa uang dengan rupiah. Dan kurs yang berlaku saat itu kurs jual Rp.9.750 per US $ 1 dan kurs beli Rp.9.425 per US $ 1.

Berapakah jumlah rupiah yang akan diterima oleh Budi?

Dan sisa uang Budi adalah sebesar US$5,000 – US$ 3,000 = US$ 2,000. Jika Budi akan menukarkan uang dolar ke rupiah, jadi perhitungan yang digunakan yaitu perhitungan kurs beli. Jadi, sisa uang yang dimiliki Budi dalam rupiah adalah sebesar: US$2,000 x Rp.9.425 = Rp.18.850.000,00.

Jika Anda merupakan seorang pengusaha yang melakukan transaksi jual-beli antar negara, tentu harus selalu update mengenai nilai kurs valuta asing. Maka dari itu, Anda harus mempunyai sistem akuntansi yang dapat mendokumentasikan setiap transaksi bisnis Anda. Anda dapat mencoba Jurnal, software akuntansi online yang memberi fitur akuntansi secara lengkap dan detail. Jurnal juga sudah dilengkapi dengan fitur Multi Mata Uang atau Multi Currency yang terintegrasi dengan nilai kurs online dari Bank Indonesia.


PUBLISHED22 Mar 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah

SHARE THIS ARTICLE: