KFC, McDonalds, Levis, Nike, Apple, Samsung, The Body Shop adalah contoh kata yang tidak asing terdengar di telinga Anda bukan? Bahkan hampir semua orang mengetahuinya, saat saya menyebutkan KFC (misalnya), Anda pasti sudah membayangkan ayam goreng krispi atau tulisan KFC atau tempat nya yang dominan berwarna merah bukan? Itulah yang disebut dengan brand identity.

Brand identity merupakan segala jenis elemen yang membentuk persepsi orang-orang terhadap suatu brand. Sebagai informasi, brand ini berbeda dengan merek. Brand sendiri tidak hanya merek, karena brand merupakan kesatuan yang terintegrasi dari sebuah produk atau jasa. Dengan kata lain, merek merupakan nama atau simbol  yang termasuk bagian dalam sebuah brand. Sebuah perusahaan atau bisnis yang memiliki produk atau jasa harus bisa membangun dan mengelola brand-nya. Dalam akuntansi sendiri, brand digolongkan sebagai intangible asset. Karena brand ataupun merek yang terkenal/ternama/prestisius memiliki daya tarik yang besar di mata masyarakat khususnya konsumen. Sehingga tidak heran jika sebuah perusahaan akan mati-matian membuat brand-nya menjadi terkenal bahkan mereka rela mengalokasikan anggaran untuk membangun suatu brand.

Untuk meningkatkan reputasi brand suatu produk bukanlah hal yang mudah. Anda harus melakukan bermacam cara agar brand Anda menjadi dikenal. Terlebih lagi membuat brand Anda menjadi sangat kuat di mata masyarakat sehingga orang dapat mengenalinya hanya dengan melihat sekilas atau mendengar nya saja. Bagaimana caranya? Berikut beberapa cara membangun brand identity yang kuat:

Cara Membangun Brand Identity

a. Buat Kesan yang Unik

Agar mudah diingat oleh orang, buatlah kesan yang unik atau yang berbeda dari brand. Anda dapat membuatnya melalui gambar yang iconic, slogan yang mudah diingat dan menarik, suasana yang berbeda, dan berkesan dan berbagai macam lainnya. Ingatlah bahwa kesan pertama merupakan hal yang penting, jadi jangan sampai Anda mengecewakan konsumen saat kedatangannya yang pertama.

b. Konsisten

Setelah Anda membuat kesan, merek, gaya desain, cara promosi, dan lain-lainnya itu janganlah berubah-ubah. Hal ini karena konsistensi sangat dibutuhkan untuk memudahkan konsumen Anda mengingat brand Anda. Jika Anda tidak konsisten atau sering mengubah gaya atau ciri khas bisnis Anda, maka konsumen akan sulit mengingatnya bahkan mungkin mereka merasa bingung dan aneh.

c. Berbeda

Berikan sesuatu yang berbeda dari kompetitor. Untuk menciptakan sesuatu yang berbeda Anda dapat melakukan riset terlebih dahulu ke pasar. Selain itu, Anda juga dapat melihat pesaing, cari tahu kekurangan pesaing kemudian terapkan solusi atau penawaran yang lebih di brand Anda.

d. Berhubungan atau Interaksi

Sebuah bisnis pasti dibangun dalam suatu wilayah di mana mereka memiliki nilai dan budaya sendiri. Dalam membangun brand, Anda juga harus memperhatikan nilai dan budaya yang ada. Salah satu caranya adalah dengan menyesuaikan cara komunikasi dengan karakteristik bisnis dan konsumen Anda. Misalnya, McDonald di mana perusahaan induknya menggunakan bahasa inggris maka saat membuka cabang di Indonesia, gunakanlah bahasa Indonesia dalam komunikasinya. Sehingga konsumen memahami pesan yang ingin Anda sampaikan.

e. Komunikasi Langsung

Komunikasi langsung ini berkaitan dengan pelayanan yang diberikan. Buatlah atau berikan ruang untuk konsumen melakukan komunikasi dengan brand Anda. Mudahkanlah mereka untuk menikmati layanan yang brand Anda tawarkan, ini merupakan bentuk membangun dan menguatkan brand Anda.

Manfaat Brand Identity

Mengapa kita harus membangun brand identity? Hal ini karena dengan memiliki brand identity yang kuat di masyarakat maka bisnis Anda akan mendapatkan banyak manfaat, diantaranya seperti:

a. Loyalitas Pelanggan

Brand identity yang kuat akan menciptakan loyalitas pelanggan. Loyalitas ini akan membawa dampak yang baik untuk sebuah brand. Salah satunya adalah brand akan mendapatkan support yang luar biasa dari pelanggan. Selain itu, pelanggan yang loyal tentu akan menunggu-nunggu produk atau layanan baru yang akan diluncurkan. Setelah itu, tentu saja mereka akan langsung mencoba produk atau layanan.

b. Target Pasar yang Luas

Pada saat brand atau merek bisnis Anda kuat maka brand atau merek Anda akan jauh lebih dikenal dibandingkan dengan merek lain. Dengan demikian Anda mendapatkan perhatian yang lebih besar dimata masyarakat. Bahkan biasanya akan ada konsumen yang rela pergi ke kota lain jika di kota nya tidak tersedia toko atau produk Anda hanya karena ingin menikmatinya.

c. Membangun Kepercayaan

Brand atau merek yang sudah dikenal oleh masyarakat tentu akan mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat. Sehingga saat mereka membutuhkan sesuatu tersebut yang akan terpikir pertama kali yaitu brand atau merek bisni Anda.

Dalam membangun brand yang kuat, Anda harus memastikan bahwa semua yang Anda inginkan sesuai dengan brand tersebut. Untuk membangun brand identity yang kuat, Anda juga harus memastikan pengelolaan keuangan bisnis Anda baik. Kini mengelola keuangan bukanlah hal yang sulit. Anda dapat melakukannya dengan cepat, mudah dan aman dengan menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal. Jurnal terintegrasi aplikasi-aplikasi lain yang memudahkan Anda mengelola bisni. Adanya sistem integrasi pada Jurnal ini tentu saja akan membuat Anda lebih produktif dan fokus dalam menguatkan brand Anda. Mau tahu informasi lebih banyak tentang Jurnal? klik di sini.