Kesalahan yang sering terjadi saat membangun sebuah bisnis adalah belum adanya business plan (rencana bisnis) yang jelas sehingga bisnis tidak memiliki peta perjalanan yang mengarahkan pada gerbang sebuah kesuksesan. Bahkan business plan bisa dibilang menjadi modal utama dalam menjalankan bisnis bagi para pelaku usaha.

 

Karena itu business plan harus disusun dengan benar, agar kedepannya tidak ada kesalahan sehingga bisa berjalan dengan lancar. Hal yang paling penting dalam business plan adalah mencantumkan hal-hal yang bersifat penting. Untuk bisa memulai bisnis memang tidak mudah, perlu persiapan yang matang dan perhitungan yang cermat, selain itu juga harus ada business plan yang jelas. Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam pembuatan business plan:

 

Business Plan Tidak Ditulis

Kesalahan pertama ini adalah kesalahan yang sangat sederhana, yaitu business plan tidak ditulis. Padahal business plan ibarat menjadi sebuah peta petunjuk yang mengarahkan bisnis Anda menuju kesuksesan, tetapi jika peta tersebut tidak ditulis lalu bagaimana Anda dalam memahaminya? Pastinya akan mengalami kesulitan. Selain itu dengan menulis business plan yang jelas, Anda akan mudah mendapatkan  pendanaan dari investor atau saat mengajukan peminjaman modal.

 

Kurangnya Riset Pasar

Perkembangan ekonomi di dunia ini berkembang sangat cepat, informasi yang Anda dapatkan hari ini belum tentu cocok untuk besok. Faktor inilah yang berpengaruh dalam penyusunan business plan. Dalam penyusunannya, rencana bisnis tidak bisa dilakukan dalam sehari dua hari, harus melakukan dengan riset paling tidak selama sebulan dua bulan, bahkan bisa lebih tergantung pasar yang akan dimasuki.

 

Segmentasi Target Kurang Jelas

Sebelum menentukan segmentasi pasar, Anda diharuskan melakukan riset terlebih dahulu segmen apa yang akan Anda masuki, sehingga nantinya produk yang dijual akan sesuai dengan target pasar. Sayangnya, masih ada banyak pebisnis yang kebingungan mencari dan menentukan siapa saja target pasar yang akan dibidik. Terkadang mereka memiliki pikiran bahwa produknya sudah unik, kreatif, dan menarik sehingga yakin kalau bisa diterima di pasar, tetapi kenyataannya produk tersebut tidak dibutuhkan oleh konsumen.

 

Rendahnya Analisa Persaingan

Ketika semua faktor internal dalam bisnis Anda sudah siap, maka jangan lupa untuk memperhitungkan hal-hal eksternal seperti kompetitor bisnis Anda. Sebelum memulai bisnis Anda diharuskan menganalisa dulu kekuatan dan kelemahan yang dimiliki kompetitor Anda, jangan sampai hanya asal jalan tanpa adanya analisa yang matang, yang terjadi nantinya adalah bisnis Anda yang akan kalah sehingga berakibat gulung tikar.

 

Hanya Memiliki Satu Business Plan

Karena dunia bisnis memang susah untuk ditebak, maka dalam penyusunan business plan sebaiknya memiliki alternatif business plan yang lain jika business plan pertama tidak berhasil. Sehingga, Anda tidak mengalami kebingungan apa yang harus dilakukan ketika business plan yang pertama tidak berhasil.

 

Terlalu Optimis

Memiliki sifat optimis memang bagus, terutama bagi pebisnis pemula. Namun, jika terlalu optimis malah menjadikan kurang bagus dan merupakan salah satu kesalahan yang harus dihindari dalam penyusunan business plan. Dalam setiap penyusunan business plan Anda diharuskan memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi, jangan terlalu optimis karena dunia bisnis memang susah ditebak. Selain itu, Anda juga harus mendengarkan saran dari orang lain atau yang lebih berpengalaman agar hasil dari pembuatan business plan bisa lebih realistis.

 

Perencanaan Keuangan yang Tidak Realistis

Yang terakhir adalah perencanaan keuangan yang salah. Biasanya ini terjadi karena terlalu tinggi ekspektasinya dalam menghitung keuntungan. Padahal belum tentu jika Anda bisa menjual dengan harga Rp100.000 kemudian mendapatkan keuntungan Rp25.000, karena akan ada variabel yang tidak terduga saat bisnis Anda sudah berjalan seperti kenaikan harga pokok produksi, kenaikan harga bahan bakar, dan lain sebagainya. Hitung-hitungan seperti itu memang tidak salah, namun Anda juga harus melihat realita pasar yang sedang terjadi dengan adanya business plan alternatif yang sudah Anda buat sebelumnya.

Itulah pembahasan mengenai 7 kesalahan yang sering terjadi saat membuat business plan. Jangan lupa saat business plan sudah berjalan dibarengi dengan pencatatan keuangan yang baik. Dengan pencatatan keuangan yang baik memiliki manfaat akan membantu bisnis Anda menuju kesuksesan lebih cepat. Jurnal adalah software akuntansi online yang memudahkan Anda dalam pencatatan keuangan lebih mudah, cepat, aman dan realtime. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru. Untuk informasi lebih lanjut silahkan Anda klik di sini.