Jurnal Enterpreneur

Cara Menyiapkan Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Mau tau bagaimana cara membuat dan contoh laporan laba rugi perusahaan dagang? Simak penjelasan lengkapnya di Blog Jurnal by Mekari sekarang.

Pada dasarnya, perusahaan dagang menggunakan 4 (empat) laporan keuangan yang sama dengan jenis perusahaan atau industri lainnya.

Empat laporan tersebut adalah laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan posisi keuangan (neraca), laporan Arus Kas, dan catatan atas laporan keuangan (CALK).

Perbedaan yang muncul dan signifikan dari masing-masing laporan keuangan yang dibuat oleh berbagai jenis perusahaan terdapat di laporan laba rugi.

Masing-masing jenis perusahaan dagang, manufaktur, dan jasa memiliki jenis laporan laba rugi yang berbeda-beda.

Namun, fokus dalam artikel ini akan mengarah kepada jenis laporan keuangan perusahaan dagang.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal pada banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

 

Pengertian laporan laba rugi

laporan laba rugi merupakan salah satu laporan keuangan yang memberikan informasi mengenai pendapatan dan biaya dari suatu entitas pada periode tertentu.

Melalui laporan laba rugi, Anda dapat mengetahui laba atau rugi yang diperoleh. Oleh karena itu, seorang pengusaha wajib dapat membaca laporan laba rugi.

Baik laporan laba rugi perusahaan dagang maupun jenis perusahaan lain sesuai bisnis yang Anda geluti.

Sayangnya, para pelaku usaha tidak semuanya berasal atau memiliki latar belakang ilmu akuntansi, sehingga mereka masih awam tentang laporan laba rugi.

Padahal pada dasarnya untuk membaca laporan laba rugi tidaklah sulit. Format anggaran laba rugi antara perusahaan dagang atau jenis perusahaan lainnya tidak jauh berbeda.

Jadi untuk mempelajarinya Anda hanya perlu memahami beberapa istilah yang ada di dalamnya saja.

Baca juga: Contoh Laporan Laba Rugi Pada Perusahaan Dagang

Tujuan laporan laba rugi Perusahaan Dagang

Sebagai informasi tambahan, selain istilah yang yang perlu Anda tahu, tujuan dibuatnya laporan laba rugi juga perlu Anda pahami.

Sehingga setelah membacanya Anda sudah tidak bingung. Adapun tujuan dibuatnya laporan laba rugi yaitu untuk memberikan informasi mengenai laba dan rugi perusahaan tahun berjalan, memberikan informasi terkait pajak yang harus dibayarkan perusahaan kepada pemerintah.

Selain itu, laporan laba rugi dijadikan sebagai bahan evaluasi dan acuan untuk merencanakan strategi perusahaan dagang pada periode selanjutnya.

Coba Fitur Aplikasi Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Unsur Utama Dalam laporan laba rugi Perusahaan Dagang

Unsur Utama Dalam laporan laba rugi

Unsur atau item utama dari laporan laba rugi multistep adalah sebagai berikut:

Pendapatan/Penjualan Bersih

Yaitu pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan operasional utama bisnis. Nilai dari pendapatan/penjualan bersih didapat dari total pendapatan kotor perusahaan setelah dikurangi diskon, retur, dan tunjangan penjualan lainnya.

Harga Pokok Penjualan (HPP)

Harga Pokok Penjualan adalah biaya utama dalam perusahaan dagang dan mewakili apa yang dibayar perusahaan untuk pembelian persediaan yang akan dijualnya.

Margin Kotor atau Laba Kotor (Gross Profit)

Margin kotor adalah penjualan bersih  setelah dikurangi Harga Pokok Penjualan. Unsur ini biasa dipakai manajemen sebagai patokan apakah perusahaan harus menaikkan harga jual dan atau mengurangi biaya HPP-nya.

Laba Kotor juga biasa disebut sebagai markup perusahaan.

Pantau Bisnis Anda Kapan Saja dan Dimana Saja dengan Jurnal. Pelajar Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Biaya atau Pengeluaran Operasional  

Segala pengeluaran di luar biaya Harga Pokok Penjualan yang terjadi untuk menjalankan aktivitas normal perusahaan.

Di dalam laporan laba rugi multi-step, biaya operasional terbagi menjadi dua, yaitu biaya penjualan (Selling Expense) dan Biaya Administrasi.

Biaya Penjualan adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan terkait upaya penjualan dan pemasaran.

Contohnya termasuk gaji dan komisi pemasaran, biaya untuk perjalanan pemasaran, iklan, sewa dan transaksi utilitas pada Aset Tetap yang berhubungan dengan pemasaran, dan lainnya.

Sedangkan biaya administrasi adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk keperluan manajemen bisnis secara keseluruhan.

Contohnya termasuk gaji manajemen, biaya asuransi, persediaan yang digunakan manajemen, penyusutan pada peralatan kantor, dan lainnya.

Pendapatan Operasional

Unsur dalam laporan laba rugi peruashaan dagang ini diketahui setelah nilai Laba Kotor dikurangi Biaya Operasional.

