Modal merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh pelaku usaha yang akan membuka sebuah usaha. Namun, agar suatu usaha berumur panjang dan dapat berkembang dengan menyiapkan modal saja tidak cukup. Modal yang ada harus dikelola dan diatur dengan baik.  Seperti halnya, mobil dia membutuhkan bensin yang cukup dan harus diatur sedemikian rupa agar mobil dapat berjalan sampai tujuan. Bahkan dalam hal bisnis, satu tujuan saja tidak cukup Anda juga harus memiliki tujuan-tujuan lain. Karena itu sangat penting untuk mengelola modal dengan baik.

 

Tidak ada standar ataupun cara yang pasti untuk mengelola atau mengalokasikan modal dalam sebuah usaha. Kenyataannya, bisnis yang sama pun dapat mengalokasikan modal dengan cara yang berbeda. Namun, yang pasti modal tersebut harus sudah Anda kelola sejak awal bisnis berdiri, sehingga saat bisnis berjalan maka tidak akan ada hambatan operasional.

 

Dalam mengalokasikan modal, satu prinsip yang harus Anda pegang adalah kelola modal secara efektif dan efisien agar modal  bekerja sesuai dengan target. Nah apa saja yang harus Anda lakukan untuk mengelola modal usaha? Berikut beberapa cara atau strategi yang dapat Anda terapkan untuk mengelola modal agar efektif dan efisien.

 

Pisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis

Akan selalu kami ingatkan untuk memisahkan rekening pribadi dan bisnis. Meskipun Anda baru memulai bisnis dan atau bisnis Anda masih kecil, memisahkan rekening pribadi dan bisnis merupakan hal yang wajib dilakukan. Dengan memisahkan rekening maka Anda akan lebih bijak dan mudah untuk mengelola bisnis. Selain itu, salah satu prinsip akuntansi juga menyebutkan mengenai prinsip ‘kesatuan usaha’ di mana maksudnya harta dari pemilik harus terpisah dengan harta perusahaan. Dengan demikian, pengelolaan keuangan atau modal akan lebih akurat.

 

Membuat Akun atau Pos Khusus Pengeluaran

Setelah membuat rekening sendiri, Anda juga sebaiknya membuat akun pengeluaran tersendiri. Rencanakan berapa persen pengeluaran untuk bisnis Anda dari modal tersebut. Selain itu, targetkan juga berapa persen laba atau keuntungan yang akan Anda capai? Untuk berjaga-jaga adanya situasi darurat, Anda juga dapat mencadangkan kas.

 

Membuat Catatan Pembukuan

Membuat catatan pembukuan keuangan merupakan hal yang penting. Ini akan sangat membantu Anda untuk mengelola dan mengatur modal usaha. Dalam mencatat transaksi Anda juga harus berdasarkan bukti transaksi, jangan mencatat pengeluaran tanpa adanya bukti karena akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Catatlah semua jenis pengeluaran yang dilakukan dari jumlah paling kecil sampai besar.

 

Hindari untuk Berutang

Utang merupakan salah satu momok bagi sebuah usaha. Jika bisa hindarilah untuk berutang apalagi di awal-awal pendirian. Dengan tidak berutang akan membantu Anda dalam mengelola modal usaha dengan efektif.

 

Memonitor dan Mengontrol Cash-flow

Kelancaran aliran kas bisnis Anda merupakan salah satu indikator pengelolaan modal usaha yang baik. Jadi jika ada kewajiban yang tidak terpenuhi maka artinya ada yang salah dalam mengatur modal usaha. Oleh karena itu, Anda harus mengatur dan mengontrol aliran kas secara periodik.

 

Konsultasi dengan Orang yang Berpengalaman

Cara lain mengelola modal usaha yakni berkonsultasi dengan orang yang sudah berpengalaman. Saat ini banyak sekali konsultan bisnis, sehingga Anda dapat dengan mudah untuk berkonsultasi terutama masalah keuangan atau modal usaha. Jika Anda rasa mahal, maka Anda juga dapat sharing pengalaman dengan teman atau keluarga yang sudah memiliki bisnis lebih dahulu. Selain itu, Anda juga dapat bergabung dengan grup-grup atau komunitas pengusaha-pengusaha.

 

Untuk memudahkan dalam mengelola modal dan keuangan perusahaan, Anda dapat menggunakan bantuan Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online berbasis Cloud sehingga data secara otomatis akan tersimpan. Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan bisnis kapan pun dan di mana pun. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Jurnal, bisa Anda dapatkan di sini.