Perbedaan Metode Akuntansi Kas dan Akutansi Akrual untuk Perusahaan

Pemilihan basis metode utama dalam akuntansi yakni akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas, akan berpengaruh pada sistem pencatatan laporan keuangan perusahaan Anda. Namun, sebelum memilih metode mana yang kiranya cocok Anda gunakan, pemahaman mengenai akuntansi berbasis kas dan akrual sangatlah penting. Hal ini dikarenakan kedua metode tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Metode akuntansi kas maupun akuntansi akrual keduanya memiliki kesamaan garis besar yakni berkaitan dengan tanggal pencatatan laporan keuangan perusahaan. Sementara itu, perbedaan kedua metode akuntansi tersebut secara lingkup yang luas adalah waktu pencatatan laporan keuangan. Kendati demikian, ketepatan pengaplikasian kedua metode tersebut akan berpengaruh pada praktik perbukuan di perusahaan Anda. Berikut ini  penjelasan mengenai perbedaan dan implikasi antara metode akuntansi kas dan akuntansi akrual.

Metode Akuntansi Kas

Metode akuntansi kas berbasis metode dasar tunai yaitu pencatatan pendapatan perusahaan Anda dilakukan saat pembayaran tiba. Sementara itu, pengeluaran bisnis perusahaan akan dicatat saat mereka dibayar. Metode akuntansi kas ini dapat disebut sebagai metode dasar tunai. Hal ini dikarenakan metode akuntansi kas memiliki sistem bahwa pencatatan keuangan yang diibaratkan uang tunai, hanya berlaku untuk pembayaran hasil transaksi dan biaya-biaya yang dikeluarkan ketika melakukan transaksi. Misalnya, jika Anda menagih klien sebesar Rp10.000,- pada 1 Maret dan menerima pembayaran pada 15 April, Anda akan mencatatnya pada kolom pendapatan bulan April saat uang diterima dan sudah di tangan.

Dengan cara yang sederhana dan mudah diterapkan, metode akuntansi kas banyak diterapkan oleh beberapa pemilik usaha kecil menengah. Hal ini karena proses pembukuan yang sederhana sehingga untuk melacak uang masuk dan keluar dari rekening bank cukup mudah, karena  tidak tercampur oleh pencatatan utang piutang. Sayangnya metode akuntasi kas memiliki kelemahan yaitu menghasilkan gambaran keseluruhan keuangan Anda yang tidak akurat. Pasalnya, semua pendapatan dan pengeluaran tidak dapat diperhitungkan. Artinya, Anda tidak bisa memperhitungkan arus kas pada bulan depan, bahkan di bulan ini. Beberapa studi kasus mengungkapkan bahwa terkadang pemilik usaha yakin memiliki arus kas yang sangat tinggi di bulan ini, padahal sebenarnya itu adalah hasil dari pekerjaan bulan lalu.

Metode Akuntansi Akrual

Pada dasarnya akuntansi akrual memiliki prinsip yang berkebalikan dari metode akuntansi kas. Penghasilan dan pengeluaran dicatat ketika mereka ditagih dan diperoleh, terlepas dari kapan uang itu benar-benar diterima dalam bentuk fisik. Metode ini dapat memberikan pandangan keuangan yang lebih jelas dan sering dipakai oleh perusahaan menengah ke atas karena memiliki sistematika keuangan dengan lebih tertata. Misalnya, dengan menerapkan metode akuntansi akrual pada contoh sebelumnya, Anda akan mencatat Rp10.000,- sebagai penghasilan yang dibukukan pada bulan Maret, meskipun pada bulan April, Anda baru benar-benar menerima uang tersebut.

Keuntungan menggunakan metode akuntansi akrual ini yaitu membantu pemilik usaha kecil dalam mengembangkan  usahanya ke arah yang lebih realistis. Melalui metode akuntansi akrual, Anda dapat mengetahui tentang pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode waktu tertentu. Jika metode ini berhasil diterapkan di perusahaan Anda, maka gambaran keseluruhan tentang bagaimana bisnis dan arah  perusahaan Anda di masa depan bisa diperhitungkan . Meskipun metode akuntansi akrual ini begitu kompleks, namun masih terdapat beberapa kelemahan, salah satunya yaitu tidak memperhitungkan arus kas atau dana yang tersedia di rekening bank Anda. Jika Anda kurang cermat dalam melakukan praktik pembukuan, metode akuntansi berbasis akrual ini dapat  merugikan secara finansial bagi pemilik usaha kecil. Hal ini dikarenakan Anda memerlukan banyak buku untuk melakukan perekaman keuangan yang nominalnya dapat mewakili sejumlah pendapatan sementara perusahaan Anda.

Metode akuntansi apa yang cocok untuk bisnis  Anda?

Metode akuntansi kas lebih mudah digunakan karena pengoperasiannya sangat sederhana. Namun, beberapa pengeluaran seperti utang tidak bisa terekam dalam metode ini, hanya sebatas transaksi pemasukan dan pengeluaran dalam bentuk fisik yang sudah diterima. Sementara itu, metode akuntansi akrual memiliki sistem yang lebih kompleks dalam merekam keuangan perusahaan Anda. Meskipun  di sisi lain, Anda harus mengeluarkan biaya dan waktu tambahan untuk melakukan lebih banyak pembukuan keuangan perusahaan.

Metode akuntansi kas memberi nuansa yang lebih baik tentang dana yang ada di rekening bank Anda. Sedangkan metode akuntansi akrual tidak menghitung arus kas yang masuk melalui rekening bank Anda, dengan kata lain metode ini menyumbang uang yang belum masuk. Basis kas memberi Anda pandangan langsung pada gambaran keuangan Anda, sedangkan basis akrual lebih merupakan tampilan jangka panjang. Untuk memilih metode dalam perusahaan, Anda dapat mengkombinasikan dua metode akuntansi ini atau memilih metode akuntansi hibrid, di mana Anda selaku pemilik usaha dapat menggunakan akuntansi akrual untuk inventaris dan menggunakan metode akuntansi kas untuk pendapatan dan pengeluaran.

Jurnal merupakan software aplikasi yang dapat membantu Anda dan perusahaan dalam mengelola keuangan dan bisnis. Untuk mengelola keuangan perusahaan seperti membuat laporan arus kas, neraca, laba-rugi, dan sebagainya, Anda bisa memanfaatkan software akuntansi Jurnal. Cek Jurnal sekarang juga di sini.

[adrotate banner=”3″]


PUBLISHED30 Jan 2020
Ucig
Ucig

SHARE THIS ARTICLE: