Apakah Anda tetap menjalankan proses akuntansi dan pembukuan bisnis Anda di rumah atau menyewa bantuan dari luar, Anda masih perlu memahami dasarnya. Mengetahui terminologi, metode, dan menjadi terbiasa dengan praktik akuntansi itu sendiri sangat penting untuk Anda dan stabilitas keuangan usaha. Ada beberapa tips yang perlu diingat yang akan membuat proses akuntansi Anda mengalir lebih lancar.

  • Pembukuan – menjaga laporan rinci transaksi perusahaan Anda akan membuat umur bisnis Anda lebih panjang. Baik secara manual atau secara elektronik melalui aplikasi seperti Jurnal, memiliki catatan internal transaksi Anda akan sangat membantu Anda dalam hal penentuan pembiayaan dan pengambilan keputusan di masa mendatang.
  • Persediaan – secara teratur melakukan inventarisasi aset dan kewajiban Anda. Proses ini sangat penting, terutama untuk start-up. Jika Anda mencari untuk mengambil pinjaman atau meminjam uang, setiap pemberi pinjaman ingin melihat apakah bisnis Anda sedang dalam keadaan baik atau buruk. Aktiva dan kewajiban juga menggambarkan bagaimana Anda membuat pendapatan Anda dan bagaimana Anda menghabiskan uang perusahaan.
  • Pertimbangkan melakukan pembukuan secara mandiri atau menggunakan bookkeper/akuntan. Meskipun pengusaha mungkin merasa siap untuk bertindak sebagai kepala akuntansi, penjualan, dan pemasaran pada saat yang sama untuk memangkas biaya, mungkin menyewa akuntan dapat membantu. Lebih baik mempercayakan pengerjaan pembukuan Anda pada seseorang yang memiliki pengalaman dan pemahaman lebih dalam hal ini. Untuk memulainya, Anda dapat menyewa seorang paruh waktu atau sebagai freelancer, sehingga Anda tidak perlu membayar upah penuh untuk mengurus pembukuan ini.
  • Jangan biarkan klien “lolos” dengan tidak membayar tagihan. Melihat jumlah besar di kolom piutang adalah hal yang baik, tapi uang itu tidak akan benar-benar dihitung sampai masuk dalam rekening bank Anda. Jangan biarkan klien menghindari pembayaran reguler dan pastikan Anda dapat berpegang teguh (mungkin bersikeras) untuk menerima pembayaran sebelum pelanggan memiliki jasa/produk Anda.
  • Monitor setiap transaksi secara maksimal. Ini adalah ide baik untuk pemilik bisnis untuk menyimpan catatan dari biaya sehari-hari yang mereka keluarkan di perusahaan. Alih-alih menghitung biaya setiap dua minggu untuk tujuan pembayaran gaji, fokuslah pada setiap hari atau setiap minggu. Hal ini dapat membantu Anda memiliki gagasan yang lebih baik bagaimana kondisi keuangan di setiap minggu dan berapa banyak uang yang Anda harus anggarkan di minggu mendatang.
  • Hitung keuntungan bulanan minimum. Ketika merencanakan berapa banyak yang dibutuhkan untuk menjaga bisnis Anda agar tetap berjalan, berkutat dengan angka dalam keuangan bisa menjadi pilihan. Ini memudahkan Anda untuk menyusun sistem yang akurat dari biaya dan kewajiban rutin sehingga Anda tahu persis pendapatan minimum yang Anda butuhkan untuk setiap bulan. Tanpa ketepatan itu, akuntansi menjadi membingungkan dan bisnis Anda bisa saja menderita.

Jurnal akan sangat membantu Anda dalam memonitor arus kas dan pengeluaran bisnis fashion. Saldo kas Anda akan terupdate secara otomatis berikut pelunasan penjualan dan pembelian. Mengetahui perkiraan saldo kas yang akan ditahan selama 30 hari ke depan dari jumlah hutang ataupun piutang. Manfaat lainnya untuk mengontrol setiap kategori pengeluaran sesuai batas yang sudah dianggarkan, rekonsiliasi bank dalam Jurnal lebih mudah karena saldo kas yang tercatat selalu sama dengan rekening koran bank Anda. Apalagi yang Anda tunggu?

Author