Perbedaan Jurnal Koreksi Dan Jurnal Penyesuaian yang Harus Anda Ketahui

 

Penggunaan jurnal koreksi dan jurnal penyesuaian dalam penyusunan laporan keuangan (akuntansi) sudah tidak asing lagi. Meski sering digunakan, bagi sebagian orang, pemahaman tentang Jurnal koreksi dan penyesuaian masih terkesan membingungkan. Di dalam dunia akuntansi sendiri kedua istilah ini memiliki arti dan prosedur yang sangat berbeda. Untuk lebih memahami kedua istilah tersebut, seseorang terlebih dahulu harus memahami 2 hal yaitu prosedur debit-kredit (double-entry) dan menguasai teknik dasar menjurnal. Jika sudah memahami 2 hal di atas, maka kini saatnya Anda mempelajari lebih dalam tentang apa itu jurnal koreksi dan apa itu jurnal penyesuaian.

Jurnal Koreksi

a. Pengertian Jurnal Koreksi

Jurnal koreksi adalah jurnal yang dipergunakan untuk membetulkan jurnal yang terlanjur salah dibuat, apakah itu berupa salah angka atau salah akun, karena kesalahan ketika mencatat jurnal biasa terjadi di akun apa saja. Sangat dianjurkan untuk membuat jurnal koreksi ketika terjadi di periode yang sedang berjalan, namun sangat tidak disarankan membuat jurnal koreksi di luar periode berjalan karena akan memengaruhi struktur laporan keuangan yang sudah terbentuk.

b. Manfaat Jurnal Koreksi

Untuk mengetahui histori sebuah transaksi.

– Pekerjaan lebih sistematis dan terstruktur.

– Melatih melakukan pekerjaan-pekerjaan lain juga dengan sistematis serta terstruktur.

– Melatih ketelitian dalam pencatatan akuntansi.

– Melatih cara membetulkan kesalahan dengan benar sehingga tidak menimbulkan kebingungan pencatatan.

 

c. Cara Pencatatan

Pada tanggal 15 Januari 2017, PT Pendidikan Maju harus membayar fee pengajar sebesar Rp1.800.000. Atas transaksi tersebut, karyawan bagian akuntansi membuat jurnal akuntansi sebagai berikut :

 

Debit

Kredit

Fee pengajar

Rp1.500.000

             –

   Kas

            –

Rp1.500.000

 

Setelah diperiksa ternyata terdapat kesalahan dalam pencatatan jurnal transaksi di atas. Pada jurnal di atas, nilai nominal yang seharusnya Rp1.800.000, dicatat Rp1.500.000. Jadi ada kekurangan pencatatan sebesar Rp300.000,-.

Untuk membetulkan kesalahan pencatatan di atas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

 

Cara pertama, sebelum membuat jurnal koreksi terlebih dahulu kita membuat jurnal pembalik terlebih dahulu agar saldo masing-masing akun kembali ke nilai semula.

Jurnal pembalik:

Debit

Kredit

Kas

Rp1.500.000

       –

    Fee pengajar

         –

Rp1.500.00

 

Setelah saldo akun kembali ke posisi semula, selanjutnya kita membuat jurnal dengan nilai nominal yang benar sebagai berikut :

Debit

Kredit

Fee pengajar

Rp1.800.000

           –

     Kas

          –

Rp1.800.000

 

 

Cara kedua, langsung membuat jurnal koreksi dengan menambahkan catatan tentang kekurangan yang harus  dituliskan.

dari yang awalnya

 

Debit

Kredit

Fee pengajar

Rp1.500.000

             –

   Kas

            –

Rp1.500.000

 

ditambahkan dengan

Debit

Kredit

Fee pengajar

Rp300.000

             –

   Kas

            –

Rp300.000

 

tanpa menggunakan jurnal pembalik terlebih dahulu

 

Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan nilai saldo akun-akun tertentu agar sesuai dengan kondisi sebenarnya. Akun yang perlu disesuaikan biasanya akun yang timbul karena harus menyegerakan pengakuan biaya (biaya akrual) & untuk pengakuan biaya yang ditunda (biaya deferal).

a. Cara Pencatatan Jurnal Penyesuaian

PT Makmur Sejahtera menunjukkan akun perlengkapan di Neraca saldo sebesar Rp3.250.000, dan jumlah yang masih ada di gudang Rp1.400.000, sehingga selisihnya Rp1.850.000, sebagai biaya perlengkapan, dengan jurnal penyesuaian.

 

Debit

Kredit

Biaya Perlengkapan Salon

Rp1.850.000

             –

   Perlengkapan Salon

            –

Rp1.850.000

 

Penjelasan kasus:

Perlengkapan merupakan bahan-bahan habis pakai yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk digunakan sendiri. Biasanya perlengkapan dicatat pada saat membeli saja sedangkan saat pemakaian perlengkapan tidak pernah dilakukan pencatatan. Akibatnya saldo pada neraca saldo adalah sebesar harga beli selama satu periode.

 

Padahal karena perlengkapan selalu digunakan setiap saat, maka pada akhir periode jumlah perlengkapan riil yang ada di gudang akan lebih kecil. Selisih antara jumlah perlengkapan yang ada di neraca saldo dan yang sesungguhnya ada yang harus dimasukkan sebagai biaya perlengkapan. Pencatatan selisih tersebut harus melalui penyesuaian pembukuan (jurnal penyesuaian).

 

Untuk memudahkan sebuah perusahaan memiliki pencatatan baik dalam bentuk jurnal koreksi maupun penyesuaian, maka ada baiknya menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal yang akan membantu mengelompokkan dan membuat pencatatan keuangan secara otomatis terhadap selisih kekurangan penulisan yang terjadi.

 

Jurnal akan memudahkan semua keperluan pencatatan dan pelaporan keuangan dengan mudah dan cepat sesuai kebutuhan perusahaan. Melalui Jurnal, Anda bahkan bisa langsung melakukan cek terhadap semua koreksi dan penyesuaian kapan saja dan dimana saja secara realtime melalui smartphone Anda. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai Jurnal, di sini.


PUBLISHED18 Aug 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami


Kategori : Panduan Akuntansi