Membangun sistem piutang secara efisien bisa menjadi langkah yang krusial bagi jalannya kegiatan bisnis Anda. Jelas bagi Anda seorang pebisnis tidak mau modal yang ditanam terbuang sia-sia, baik dikarenakan pengalokasian dana atau kas yang kurang jelas atau rendahnya manajemen terhadap working capital bisnis Anda. Sedangkan keberadaan salah satu unsur working capital dalam laporan keuangan yang memegang peran penting yakni akun piutang terkadang “disebelahmatakan”.

 

Anda sebagai pebisnis yang memberikan kredit kemungkinan mempunyai “goal” yang berbeda dengan pelanggan yang menerima kredit. Pernyataan tersebut diutarakan oleh Jennifer Hall, spesialis treasury management di Associated Bank pada laman web sbnonline.com (2012). Kemudian Hall menambahkan bahwa jenis konflik antara kreditur dan debitur tak lain dan tak bukan adalah seperti ini; “Anda sebagai kreditur ingin menerima piutang secepat mungkin, sedangkan pelanggan sebagai debitur ingin terus menunda pembayaran selama mungkin. Maka menurut Hall, Anda sebagai kreditur harus memikirkan dan memberikan solusi yang tepat dan bisa diterima oleh debitur sembari tetap mempertahankan keinginan Anda, meminimalisir waktu menunggu piutang yang akan Anda terima.”

 

Seberapa cepat piutang Anda dibayarkan akan sangat memengaruhi stabilitas arus kas bisnis Anda. Karena semakin cepat Anda mengumpulkan piutang, khususnya piutang yang pelunasannya diprediksi akan tertunda (outstanding), semakin efektif kas yang dipungut untuk berbagai kebutuhan bisnis Anda, seperti ekspansi, pembayaran gaji, dan biaya-biaya lainnya. Perlu diingat, semakin besar nilai piutang bisnis Anda yang bersifat outstanding, maka akan memengaruhi stabilitas arus kas Anda sehingga bisa menyebabkan keterlambatan untuk membayar berbagai kebutuhan bisnis Anda.

 

Ada banyak cara untuk memperkecil risiko piutang bisnis Anda. Pada artikel sebelumnya, sudah dijelaskan lima langkah untuk memperkecil risiko piutang. Namun, di artikel ini akan memberikan penjelasan tambahan mengenai pentingnya mengatur siklus konversi piutang (Recevables Conversion Cycle) Anda. Berikut lima cara agar siklus konversi piutang Anda terjaga dengan baik.

 

Buat Transaki Penjualan Kredit Anda Mudah Dilaksanakan

Satu hal yang paling penting adalah atur agar produk yang Anda jual secara kredit mudah untuk dijual. Dalam artian, transaksi penjualan kredit harus diatur secara akurat, mudah, dan cepat.

 

Tinjau Lebih Dalam Fungsi Customer Service Anda

Maksimalkan fungsi Customer Service Anda agar bisa melayani berbagai pertanyaan dan masalah lainnya terkait transaksi penjualan kredit sehingga transaksi penjualan semakin efektif dan memungkinkan turunnya siklus konversi piutang.

 

Tinggalkan Proses Pelaksanaan Transaksi yang Kuno

Hindari pemesanan melalui surat atau hal serupa yang berbau tradisional karena akan memperlambat proses transaksi pembayaran dan membuat pelanggan menjadi enggan untuk bertransaksi lebih lanjut hingga berujung meningkatkan siklus konversi piutang Anda.

 

Segera Kirim Faktur dalam Waktu 1 x 24 Jam

Tidak lupa untuk mengatur agar pengiriman produk yang sudah dipesan dikirim secara tepat waktu. Usahakan agar pengiriman faktur dilakukan dalam 1 x 24 jam karena pelanggan sangat jarang atau bahkan tidak akan melakukan pembayaran sampai faktur benar-benar diterima.

 

Perhatikan Desain Faktur Anda

Buat desain faktur yang sederhana. Karena faktur yang terlihat kompleks akan menghabiskan banyak waktu untuk dicatat, memperlambat sistem pembayaran transaksi kredit, dan dimungkinkan akan membuat poin utama informasi yang termuat dalam faktur menjadi kabur.

Tidak peduli seberapa sehat kondisi penjualan bisnis Anda, jika proses pengumpulan piutang usaha Anda tidak efisien akan memperlambat pertumbuhan bisnis Anda kedepannya. Maka dari itu, Jurnal sebagai software akuntansi online hadir untuk menjawab solusi permasalahan bisnis Anda salah satunya terkait dengan proses pengumpulan piutang Anda. Jurnal menyediakan fitur-fitur seperti invoice reminder, template faktur yang sederhana dan bisa disesuaikan dengan logo perusahaan Anda, dan masih banyak lagi. Untuk fitur lengkap mengenai Jurnal silakan cek di sini.

Author