Dengan kata lain, Pendapatan Operasional mewakili jumlah pendapatan yang diperoleh langsung dari aktivitas operasional utama bisnis.

Pendapatan & Pengeluaran Lainnya

Pendapatan dan pengeluaran yang terjadi dan tidak terkait secara langsung dengan penjualan produk yang secara teratur ditawarkan dan dijual oleh suatu perusahaan.

Jenis dari pos Ini biasanya termasuk pendapatan dan beban bunga, pajak-pajak, keuntungan dari penjualan Aset, dan lainnya.

Laba Bersih

adalah pos terakhir yang berada di bagian bawah (bottom line) di dalam laporan laba rugi. Nilai Laba Bersih didapat setelah pendapatan operasional ditambah dengan pendapatan lain-lain dan dikurangi biaya lain-lain.

Kelola Invoice Terintegrasi Ke Dalam laporan keuangan Anda, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Dividen

Dividen merupakan pendapatan bersih perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Dimana jumlah atau nilainya berbeda-beda sesuai dengan besarnya saham yang ditanamkan dan kesepakatan yang telah dibuat di awal.

Laba Ditahan

Laba ditahan merupakan pendapatan bersih perusahaan yang ditahan atau maksudnya tidak dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba ini akan diinvestasikan kembali oleh perusahaan di mana nantinya nilainya akan diakumulasikan selama bisnis berjalan.

Baca juga : Contoh laporan keuangan untuk Bisnis Lebih Berkembang

Bentuk laporan laba rugi Perusahaan Dagang

Bentuk laporan laba rugi perusahaan dagang terbagi menjadi dua, yaitu laporan laba rugi multi-step (majemuk/berganda) dan single line (Tunggal).

Pada laporan laba rugi multi-step untuk perusahaan dagang, setiap item atau unsur pada pos-pos pendapatan dan pengeluaran diperluas sedemikian rupa untuk mencakup pengelompokan dan sub-pengelompokan yang diperlukan.

Hal ini juga dimaksudkan untuk memudahkan investor dalam membaca dan memahami laporan.

Umumnya, laporan laba rugi berisikan pos pendapatan dan pengeluaran. Namun dalam  laporan laba rugi multi-step, pos pendapatan dan pengeluaran dibagi menjadi item operasional dan non-operasional.

Baca juga: Komponen Laporan Laba Rugi yang Wajib Diketahui

Pada pos pengeluaran dibagi menjadi dua jenis sub-pos, yaitu selling expense (biaya penjualan) dan biaya administrasi.

laporan laba rugi multilangkah juga biasa disebut laporan laba rugi terklasifikasikan.

laporan laba rugi multistep menunjukkan hubungan penting antar unsur atau item yang membantu menganalisis seberapa baik kinerja perusahaan.

Misalnya, dengan mengurangi Harga Pokok Penjualan (HPP) dari pendapatan operasional, Anda dapat mengetahui dan menentukan berapa nilai pendapatan penjualan yang diperlukan agar bisa menutupi biaya HPP.

Jika margin ini – yang disebut Margin Kotor atau Laba Kotor (Gross Profit) – lebih rendah dari yang diharapkan, perusahaan mungkin perlu menaikkan harga jualnya dan atau menurunkan HPP-nya.

laporan laba rugi multi-step membagi biaya operasional menjadi biaya penjualan dan administrasi.

Dengan demikian, pengguna pernyataan dapat melihat berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjual produk dan pengelolaan bisnis.

Pengguna laporan juga dapat membuat perbandingan dengan data dari tahun-tahun lain dan dari satu perusahaan dengan perusahaan lain.

Pendapatan dan pengeluaran yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan operasional perusahaan muncul di bagian bawah laporan laba rugi karena item tersebut kurang signifikan dalam penilaian profitabilitas bisnis.

Permudah Pengelolaan Stok Barang dengan Jurnal. Baca Fitur Aplikasi Stok Barang Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Cara Membuat laporan laba rugi Multi-Step Perusahaan Dagang

Berikut adalah penjelasan tentang cara membuat dan contoh laporan keuangan perusahaan dagang:

Berikut data Trial Balance (Neraca Saldo Setelah Disesuaikan) yang sudah dipilah untuk nantinya dimasukkan ke laporan laba rugi multi-step dari PT Bagus (dalam ribu rupiah):

Neraca Saldo Setelah Disesuaikan Debit Kredit
Pendapatan Kotor 350.000
Diskon Penjualan 3,000
Retur Penjualan 2,000
Pendapatan Bunga 200
HPP 170,000
Beban Komisi 15,000
Beban Iklan 8,000
Biaya Gaji Pemasaran 25,000
Biaya Sewa – pemasaran 13,000
Biaya Sewa – Kantor 14,000
Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
Beban Utilitas 6,000
Beban Bunga 100

 

Dari data Neraca Saldo Setelah Disesuaikan tersebut, Anda bisa menyiapkan laporan laba rugi Multi-Step PT Bagus:

