Jurnal Enterpreneur

Berhenti Menjadi Yes Man!

Ingatkah Anda pada film berjudul “Yes Man” yang dibintangi Jim Carey 2008 silam? Film ini bercerita mengenai seseorang bernama Carl yang mengatakan “ya” pada apa pun karena takut melewatkan kesempatan. Pernahkah Anda mengalami sindrom Yes Man seperti Carl?

Yes man adalah sebutan bagi orang yang tidak dapat menolak segala hal. Yes man biasanya tidak memiliki waktu bersantai karena jadwalnya yang penuh. Sayangnya, sebagian besar dari waktunya bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang lain, seperti menemani orang tua jalan-jalan, menemani pimpinan rapat, dan sebagainya. Biasanya seseorang menjadi yes man karena ingin menghindari konflik dan takut melewatkan kesempatan.

Bahaya Menjadi Yes Man

Menjadi Yes Man akan berdampak buruk pada keseimbangan hidup Anda. Berikut ini adalah beberapa dampak tersebut:

Prioritas Anda terganggu

Mengatakan “ya” pada segala sesuatu akan mengganggu prioritas Anda dan menyebabkan Anda mendahulukan hal-hal tidak penting yang menghabiskan waktu dan uang Anda. Dampak ini sangat terasa saat kita sudah bekerja. Agenda seorang yes man akan penuh dengan kegiatan-kegiatan tidak penting yang justru menghancurkan jadwalnya. Contohnya, Anda izin kerja karena harus menemani teman baik Anda yang datang dari luar negeri. Ini berarti Anda lebih memprioritaskan teman Anda daripada pekerjaan. Akibatnya, pekerjaan Anda tertunda dan Anda harus bekerja lebih lama.

Read More: Waktu, Perhatian, dan Prioritas

Tidak punya waktu

Melakukan terlalu banyak hal tanpa pertimbangan membuat Anda melewatkan berbagai kesempatan untuk melakukan hal yang lebih berharga. Seorang yes man sering berpikir, “Saya tidak sempat melakukan hal ini.”, “Kapan saya dapat meluangkan waktu saya?”, “Kapan Saya dapat berisitirahat?”. Tanpa disadari, mereka sendirilah yang membuang waktu dengan percuma. Misalnya, terlalu banyak mengambil pekerjaan membuat Anda tidak dapat jalan-jalan bersama keluarga. Akibatnya, Anda akan bertengkar dengan orang tua atau pasangan Anda karena kurangnya waktu bersama mereka.

Pengeluaran yang berlebihan

Menjadi yes man membuat Anda miskin. Biasanya tagihan kartu kredit yes man cenderung besar karena mereka tidak dapat menolak untuk membeli atau mengeluarkan uang demi menyenangkan orang lain seperti makan di restoran, jalan-jalan, atau belanja. Akibat terlalu sering memenuhi kebutuhan orang lain, kebutuhan pribadi Anda tidak terpenuhi dan Anda harus meminta bantuan dari orang lain. Anda pun harus bekerja lebih keras untuk melunasi pengeluaran besar yang dinikmati orang lain.

Katakan “Tidak!”

Belajarlah untuk berkata “tidak” pada hal-hal yang merugikan Anda. Menolak bukan berarti Anda tidak mementingkan orang lain. Justru hal ini akan membantu Anda menentukan prioritas dan membagi waktu Anda dengan bijak sehingga Anda dapat menikmati waktu bekerja, berisitirahat, maupun waktu Anda dengan orang lain. Berikut ini merupakan kegiatan-kegiatan yang sebaiknya Anda hindari.

Kegiatan yang hanya menyenangkan orang lain

Jangan melakukan hal yang hanya bertujuan menyenangkan orang lain. Mengisi jadwal Anda dengan kegiatan-kegiatan tersebut hanya akan membuang waktu Anda. Hal ini bukan berarti Anda harus melewatkan makan malam bersama orang tua atau ulang tahun sahabat Anda. Pikirkan apakah kegiatan itu penting dan harus dilakukan serta apa pengaruhnya bagi Anda dan orang lain. Tanpa pertimbangan yang matang Anda akan menyesal di akhir kegiatan karena waktu tersebut dapat digunakan untuk hal lain yang lebih berharga.

Kegiatan yang memakan waktu lama dan biaya besar

Kegiatan yang memakan waktu lama dan biaya besar, tapi menghasilkan sedikit keuntungan akan merugikan Anda. Karena itu, diperlukan kebijaksanaan untuk melakukan hal tersebut. Kegiatan seperti bekerja hingga tengah malam membutuhkan biaya operasional yang besar, memakan waktu lama, tapi menurunkan vitalitas tubuh Anda, merupakan hal yang sebaiknya dihindari. Anda tidak mau pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan Anda, bukan?

Read More: Pentingnya Menetapkan Batas-Batas Dalam Bekerja

Kegiatan yang mengganggu pekerjaan

Kegiatan selain bekerja yang dilakukan pada jam kantor akan membuang waktu Anda. Fokuslah mengerjakan tugas Anda saat jam kerja. Jangan melakukan pekerjaan orang lain saat tugas Anda belum selesai. Hindari izin pada jam kerja atau hari kerja dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pekerjaan Anda akan terselesaikan tepat waktu dengan hasil maksimal.

Tidak semua kesempatan yang ada di depan mata adalah milik Anda. Karena itu, diperlukan pertimbangan yang bijak sebelum mengambil setiap kesempatan. Jangan sampai pilihan yang Anda ambil merugikan diri Anda dan orang lain. Mulailah katakan “tidak!” dan jagalah keseimbangan hidup Anda!


Sumber:
Bontang Post

Ditulis Oleh

Jurnal.id
Jurnal.id Website
Sign Up to Jurnal

Kategori : Uncategorized @id

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo