Jurnal Enterpreneur

5 Kesalahan dalam Usaha Franchise yang Harus Anda Hindari

Usaha franchise atau waralaba banyak diminati orang karena mudah dijalankan. Secara umum, usaha ini terlihat mudah, namun jika Anda pemula di bidang ini, Anda harus berhati-hati saat berinvestasi, apalagi jika dana untuk investasi itu berasal dari dana pinjaman atau dana patungan yang kedepannya akan memiliki tanggung jawab lebih besar. Di bawah ini akan kita bahas tentang 5 kesalahan yang biasa terjadi dalam bisnis franchise yang bisa Anda hindari.

 

Menawarkan Konsep yang Belum Terbukti

Usaha franchise akan selalu terkait dengan kompleksitas sistem dan konsep yang ditawarkan. Untuk memiliki konsep atau sistem bisnis yang baik, pemilik franchise harus mengadakan trial atau uji coba sebelum usaha tersebut ditawarkan. Menawarkan sebuah konsep yang belum terbukti, hanya akan mengundang permasalahan dan mengganggu kinerja dari mata rantai dari bisnis yang panjang. Untung menghindari hal tersebut, cobalah buat skema konsep usaha franchise dengan jelas, uji cobakan dalam beberapa waktu, dan kenali apakah konsep tersebut dapat bertahan dengan baik sebelum mengajak orang lain untuk ikut berinvestasi menndirikan usaha serupa.

 

Meminjam Uang Tanpa Perhitungan

Karena bisnis franchise adalah bisnis yang diduplikasi dengan sistem kepemilikian brand dan konsep bisnis, maka biasanya dalam pengelolaan awalnya akan sangat membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk sebuah proses pencitraan dan uji coba. Untuk menghindari adanya kekurangan dana dan keharusan berutang pada lembaga keuangan, maka ada baiknya jika sebelum merencanakan sebuah usaha franchise, Anda memiliki kelebihan dana anggaran dan memiliki perhitungan yang cermat jika harus membutuhkan uang pinjaman. Meminjam uang tanpa perhitungan dalam memulai bisnis franchise akan sangat berisiko jika modal tidak dapat segera dikembalikan.

 

Terlalu Cepat Membuka Cabang

Biasanya ukuran bisnis franchise yang sukses dapat dinilai dengan bertambahnya cabang baru di tempat tertentu. Namun jangan salah, jika manajemen dari usaha franchise ini belum siap untuk perkembangan cabang baru, bisa jadi bisnis ini malah akan mendatangkan kerugian. Semakin banyak cabang baru yang dibuka, maka semakin banyak dana operasional yang dibutuhkan untuk melakukan pengontrolaan dan pembiayaan usaha. Sebaiknya sesuaikan kemampuan pembukaan cabang baru dengan pihak manajemennya.

 

Tidak Memiliki Training & SOP

Sebagai pemilik usaha franchise, Anda sebaiknya mempersiapkan kompetensi SDM dengan baik dan memiliki standar operasional yang sudah tertata. Karena sebuah usaha franchise adalah usaha yang dijalankan  oleh banyak pihak namun dituntut memiliki kualitas yang sama. Jika seorang pengusaha franchise tidak memiliki SOP atau SDM yang baik, maka adanya kesalahan dalam proses operasional pada satu cabang akan mungkin muncul dan memberi imbas yang buruk pada seluruh cabang yang lainnya.

 

Tidak Memiliki Dukungan Dana Operasional

Usaha franchise memang biasanya tidak memiliki dukungan dana operasional yang besar. Dana yang dimiliki owner franchise biasanya berupa dana dari investor. Selebihnya, dana yang didapatkan adalah dana dari beberapa franchisor yang ikut membuka usaha franchise tersebut. Kesalahan yang terjadi adalah tidak adanya cadangan dana khusus yang semestinya dimiliki oleh owner sebuah franchise untuk kegiatan operasional. Sebagai pemilik franchise, sangat perlu untuk memiliki dana operasional karena masih akan terkait dengan adanya kegiatan promosi bersama, maupun sistem pendukung lain yang biasanya harus ditanggung pemilik usaha franchise sebagai bentuk kemitraan usaha.

 

Bisnis franchise yang kelihatannya mudah, ternyata bisa mengandung risiko saat terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh beberapa faktor di atas. Jika Anda adalah seorang pelaku usaha franchise, maka ada baiknya jika Anda mengenali kemungkinan tersebut dan menghindarinya, termasuk dalam masalah keuangan.

 

Untuk pengelolaan keuangan usaha franchise yang kompleks, Anda bisa menggunakan sistem akuntansi online yang mudah dan lebih efisen seperti Jurnal. Dengan Jurnal, Anda dapat memonitor seluruh keuangan bisnis kapan saja dan di mana saja. Jurnal juga telah dilengkapi berbagai fitur yang dapat membantu Anda mempermudah pengelolaan usaha franchise seperti fitur Stok Barang, pengelolaan aset usaha, pembuatan invoice secara online, penagihan pembayaran lebih cepat, hingga fitur yang membantu Anda mengelola pajak perusahaan. Dapatkan semua informasi tentang Jurnal di sini.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo