Tidak sedikit para pelaku bisnis yang berpikir bahwa melakukan ekspansi bisnis merupakan sesuatu yang relatif berat. Tetapi, setiap pelaku bisnis pasti sudah mengetahui bahwa bisnis yang ekspansif akan memunculkan hasil yang lebih baik dalam segi apapun. Melakukan ekspansi bisnis dalam berbagai bentuk, baik dengan cara membuka toko fisik baru dari yang selama ini hanya berjualan secara online, menambah variasi produk, dan sebagainya memang harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

 

Langkah Melakukan Ekspansi Bisnis

Langkah & Tips yang Harus Dilakukan untuk Melakukan Ekspansi BisnisSebelum melakukan ekspansi bisnis, ada 3 tahapan yang harus dilakukan sebagai bentuk pertimbangan dalam mengekspansi bisnis. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut ini:

1. Membuat perencanaan dengan matang

Perencanaan yang matang memang mutlak dibutuhkan sebelum mengekspansi bisnis. Karena sebuah bisnis tanpa perencanaan yang baik merupakan bisnis yang tidak siap untuk berkembang, begitu pun terhadap ekspansi. Ada beberapa hal penting yang harus direncanakan:

  • Bisnis sudah siap untuk di ekspansi karena penjualan lancar dan pelanggan tetap sudah signifikan jumlahnya.
  • Dalam kurun waktu kurang lebih lima tahun ke depan, bisnis sudah harus memiliki produk sendiri dengan brand sendiri dan dapat diproduksi sendiri.
  • Target pasar sudah sangat luas dan permintaan sangat besar, sehingga perlu menghadirkan pasar baru untuk menampung penjualan.
  • Karyawan baru dibutuhkan agar segala bentuk kegiatan operasional dapat berjalan secara berkesinambungan, dan proses penjualan pun menjadi lebih cepat dan efektif.

Setelah mengetahui beberapa hal penting di atas, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana untuk melakukan ekspansi.

  • Meningkatkan inventaris produk agar mampu melayani permintaan pasar yang semakin besar jumlahnya.
  • Membuat variasi produk agar pelanggan memiliki banyak pilihan produk yang dapat dibeli.
  • Menambah gudang yang baru untuk menampung produk yang semakin banyak.
  • Membuka toko fisik/offline atau toko online yang bertujuan untuk memperluas pasar.
  • Menambah jumlah karyawan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penjualan produk serta mendukung berbagai macam kegiatan operasional lainnya.
  • Memperluas target wilayah penjualan, misalnya dari yang selama ini hanya fokus di Jabodetabek, nantinya akan mencakup seluruh Pulau Jawa, atau Jawa dan Sumatera, Dan lain sebagainya.

2. Menentukan model bisnis

Saat melakukan ekspansi, model bisnis tidak akan pernah sama seperti model bisnis yang sebelumnya. Di dalam tahapan yang panjang, akan dibutuhkan standard operating procedures (SOP) yang baru. Dan apabila Anda memiliki karyawan baru, maka aktivitas bisnis juga akan berubah secara perlahan. Selain itu, metode penjualan juga akan berubah. Pentingnya menentukan model bisnis akan membantu Anda dalam menentukan standar atau metode yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan operasional bisnis. Selain itu, apabila Anda menentukan target pasar yang baru dan telah memiliki jenis produk baru yang lebih variatif, maka Anda juga harus menentukan metode apa yang akan digunakan mencakup target pasar, mendapatkan engagement, hingga melakukan penjualan ke pasar tersebut.

3. Menyiapkan modal yang dibutuhkan

Selama melakukan proses ekspansi, modal usaha tentu saja akan dibutuhkan. Misalnya untuk menggaji karyawan, menyewa atau membangun gudang baru, membangun toko fisik, membeli toko online, hingga membangun pabrik produksi sendiri. Anda bisa saja menggunakan profit dari penjualan sebagai modalnya. Namun, ada kemungkinan bahwa cash flow bisnis Anda akan terganggu untuk menjalani kegiatan operasional bisnis saat ini sebelum dilakukannya ekspansi.

