Peluang Bisnis Hadapi Kemungkinan Lockdown 2.0

Kondisi pertambahan kasus Virus Corona begitu mengkhawatirkan. Tidak hanya ketakutan untuk tertular, namun juga kekhawatiran terhadap kestabilan bisnis jika kebijakan lockdown 2.0 diberlakukan.

Baca juga: Strategi Bisnis yang Harus Dilakukan UKM saat New Normal

Pebisnis Perlu Mencari Peluang Lain pada Lockdown 2.0

Kondisi penyebaran Virus Corona yang belum begitu terkendali menyebabkan adanya isu gelombang kedua Virus Corona di Ibukota. Karena meskipun new normal telah berjalan, bukan berarti pandemi begitu saja hilang.

Belum lepas dari bayangan gelombang pertama, bisnis terkena ancaman lockdown dan PSBB kembali diberlakukan. Dalam segala pembatasan dalam lockdown lokal ini, tentu membuat dunia usaha semakin melesu. Gerak terbatasi dan sebagian pengusaha tidak bisa berjalan lagi.

Maka dari itu, sebagai pengusaha, perlu adanya penyesuaian sementara terhadap bisnis dan mencari peluang terbaik bagi bisnis selama lockdown diberlakukan.

Bukan aji mumpung cari keuntungan, melainkan pemenuhan kebutuhan.

Pebisnis dan pengusaha perlu memutar kembali otak mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beberapa diantaranya memilih untuk membuka peluang baru.

Ternyata, ada sejumlah peluang bisnis yang dapat dicoba untuk mengatasi ekonomi lesu karena pandemi Corona.

Note: Jadi, apakah gelombang kedua Virus Corona akah lebih berbahaya dan menjungkirbalikkan keadaan bisnis? Baca selengkapnya Gelombang Kedua Virus Corona? Ini 5 Cara Bisnis Bertahan!

Ide Bisnis Saat Kebijakan Lockdown Diterapkan

Bagi para pegawai instansi pemerintah dan swasta, mungkin saja ada kebijakan gaji yang diterima setiap bulan. Namun, bagi para pelaku UKM, krisis ekonomi yang terjadi akibat lockdown begitu jelas mempengaruhi omzet penjualan.

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk bertahan di tengah gempuran krisis ekonomi. Salah satunya adalah dengan tidak mengandalkan satu income bisnis saja. 

Dengan adanya sumber pendapatan lain, akan membantu menutup sumber utama yang sedang bermasalah. Inilah ide bisnis lain yang dapat Anda lakukan ketika kebijakan lockdown 2.0 diberlakukan di Jakarta atau wilayah Indonesia lainnya.

1. Bisnis Makanan dan Minuman Tahan Lama

Jika bisnis Anda sebelumnya bergerak di bidang food and beverage, maka ekspansi produk menjadi makanan dan minuman yang tahan lama dapat dilakukan. Contohnya saja, makanan dan minuman kemasan yang dapat diawetkan di lemari pendingin. Produk ini adalah solusi dari pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dengan aktivitas terbatas.

Menjual makanan siap saji kemasan, sambal botolan, hingga minuman kesehatan dalam kemasan adalah ide usaha untuk tetap menjaga pemasukan bisnis. 

Jurnal_Ebook_Akseleran_Banner Blog

2. Masker Kain Non -Medis

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan alat kesehatan, salah satunya masker, membuat stok produk menjadi langka. Kalaupun ada, harganya sudah pasti sangat tinggi. Jika bisnis Anda bergerak di industri tekstil, sekarang adalah kesempatan yang tepat untuk menjual masker kain non-medis.

Sesuai dengan imbauan WHO bahwa masker medis hanya untuk tenaga kesehatan, sedangkan masyarakat biasa yang sehat dianjurkan memakai masker kain.

3. Menjual Jasa secara Online

Dengan adanya pembatasan kegiatan sebagai akibat dari lockdown, kegiatan bisnis masih dapat dilakukan secara online. Kemudahan teknologi dan internet saat ini akan membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Bisnis konsultan, penerjemah dan akuntan online masih tetap bisa dilakukan ketika Indonesia lockdown.

Pada dasarnya, pekerjaan akuntansi dapat dilakukan secara remote dengan catatan perusahaan tersebut memiliki cloud untuk menyimpan data. Tools yang dibutuhkan oleh seorang akuntan dapat berhubungan dengan komputasi awan sehingga dapat diakses di mana saja dan kapan saja.

Salah satu tools yang mendukung seorang akuntan untuk bekerja remote adalah software akuntansi. Jurnal adalah salah satu software akuntansi terbaik dengan fitur yang lengkap. Pembuatan invoice elektronik, laporan keuangan, dan kontrol stok barang dapat dilakukan dengan mudah berbekal smartphone Anda.

Note: Beralih ke Jurnal. Dapatkan free trial selama 14 hari.

Sebagai aplikasi software akuntansi online, Jurnal ikut mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis.

 


PUBLISHED25 Jun 2020
Risna
Risna

SHARE THIS ARTICLE: