Sudah bukan rahasia lagi bahwa generasi milenial merupakan target pasar yang paling strategis. Masyarakat yang berada pada rentang usia 18 – 40 tahun ini memang dikenal sering menggunakan uangnya untuk apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Perusahaan pun menjadi pihak yang sangat diuntungkan dalam hal ini. Setiap generasi mempunyai karakteristik masing-masing, dan generasi milenial disebut sebagai generasi yang kritis dan cerdas. Mereka juga tidak lepas dari media. Selain itu, generasi milenial juga memiliki perhatian yang cukup besar terhadap aspek sosial dan mengekspresikannya dalam banyak hal. Maka dari itu, strategi pemasaran di perusahaan Anda membutuhkan sentuhan yang berbeda saat ingin mendapatkan perhatian dari generasi ini. Bagian pemasaran membutuhkan strategi marketing khusus untuk generasi milenial. Mereka cukup cerdas untuk bisa memilih kapan harus membeli, dan kapan tidak. Mereka juga mempunyai alasan tersendiri mengapa mereka harus menggunakan produk dan jasa Anda. Jika ingin melakukan pemasaran pada generasi milenial, Anda perlu menemukan cara untuk memenangkan kompetisi. Berikut beberapa strategi marketing untuk generasi milenial yang dapat menarik perhatian mereka dalam pemasaran produk dan jasa.

Simpel dan Kasual

Generasi milenial memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadap sesuatu. Karena itulah mereka bisa dengan cepat tertarik terhadap sesuatu, namun juga cepat merasa bosan. Generasi milenial juga kerap melakukan sesuatu dengan terburu-buru. Mereka ingin menemukan informasi yang diinginkan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, tim pemasaran Anda sebaiknya membuat hal yang simpel untuk konten-konten pemasaran yang akan diberikan. Generasi milenial biasanya menyukai hal-hal sederhana yang tidak mencolok. Gunakan pula kata-kata yang tidak terlalu formal dan sesuai target pasar agar mereka dapat mengerti dengan mudah serta merasa akrab. Selain itu, pesan yang disuguhkan juga harus cepat dan langsung kepada intinya sebelum perhatian mereka hilang dan menjadi bosan. Apabila ini terjadi, maka mereka akan menutup konten promosi Anda, keluar dari tab browser atau yang terburuk bisa berhenti mengikuti Anda di sosial media.

Aplikasikan Soft-Selling

Generasi milenial cenderung tidak terlalu suka jika ‘diperintah’. Iklan yang terang-terangan meminta mereka untuk menggunakan produknya justru akan ditinggalkan dengan mudah. Oleh karena itu buatlah konten yang diselipkan dengan pesan-pesan produk yang membuat mereka tersentuh dan beranggapan bahwa mereka harus menggunakan produk dan jasa Anda.

Lakukan Segmentasi Pasar

Mengumpulkan seluruh bagian dari generasi ini dan memberikan mereka satu konten pemasaran yang sama bukanlah cara efektif. Tidak semua milenial merespon sesuatu dengan cara yang sama. Lakukan segmentasi terhadap target pasar sasaran Anda dan berikan mereka konten yang berbeda sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan kebiasaan mereka.

Libatkan Influencer

Tidak hanya pada generasi milenial, orang biasa pun pasti akan berkeinginan membeli dan menggunakan produk yang direkomendasikan oleh orang yang mereka percayai. Untuk generasi milenial, hal ini akan semakin efektif apabila produk dan jasa Anda direkomendasikan oleh idola mereka. Saat ini banyak sekali influencer yang digunakan untuk mengajak anak-anak muda untuk menggunakan suatu produk dan sangat efektif. Para influencer ini memiliki ribuan bahkan jutaan pengikut di media sosial dan bukan menjadi hal sulit untuk memasarkan kepada mereka.

Maksimal dalam Visualisasi

Kesukaan generasi milenial terhadap gambar yang lebih besar dibandingkan tulisan bukan rahasia lagi. Dengan rentang perhatian yang lebih pendek dan kesibukan, konten visual jauh lebih mudah bagi generasi milenial untuk dicerna daripada rentetan tulisan panjang yang Anda suguhkan. Oleh karena itu, penting untuk memaksimalkan visualisasi konten pemasaran. Berikan inovasi pada website, konten media sosial serta video agar semakin menarik.

Maksimalkan Personalisasi

Dalam pemasaran, keunikan masing-masing individu menjadi hal yang sangat penting. Generasi milenial akan sangat senang apabila Anda mengetahui apa yang mereka inginkan secara otomatis. Selain itu, mereka juga akan terbuka dengan produk Anda jika mereka dilibatkan bukan sebagai konsumen melainkan menjadi seorang teman. Anda dapat memanfaatkan teknologi otomatisasi pemasaran untuk mendapatkan informasi mengenai kebutuhan dan perilaku konsumen dalam rentang usia ini. Ini akan membantu tim pemasaran agar dapat menyuguhkan materi pemasaran yang mereka inginkan. Tidak sampai di situ saja, berikan sapaan yang lebih personal dan santai karena mereka akan merasa disapa secara individu.

Responsif

Aktiflah di media sosial di mana para generasi milenial berada. Berikan layanan konsumen selama 24 jam untuk menambah kepuasan mereka. Anda harus siap melayani berbagai pertanyaan, keluhan dan permintaan saran kapan saja karena mereka pun aktif menggunakan media sosial kapan saja. Anda juga dapat membuat sebuah komunitas online untuk lebih mendekatkan diri kepada mereka.

Peduli Sosial

Produk yang sadar isu sosial dan lingkungan cenderung mendapatkan perhatian lebih dari generasi milenial. Mereka akan dengan sukarela mengeluarkan biaya untuk sesuatu yang memang bermanfaat bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk lingkungan sekitar.

Para generasi milenial memiliki kesamaan dalam perilaku, namun pada akhirnya mereka adalah individu unik yang akan menanggapi pesan Anda dengan berbagai cara. Konten-konten pemasaran yang kreatif dan mendukung tujuan generasi ini tentu saja akan sangat efektif dalam menarik perhatian mereka. Selain fokus pada pemasaran, Anda juga perlu mempersiapkan manajemen bisnis dengan mengelola keuangan dengan baik yang dibantu oleh software akuntansi online Jurnal. Daftarkan bisnis Anda pada layanan software akuntansi online Jurnal sekarang. Dapatkan free trial selama 14 hari, dan rasakan manfaat serta kemudahan yang bisa Anda dapatkan dengan Jurnal!

Author