PT Bagus

laporan laba rugi Multi-Step 

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Pendapatan Kotor 350.000
  Diskon Penjualan 3,000
  Retur Penjualan 2,000 (5,000)
Penjualan Bersih (350,000 – 5,000) 345.000
  HPP (170,000)
Laba Kotor (345,000 – 170,000) 175,000
Pengeluaran/Biaya Operasional:
Biaya/Beban Penjualan:
  Beban Komisi 15,000
  Beban Iklan 8,000
  Biaya Gaji Pemasaran 25,000
  Biaya Sewa – Pemasaran 13,000
Total Biaya/Beban Penjualan 61,000
 Biaya/Beban Administratif
  Biaya Sewa – Kantor 14,000
  Biaya Gaji Staff Kantor 45,000
  Beban Utilitas 6,000
Total 65,000
Total Operating expenses (61,000 + 65,000) (126,000)
Pendapatan Operasional (175,000 – 126,000)     49,000
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
  Pendapatan Bunga 200
  Beban Bunga (100)
Total Pendapatan (Beban) Lain-Lain 100
Laba Bersih (49,000 + 100)     49,100

Harga Pokok Penjualan (HPP) di dalam laporan laba rugi Perusahaan Dagang

Biasanya saat menggunakan metode persediaan perpetual, nilai Harga Pokok Penjualan di dalam laporan laba rugi dilaporkan secara single line (tunggal) seperti contoh di atas.

Laporan HPP dapat dibuat terpisah dari contoh laporan laba rugi perusahaan dagang. Berikut data Neraca Saldo PT Bagus yang sudah dipilah dan dibutuhkan untuk membuat Laporan HPP:

 

Neraca Saldo Debit Kredit
Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan 200,000
Diskon Pembelian 18,000
Retur Pembelian

Biaya Angkut Pembelian

5,000  

27,000

 

Setelah dilakukan Stock Opname pada akhir bulan, diketahui nilai persediaan akhir PT Bagus senilai Rp 40,000,000.  Berikut Laporan HPP PT Bagus:

 

PT Bagus
Laporan HPP

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2018

(Dalam Ribu Rupiah)

Persediaan, 1 Desember 2018 50,000
Pembelian Persediaan   200,000
  Diskon Pembelian  (18,000)
  Retur Pembelian   5,000
  Biaya Agkut Pembelian  (27,000)  (40,000)
Pembelian Bersih (200,000 – 40,000) 160,000
Persediaan tersedia untuk dijual (50,000 + 160,000) 210,000
  Persediaan, 31 Desember 2018 40,000
HPP (210,000 – 40,000)     170,000

 

Contoh-contoh di atas merupakan cara agar Anda mengetahui dan bisa membuat laporan laba rugi khusus perusahaan dagang.

Setiap jenis perusahaan pada dasarnya memiliki laporan laba rugi yang sama. Hanya saja beberapa subjek mengikuti kondisi dan jenis dari perusahaan.

Baca juga: Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan

laporan laba rugi merupakan salah satu laporan yang penting untuk perusahaan. Dengan adanya laporan laba rugi, perusahaan dapat mengetahui kinerja perusahaan dan berapa banyak kerugian maupun laba yang didapat.

Laporan ini juga bisa dibuat dengan sebuah aplikasi laporan keuangan perusahaan dan dapat menjadi perencanaan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam periode akuntansi berikutnya.

Baca juga : Pelajari Kegunaan & Jenis Laporan Laba-Rugi Komprehensif dalam Bisnis

Jelas selain bentuk laporan laba rugi, penilaian persediaan juga menjadi faktor pembeda antara perusahaan dagang dengan jenis perusahaan lainnya.

Dan untuk mempermudah pembuatan laporan keuangan – termasuk laporan laba rugi, Anda bisa menggunakan Software Akuntansi yang memiliki fitur-fitur terkait akuntansi lengkap.

Salah satunya adalah Jurnal, Software Akuntansi Online yang memudahkan Anda dalam pembuatan laporan keuangan secara instan dan realtime. 

Dengan Jurnal, Anda dapat mengakses laporan keuangan kapan pun dan di mana pun.

Anda juga bisa menyesuaikan bentuk laporan keuangan dengan jenis bisnis atau perusahaan Anda melalui Jurnal.

Sehingga itu dapat memudahkan pengguna laporan keuangan dalam memahami dan menganalisis kondisi bisnis.

Berikut Guidebook mengenai pengaturan laporan laba rugi di Jurnal. Coba free trial Jurnal selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jurnal Enterprise Plus, Solusi Terlengkap Untuk Optimalkan Transaksi Bisnis Anda!

Itulah informasi tentang cara membuat dan contoh laporan laba rugi perusahaan dagang yang perlu Anda ketahui.

Sehingga Anda akan lebih mudah untuk membuat dan membaca laporan laba rugi perusahaan dagang, jasa, manufaktur atau lainnya.

Jika Anda masih merasa kesulitan untuk membuat dan membaca laporan laba rugi, Anda bisa menggunakan bantuan software akuntansi Jurnal.

 

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo