Ibarat seorang atlet pemanah, sebuah bisnis yang sukses pasti bisa menentukan target yang tepat. Seorang pemanah pasti sudah tahu seberapa besar tenaga yang harus dikeluarkan untuk mencapai target. Bila targetnya dekat, berarti tidak perlu menarik anak panah terlalu jauh sehingga tenaga tidak terbuang sia-sia, tetapi jika targetnya jauh pastinya membutuhkan tenaga lebih agar bisa mencapai targetnya. Untuk itulah diperlukan yang namanya segmentasi pasar sesuai “target”.

 

Sayangnya di Indonesia ini masih banyak para pebisnis yang belum mengetahui secara pasti segmentasi pasar dari produknya. Semua produk yang dimiliki dianggap sama, bisa untuk semua kalangan. Akibatnya, bisnis berjalan kurang fokus dan tidak memiliki target utama yang dituju, sehingga sumber daya yang dimiliki malah terbuang sia-sia. Hal demikianlah yang berbahaya dalam bisnis, karena bisa mematikan bisnis dengan perlahan.

 

Apa Itu Segmentasi Pasar?

Segmentasi pasar adalah salah satu strategi dalam dunia bisnis dengan mengelompokkan produk yang dimiliki sesuai dengan kesamaan, kemiripan, minat serta kebutuhan pelanggan. Sebelum memasarkan produk pada bisnis yang Anda jalankan, ada baiknya Anda perlu mengetahui tipe-tipe segmentasi pasar yang ada saat ini, berikut tipenya:

a. Segmentasi Lokasi

Tipe segmentasi lokasi ini mungkin paling banyak diaplikasikan di Indonesia. Contohnya saja jika target utama adalah negara Indonesia, maka perusahaan biasanya akan membangun perusahaan yang lokasinya berada di Indonesia, tujuan utamanya adalah agar lebih dekat kepada konsumen sehingga pengeluaran biaya semua bisa ditekan lebih murah.

b. Segmentasi Waktu

Segmentasi waktu ini memang lebih jarang digunakan, tetapi biasanya pada waktu-waktu tertentu segmentasi ini bisa diterapkan. Contohnya jasa fotografi akan laku saat musim wisuda, penjual baju akan kebanjiran pesanan saat mendekati Idul Fitri, dan sebagainya.

c. Segmentasi Harga

Dengan menggunakan segmentasi harga, Anda dapat lebih mudah mempertimbangkan tentang kekuatan ekonomi dari calon konsumen kita pastinya berbeda-beda. Ada yang mampu dengan membeli dengan harga tinggi, ada juga yang hanya mampu membeli dengan harga yang rendah. Apabila memang segmentasi pasarnya luas, Anda bisa menerapkan harga pada setiap produk mulai dari harga rendah, menengah, dan tinggi agar semua kalangan bisa masuk.

d. Segmentasi Demografi

Faktor jenis kelamin, usia, dan penghasilan merupakan variabel yang paling banyak digunakan pada segmentasi demografi. Karena bisa jadi produk yang dijual hanya cocok untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan sudah berbeda. Ada lagi produk yang hanya dikhususkan kepada orang dewasa saja, sehingga Anda harus melakukan segmentasi demografi ini agar tidak salah sasaran.

 

Cara Menentukan Segmentasi Pasar

Setelah Anda memahami apa itu segmentasi pasar dan tipe-tipenya, maka saatnya Anda bisa menentukan segmentasi pasar untuk bisnis Anda. Berikut langkah-langkahnya:

a. Tentukan target pasar

Anda harus sudah bisa menentukan tipe segmentasi mana yang pas untuk calon konsumen Anda. Pastikan bahwa semua orang yang sudah menjadi target pasar Anda memiliki kesamaan sesuai segmen.

b. Tentukan ekspektasi

Langkah selanjutnya adalah mencari tahu semua kebutuhan calon konsumen, lalu sesuaikan dengan produk yang Anda jual. Untuk bisa mendapatkan informasinya, Anda bisa bertanya langsung kepada calon konsumen atau dengan melakukan serangkaian tes produk.

c. Pisahlah menjadi sub-group

Jika hasilnya sudah didapat, agar lebih maksimal Anda bisa memisahkan menjadi sub-group sesuai dengan segmentasi.

d. Evaluasi kembali target pasar

Sebelum ke tahap selanjutnya, Anda perlu melakukan evaluasi lagi agar target yang Anda bidik sesuai dengan apa yang Anda inginkan, jika tidak sesuai bisa segera dikeluarkan dari sub-group.

e. Berikan nama segmen pasar Anda

Agar lebih mudah mengingat dan mengimplementasikan strategi, Anda perlu memberi nama pada segmen bisnis Anda.

f. Tentukan strategi pemasaran produk

Setiap segmen pasti memiliki strategi pemasaran yang berbeda, apalagi jika target pasarnya berbeda. Jadi sesuaikan target pasar sesuai dengan strategi pemasarannya.

g. Evaluasi respon pasar

Jika strategi pasar sudah berjalan dan menghasilkan penjualan, Anda perlu tahu respon dari konsumen terutama mengenai kekurangan dari produk yang Anda miliki, catat semua masukan yang diberikan konsumen kepada Anda dan segera perbaiki.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai cara mudah menentukan segmentasi pasar sesuai dengan tipenya. Selain itu, pengelolaan keuangan yang baik juga dibutuhkan untuk menunjang agar bisnis Anda semakin sukses. Dengan pengelolaan keuangan yang baik maka untuk anggaran pemasaran produk Anda bisa lebih maksimal. Jurnal adalah software akuntansi keuangan online yang dapat membantu Anda dalam pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih mudah, cepat, aman dan data bisa dilihat secara realtime. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru. Untuk info lebih lanjut silahkan klik di sini.