Mempelajari Segmentasi Pasar Bisnis Secara Lengkap

Segmentasi pasar (market segmentation) adalah pembagian kelompok konsumen atau pembeli pada suatu bisnis yang memilki kebutuhan, karakteristik, serat perilaku berbeda (heterogen) di dalam pasar tertentu yang kemudian akan menjadi satu pasar homogen nantinya dan menjadi sasaran pasar dengan strategi tersendiri.

Segmentasi pasar adalah strategi suatu perusahaan untuk mengenal minat serta kebutuhan konsumen di suatu market yang menciptakan produk baru yang sesuai dengan minat serta kebutuhan konsumen. Dengan kata lain, pasar yang tadinya hanya berjumlah satu dan memiliki cakupan luas berubah menjadi beberapa pasar yang bersifat homogen setelah mengalami segmentasi. Tujuan utama dari segmentasi pasar ini adalah membuat proses pemasaran lebih terarah.

Manfaat Segmentasi Pasar

Terbentuknya segmentasi pasar tentu bukan tanpa alasan. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan jalannya pemasaran. Beberapa manfaat yang timbul akibat segmentasi pasar adalah sebagai berikut.

  1. Dapat merencanakan produk dengan lebih baik sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.
  2. Menentukan cara promosi yang paling tepat.
  3. Menyalurkan modal ataupun usaha ke pasar potensial yang dapat menguntungkan bisnis.
  4. Penjual akan berada pada posisi yang cukup baik, guna mengarahkan dan membandingkan kesempatan atau harapan dalam pemasaran sehingga mampu mempelajari setiap segmen.
  5. Penjual dapat memberikan wawasannya untuk menanggapi usaha pemasaran yang berbeda-beda sehingga dapat mengalokasikan anggaran dengan tepat.
  6. Dapat memilih media iklan yang baik dan menemukan bagaimana cara mengalokasikan dengan baik.
  7. Sebagai acuan dalam evaluasi bisnis.
  8. Segmentasi pasar sebagai pembanding di pasar dan kompetitor yang sama.
  9. Dapat memberikan strategi komunikasi yang baik dan efektif.

Baca juga: Instagram Marketing: Pahami Langkah-langkahnya!

Kriteria Segmentasi Pasar

Setiap perusahaan yang menjalankan segementasi pasar tentu melakukan identifikasi terhadap berbagai segmen atau kriteria yang paling menarik agar dapat melayani konsumen dengan lebih efektif. Beberapa kriteria dari segmentasi pasar adalah sebagai berikut.

Pemasaran Massal

Pemasaran massal ditandai dengan melakukan produksi, mendistribusi, dan mempromosikan secara massal pada seluruh konsumen. Produk yang dipasarkan adalah produk tunggal dengan harapan dapat memenuhi seluruh keinginan konsumen serta dapat menghemat biaya baik dalam hal produksi dan pemasaran. Pemasaran massal sekarang ini tidak lagi banyak diterapkan oleh perusahaan kecuali oleh perusahaan yang memiliki konsumen terbatas.

Pemasaran Produk yang Terdiferensiasi

Strategi pemasaran ini banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan. Dalam pemasaran ini perusahaan akan mencoba untuk mengidentifikasi berbagai macam kelompok pembeli tertentu dengan membagi pasar ke dalam dua kelompok segmen atau lebih dan pada masing-masing segmen ditawarkan jenis produk yang berbeda dengan kelompok yang lainnya.

Pemasaran Sasaran

Dalam pemasaran sasaran perusahaan hanya memusatkan usaha pemasarannya pada satu atau beberapa kelompok segmen pasar tertentu saja. Strategi pemasaran sasaran ini dilakukan dengan mengembangkan produk dan pembedanya serta melakukan bauran produk (marketing mix) untuk kelompok tertentu saja. Strategi ini banyak diterapkan karena adanya tingkat persaingan yang sangat tinggi.

Syarat Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar sebagai strategi pemasaran memang dapat ditentukan sendiri oleh perusahaan. Akan tetapi, dalam proses penentuannya tidak bisa sembarangan. Agar segmentasi pasar yang dilakukan dapat berjalan efektif, ada syarat segmentasi pasar yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Harus dapat diukur (measurable) – baik dalam besarnya maupun luasnya serta daya beli segmen pasar tersebut.
  2. Harus dapat dilaksanakan (actionable) – artinya semua program pemasaran yang telah disusun dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
  3. Harus dapat dicapai dengan baik (accessible) –  sehingga dapat dijadikan sebagai pasar sasaran.
  4. Harus dapat dibedakan (differentiable) – Produk dapar dibedakan dengan jelas sesuai dengan keinginan pasar.
  5. Pasar yang homogen tetap harus cukup luas (substancial) – sehingga dapat menguntungkan perusahaan ketika kelompok pasar dilayani oleh perusahaan.

Tahapan Melakukan Segmentasi Pasar

Dalam menentukan segmentasi pasar, Anda perlu melakukan tahapan-tahapan berikut untuk mempermudah dalam menentukan segmen mana yang akan dituju. berikut langkah-langkahnya:

Membuat Latar Belakang Masalah

Langkah awal dalam melakukan segmentasi apsar adalah mengetahui latar belakang masalah. Seperti yang dikatakan oleh para pakar bisnis. Memulai bisnis muncul dari menjawab permasalahan yang ada; apa kebutuhan konsumen saat ini, bagaimana nilai manfaat yang dapat diberikan pada produk yang akan dijual. Dalam membuat latar belakang masalah, Anda perlu melakukan penelitian kualitatif atau kuantitatif. Metode penelitian yang paling sederhana adalah survey.