 

Melakukan Ekspansi ke Pasar Global

Bagi Anda yang berencana akan melakukan ekspansi ke pasar global, berikut ini ada 5 tips yang dapat menjadi pertimbangan untuk memaksimalkan keberhasilan bisnis Anda di pasar global atau luar negeri. Kelima poin tersebut diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Pentingnya memeriksa neraca keuangan bisnis

Memperluas bisnis secara geografis merupakan urusan yang mahal, karena Anda harus menyewa kantor baru, membangun SDM, menjalankan kampanye pemasaran untuk menyebarkan kesadaran merk, dan masih banyak lagi. Anda harus mengetahui berapa banyak modal yang dibutuhkan sebelum terjun dan memasuki pasar asing. Untuk mengetahui biaya ekspansi global, hal tersebut tergantung pada sifat bisnis Anda dan lingkungan hukum, peraturan, serta budaya negara target. Selama proses uji tuntas, selanjutnya Anda harus memeriksa neraca dan laporan arus kas untuk menentukan apakah Anda berada dalam posisi untuk menangani semua biaya yang terlibat dalam inisiatif global tersebut.

2. Mengetahui pasar baru

Pasar asing dapat sepenuhnya berbeda dari pasar di Indonesia. Bahkan secara regional, perilaku pasar dan konsumen bisa jadi berbeda secara drastis. Selain itu, mungkin ada hambatan bahasa dan budaya, kepatuhan pajak atau persaingan ketat dari merk lokal. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui pasar baru sebelum memulai bisnis disana. Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan tentang pasar baru, antara lain apakah produk atau layanan akan dijual di negara yang ditargetkan, pemain lokal mana yang akan memberi Anda persaingan ketat, bagaimana Anda dapat menemukan mitra atau tim yang tepat, dan masih banyak lagi. Semakin baik pemahaman Anda tentang target pasar, maka Anda akan semakin sedikit mengalami gesekan dalam membangun merk atau brand Anda.

3. Membuat rencana bisnis yang solid

Membuat rencana bisnis yang solid bertujuan untuk memberikan arahan pada bisnis Anda di negara asing. Rencana bisnis yang ditulis dengan sempurna mencakup potret bisnis, tinjauan bisnis, rencana operasi, analisis pasar, analisis persaingan, rencana keuangan, serta proyeksi bisnis. Kesalahan yang umum terjadi di antara bisnis adalah mengadopsi rencana bisnis negara asal untuk pasar luar negeri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan perubahan berdasarkan permintaan pasar lokal.

4. Membuat rencana pemasaran yang lebih agresif

Pemasaran merupakan suatu keharusan untuk menyebarkan informasi tentang suatu produk atau layanan. Tanpa memiliki rencana pemasaran yang agresif, Anda akan kesulitan untuk mencapai keberhasilan dalam usaha asing. Baik pemasaran konten, pemasaran media sosial, pemasaran inbound atau jenis pemasaran lainnya, Anda perlu menyesuaikan strategi dengan pasar lokal. Selain itu, Anda juga harus mencoba memahami budaya lokal atau menyewa ahli budaya setempat untuk menghindari kesalahan budaya dalam melakukan kampanye pemasaran.

5. Memiliki rencana meningkatkan modal

Meluncurkan bisnis di negara asing merupakan sesuatu upaya yang mahal. Pengeluaran kantor, gaji karyawan, dan berbagai pengeluaran bisnis lainnya dapat mengeringkan modal dengan cepat. Oleh karena itu, Anda mungkin perlu mengumpulkan uang untuk menjalankan mesin pertumbuhan. Anda membutuhkan modal kerja yang cukup untuk bertahan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan, tergantung pada bisnisnya.

Dengan mengetahui dan memahami bagaimana melakukan ekspansi bisnis seperti yang telah dijelaskan diatas, kini Anda tidak perlu kebingungan lagi. Segera persiapkan untuk membuat rencana yang matang agar proses ekspansi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan bisnis Anda. Agar Anda lebih fokus dalam mengembangkan bisnis, untuk urusan keuangan bisnis Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi online Jurnal.

Jurnal dapat membantu Anda dalam mengelola laporan keuangan dengan mudah. Software akuntansi online hadir dengan laporan keuangan yang lengkap mulai dari neraca, arus kas, laba-rugi, dan lain sebagainya. Jurnal juga dilengkapi dengan fitur lainnya yang mempermudah Anda menjalankan kegiatan bisnis, mulai dari mengirim invoice lebih mudah dan cepat, mengelola stok barang dan aset perusahaan, melakukan rekonsiliasi, dan masih banyak lagi. Coba Jurnal sekarang untuk mengetahui bagaimana Jurnal dapat memberikan layanan terbaik untuk menunjang kesuksesan bisnis Anda.