8 Cara Efektif Memasarkan Bisnis Ikan Lele

Bisnis budidaya atau ternak ikan lele adalah salah satu peluang bisnis yang dapat memberikan keuntungan besar. Selain jenis ikan yang mudah dalam perawatannya, ikan lele juga menjadi salah satu ikan yang banyak dicari di Indonesia. Meski perawatannya terbilang mudah, pemasaran ikan lele menjadi sedikit lebih sulit. Jika bisnis Anda masuk ke dalam skala kecil, mungkin pemasaran bisnis ikan lele akan menjadi lebih mudah. Akan tetapi, bagaimana jika bisnis Anda terus berkembang dan ikan lele yang dipanen semakin banyak? Tentu Anda butuh melakukan pemasaran. Di bawah ini adalah beberapa cara memasarkan ikan lele secara tepat dan efektif yang bisa Anda lakukan.

1. Tawarkan ke Pedagang Pecel Lele

Pecel lele adalah salah satu makanan favorit, khususnya di pulau Jawa. Memasarkan lele kepada pedagang pecel lele menjadi salah satu cara yang dapat Anda lakukan. Di sini, Anda dapat menawarkan kerja sama kepada pedagang pecel lele dengan menyediakan lele bagi bisnis mereka. Untuk itu, penting bagi Anda untuk membagi kolam sehingga Anda dapat memastikan ada kesinambungan panen untuk memenuhi permintaan ikan lele.

2. Menjadi Penyuplai atau Supplier Pasar

Selain sebagai sajian di tempat makan pecel lele, ikan jenis ini juga banyak digemari rumah tangga. Selain harganya yang lebih murah dengan rasa yang gurih dan mengandung gizi tinggi, ikan jenis ini juga menjadi salah satu ikan dengan permintaan tertinggi di pasar. Untuk mengupayakan cara pemasaran ini, Anda harus memiliki strategi khusus untuk mengalahkan supplier lama atau untuk mendapat bagian dari permintaan yang ada di pasar tersebut.

3. Cari Produsen Makanan Berbahan Dasar Lele

Saat ini banyak sekali pengusaha yang menjalankan bisnis makanan berbahan dasar lele, mulai dari abon lele, kerupuk kulit lele, dendeng lele, nugget lele, dan sebagainya. Karena itu, untuk memasarkan ikan lele, Anda harus dapat mencari produsen yang memproduksi makanan-makanan berbahan dasar lele. Bagi produsen makanan, biasanya kesinambungan suplai bahan baku adalah salah satu hal penting bagi perkembangan bisnis mereka. Jadi, cobalah bekerja sama dan jalin hubungan baik dengan produsen makanan berbahan dasar lele mulai saat ini.

Baca juga : Inspirasi Budidaya Lele Sangkuriang Milik Fauzan Hangriawan

4. Kerja sama dengan Pengepul

Bekerja sama dengan pengepul adalah salah satu cara memasarkan ikan lele secara praktis. Biasanya banyak cara bisa bertemu pengepul, bahkan terkadang ada beberapa pengepul yang mendatangi Anda karena telah mengetahui bahwa Anda menjalankan bisnis ternak lele. Untuk berkerja sama dengan pengepul, Anda harus memerhatikan penawaran harga yang mereka berikan, bila perlu, Anda dapat mengumpulkan beberapa pengepul untuk mendapatkan harga lele terbaik.

5. Kerja sama dengan Restoran

Ikan lele tidak hanya disajikan di warung pecel lele pinggir jalan atau di warung makan kecil, tapi lele juga bisa menjadi sajian favorit di restoran. Ada banyak restoran yang mengolah lele menjadi salah satu makanan atau menu favorit. Untuk masuk ke pasar ini, Anda harus sangat memerhatikan kualitas dan ukuran, namun untuk harga Anda tidak perlu khawatir, karena banyak restoran yang siap membayar lele berkualitas dengan harga yang cukup besar dibanding warung makan kecil.

6. Membuka Usaha Sendiri

Opsi ini bisa diterapkan ketika berat panen ikan lele melebihi batas maksimum. Jika lebih dari 130 g, biasanya penjualan ikan lele akan sulit. Atau, Anda bisa menciptakan pekerjaan Anda sendiri dengan mengolah berbagai makanan dengan bahan dasar lele. Misalnya kerupuk lele, nugget lele, abon lele, lele geprek dan lain-lain.

7. Menjalin Kerja Sama dengan Supermarket

Metode ini mirip dengan menawarkan produk ke pasar tradisional. Bedanya, permintaan mereka akan lebih luas dan lebih ketat. Tetapi, di sinilah Anda akan menerima penghasilan lebih besar. Biasanya, jika jika hasil lele yang dihasilkan baik. Berbagai supermarket akan mempertahankan Anda sebagai mitranya dan supermarket lainnya akan datang sendiri kepada Anda.

8. Iklan di Internet dan Media Sosial

Anda bisa menjual hasil panen ikan lele melalui iklan di internet dan juga media sosial sehingga banyak khalayak umum yang mengetahui bahwa Anda memiliki usaha ternak lele yang hasilnya cukup besar. Sebagai pemula, Anda harus menjadi pengusaha yang aktif dalam hal menjual hasil panen lele. Keuntungan yang akan Anda dapatkan tentunya juga cukup besar jika dijual melalui internet dan media sosial. Anda juga bisa membuat website sendiri untuk memberi informasi tentang ikan lele.

Baca juga : 7 Keuntungan Memulai Bisnis Ternak Lele

Itulah beberapa tips memasarkan ikan lele secara efektif. Selain masalah pemasaran, Anda juga harus memerhatikan masalah keuangan bisnis ternak ikan lele Anda. Jangan sampai Anda tidak mengetahui angka pasti yang Anda dapatkan saat menjalankan bisnis ternak lele. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda menyediakan data dengan angka yang lebih akurat dan tepercaya. Hanya dengan memasukkan seluruh transaksi bisnis, Anda dapat melihat secara detail berapa pengeluaran dan pendapatan dari bisnis ikan lele secara real-time setiap harinya, Anda juga dapat melihat bagaimana kondisi keuangan Anda secara realtime kapan dan di mana saja. Cari tahu lebih lanjut mengenai Jurnal di sini.


PUBLISHED24 Feb 2020
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: