Fenomena perkembangan sektor publik sekarang ini dapat dilihat dari semakin menguatnya pelaksanaan akuntabilitas sektor publik. Tuntutan adanya akuntabilitas sektor publik ini terkait dengan dua hal yaitu transparansi dan pemberian informasi kepada publik untuk pemenuhan hak-hak kepada publik. Di bawah ini akan kami jelaskan lebih lengkap mengenai laporan keuangan sektor publik beserta fungsi dan tujuannya dalam bisnis.

 

Apa Itu Laporan Keuangan Sektor Publik?

Sektor publik adalah gabungan dari berbagai macam organisasi yang kompleks dan banyak jenisnya mulai dari pemerintahan, badan usaha milik negara dan masyarakat. Kompleksitas dari sektor publik tersebut mengakibatkan kebutuhan akan informasi untuk perencanaan dan pengendalian dalam manajemen lebih bervariasi. Demikian juga yang termasuk dalam stakeholder sektor publik, mereka lebih membutuhkan akan informasi yang lebih bervariasi, handal, dan relevan untuk pengambilan sebuah keputusan. Tugas untuk menyediakan informasi bagi internal organisasi dan eksternal ini adalah tugas dari seorang akuntan sektor publik.

 

Akuntabilitas publik adalah kewajiban yang diberikan kepada pihak yang diberikan tanggung jawab untuk mempertanggungjawabkan, melaporkan, menyajikan, dan mengungkapkan segala aktivitas dan kegiatan yang telah dilaksanakan, yang sudah menjadi tanggung jawab kepada pihak yang sudah memberikan amanah. Akuntabilitas publik terdiri dari dua macam, yaitu:

a. Akuntabilitas Vertikal (Vertical Accountability)

Akuntabilitas vertikal adalah pertanggungjawaban kepada pihak yang lebih tinggi atas pengelolaan dana. Contohnya pertanggungjawaban unit pengelolaan kedinasan kepada aparat pemerintahan, pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

b. Akuntabilitas Horizontal (Horizontal Accountability)

Akuntabilitas horizontal adalah pertanggungjawaban kepada pihak masyarakat luas atas pengelolaan dana.

 

Fungsi Dan Tujuan Laporan Keuangan Sektor Publik

Secara umum, laporan keuangan sektor publik memiliki fungsi sebagai berikut:

a. Kepatuhan dan Pengelolaan

Dengan membuat laporan keuangan berarti sudah menjadi jaminan kepada pihak pengguna laporan keuangan dan pihak otorisasi penguasa bahwa pengelolaan keuangan sudah dilakukan dengan baik sesuai dengan hukum dan peraturan yang sudah ditetapkan.

b. Akuntabilitas dan Pelaporan Retrospektif

Laporan keuangan digunakan untuk pertanggungjawaban kepada publik untuk mengetahui kinerja dan evaluasi dari manajemen, mengetahui pencapaian atas target yang sudah ditetapkan, membandingkan dengan organisasi lain yang sejenis serta memungkinkan untuk pihak luar mengetahui biaya atas barang dan jasa yang telah diterima dan mengetahui efisiensi sumber daya yang telah digunakan oleh organisasi.

c. Perencanaan dan Informasi Otorisasi

Laporan keuangan berfungsi untuk membuat perencanaan, kebijakan dan aktivitas di masa yang akan datang dan digunakan untuk mencari informasi pendukung tentang otorisasi penggunaan dana.

d. Kelangsungan Organisasi

Laporan keuangan berfungsi untuk mengetahui kelangsungan organisasi apakah masih mampu dalam hal menyediakan barang dan jasa atau tidak.

e. Hubungan dengan Masyarakat

Laporan keuangan berfungsi untuk memberikan kesempatan kepada organisasi agar bisa berkomunikasi dengan publik dan pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan atas prestasi yang telah didapatkan.

f. Sumber Fakta dan Gambaran

Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi kepada kelompok yang memiliki kepentingan untuk mengetahui fakta dan gambaran organisasi secara lebih lengkap.

 

Pemakai Laporan Keuangan Sektor Publik

Pemakai laporan keuangan sektor publik dapat diketahui dari siapa saja yang termasuk dalam stakeholder organisasi tersebut. Drebin et al (1981) melakukan identifikasi bahwa ada sepuluh kelompok pemakai laporan keuangan sektor publik. Berikut daftarnya:

a. Pembayar Pajak

b. Pemberi Dana Bantuan

c. Investor

d. Pengguna Jasa

e. Karyawan/Pegawai

f. Pemasok/Vendor

g. Dewan Legislatif

h. Manajemen

i. Pemilih

j. Badan Pengawas

 

Akuntansi sektor publik memiliki tugas utama untuk menyiapkan laporan keuangan sektor publik sebagai salah satu bentuk pelaksanaan akuntansi publik. Di sisi internal organisasi, laporan keuangan sektor publik memiliki manfaat sebagai alat pengendalian dan evaluasi kinerja manajerial sebuah organisasi. Sedangkan di sisi eksternal organisasi,  laporan keuangan sektor publik sebagai pertanggungjawaban kepada publik dan sebagai dasar dalam pengambilan sebuah keputusan.

 

Untuk memudahkan dalam pembuatan laporan keuangan, Anda dapat memanfaatkan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang bisa membantu Anda dalam membuat laporan keuangan dengan instan dan lebih mudah sehingga Anda bisa fokus dalam pengembangan bisnis. Hanya dengan mencatat seluruh transaksi ke dalam Jurnal, Anda sudah dapat menerima laporan keuangan yang Anda butuhkan dengan cepat. Jurnal juga memiliki sistem enkripsi yang menjamin seluruh keamanan data transaksi Anda. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru. Untuk info lebih lanjut silahkan Anda klik di sini.