Melakukan Analisis

Setelah mengetahui masalah dan melakukan penelitian. Anda perlu melakukan analisis untuk mengerucutkan segmentasi yang lebih niche. Pada tahap ini, data yang mengandung variabel-variabel berkorelasi tinggi dibuang, kemudian lakukan analisis kelompok untuk menghasilkan jumlah maksimum segmen yang berbeda.

Implementasi

Di tahap ini Anda mulai membuat produk dan juga strategi berdasarkan data yang sudah dianalisis. Anda akan membuat strategi pemasaran berdasarkan kelompok perilaku konsumen dalam satu wiliayah geografis dan juga demografis.

Evaluasi

Setelah Anda melakukan implementasi, langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi. Apakah strategi yang Anda jalankan sudah sesuai dengan segmentasi yang ditetapkan. Apakah produk Anda benar-benar sesuai dengan kelompok konsumen tertentu. Setelah Anda melakukan evaluasi yang harus Anda perhatikan adalah bahwa kesalahan pada saat implementasi bukan pada produk Anda. Namun analisis yang Anda lakukan.

Baca juga: 10 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Business Plan

Jenis-Jenis Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar dibagi ke beberapa jenis baik intangible maupun tangible. Berikut jenis-jenis segmentasi pasar.

Geografis

Segmentasi ini dibagi berdasarkan wilayah yang dianggap memiliki potensi terhadap produk yang akan dijaul. Misalnya berdasarkan negara, kota, daerah, bahkan antar-negara. contoh segmentasi geografis: Menjual heat pad tidak akan laku di negara tropis dan akan lebih laku untuk negara-negara bermusim dingin.

Psikologis

Segmentasi ini berdasarkan dengan perilaku konsumen atau reaksi pembeli papda masa tertentu. Misalnya: menjual produk saat pandemi atau krisis.

Demografis

Pada segmentasi ini pasar dibagi menjadi kelompok-kelompok dengan dasar pembagian usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, dan tingkat pendidikan. Misalnya: Anda tidak mungkin  berfokus menjual game ps4 kepada usia di atas 60 tahun.

Sosial-Budaya

Segmentasi ini gabungan antara kelompok sosial dan budaya. sosial-budaya meliputi: kelas ekonomi, daur hidup keluarga, budaya setempat, agama, dan lintas-budaya. Contohnya: Anda tidak akan menjual minuman alkohol di daerah mayoritas muslim.

Hubungan Subjektif

Segmentasi pasar pada bisnis berdasarkan hubungan subjektif maksudnya adalah berdasarkan sifat personal yang di antaranya meliputi:

  • Tingkat penggunaan –  penggunaan frekuentif, jarang, besar, sedang, dan kecil.
  • Tingkat kesadaran – kesadaran konsumen pada produk, kesiapan dalam melakukan pembelian produk, atau seberapa besar konsumen membutuhkan informasi tentang produk tersebut.
  • Loyalitas merek – Loyalitas konsumen pada merek dijadikan perusahaan sebagai identifikasi karakteristik konsumen di mana mereka bisa langsung menjadi pendukung promosi ke orang dengan karakteristik yang sama namun dengan populasi yang lebih besar. Biasanya perusahaan melakukan consumer relationship management untuk meningkatkan retensi konsumen.

Situasi

Segmentasi ini berdasarkan kesempatan atau situasi yang sedang terjadi pada waktu dan momen tertentu. Banyak perusahaan yang membuat produk secara seasonal artinya hanya menjual produk pada momen tertentu. Misalnya: penjualan parsel pada hari raya idul fitri dan natal.

Nilai Produk

Segmentasi ini berdasarkan nilai produk yang dianut oleh konsumen. nilai produk konsumen dapat meliputi: nilai fungsional, nilai sosialnilai emosi.

Campuran

Segmen ini dibentuk berdasarkan kombinasi variabel segmen yang membentuk sebuah segmen tunggal. Sebagai contoh segmen geodemografis dan psikografis. segmentasi ini berguna untuk menemukan prospek terbaik bagi seorang pengiklan atau pemasar dalam menemukan kepribadian, tujuan, dan ketertarikan dan diisolasikan di mana mereka hidup.

Contoh Kasus Segmentasi Pasar

Low Cost Airline

Salah satu contoh implementasi segmentasi pasar adalah yang dilakukan pada bisnis penerbangan murah. Dimana perusahaan-perusahaan ini menyasar pada kelompok konsumen yang membutuhkan rute penerbangan pendek dan murah. Biasanya dalam bisnis penerbangan biaya murah atau low cost airline juga menerapkan trade off yaitu mengurangi kualitas untuk mendapatkan nilai tertentu yaitu penerbangan murah misalnya tidak mendapatkan makan siang, kualitas seat yang tidak sebagus high cost airline.

Segmentasi pasar pada bisnis sangat penting dipahami untuk menjalankan pemasaran dengan baik. Selain itu, mengelola keuangan juga perlu dilakukan dengan baik untuk menunjang pemasaran yang sukses. Dengan pengelolaan keuangan yang baik maka anggaran untuk pemasaran dapat dikembangkan. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda melakukan pengelolaan keuangan dengan lebih mudah, nyaman, dan seluruh data akan disajikan secara realtime.  Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dengan Jurnal dan nikmati free trial 14 hari. Info lebih lanjut, klik di sini.


PUBLISHED01 Dec 2019
Dina Amalia
Dina Amalia

SHARE THIS ARTICLE: