Bila Anda seorang pengusaha, melakukan pengeluaran merupakan hal yang umum dilakukan. Dalam satu hari saja mungkin ada banyak sekali biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan operasional. Dari biaya menyewa kantor, biaya perjalanan, membayar gaji karyawan, dan berbagai jenis biaya lainnya. Tentu saja berbagai macam biaya tersebut akan memengaruhi laba perusahaan Anda.

 

Selain itu, besarnya pengeluaran yang dilakukan juga akan berpengaruh terhadap besarnya pajak terutang pada akhir tahun yang harus dibayarkan perusahaan kepada pemerintah. Untuk itu, Anda harus mengerti dan memahami jenis-jenis pengeluaran apa saja yang dapat diklaim kembali terhadap pajak Anda pada akhir tahun. Ini merupakan hal yang penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Karena dengan mengklaim biaya akan membantu Anda menjaga laba kena pajak pada akhir tahun serendah mungkin. Untuk membantu Anda, berikut kami uraikan 5 jenis pengeluaran yang dapat anda klaim tanpa adanya tanda terima (faktur).

 

Pengeluaran Biaya untuk Promosi

Perlu dibedakan antara biaya yang benar-benar dikeluarkan untuk promosi dan biaya yang pada hakikatnya merupakan sumbangan. Biaya yang benar-benar dikeluarkan untuk promosi boleh dikurangkan dari penghasilan bruto. Biaya promosi yang dimaksud adalah bagian dari biaya penjualan yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam rangka memperkenalkan atau menganjurkan pemakaian suatu produk baik langsung maupun tidak langsung. Untuk mengklaimnya, Anda wajib membuat daftar nominatif atas pengeluaran biaya promosi yang dikeluarkan kepada pihak lain. Daftar nominatif harus dibuat dengan rinci dan sesuai dengan ketentuan.

 

Pengeluaran Tanpa Tanda Terima

Akan ada saatnya ketika Anda membeli sesuatu untuk operasional bisnis tetapi Anda tidak menerima bukti tanda terima (contohnya seperti faktur) dari transaksi tersebut. Misalnya, Anda membeli komputer bekas untuk kepentingan bisnis melalui situs facebook atau iklan di social media lainnya dengan melakukan pembayaran secara tunai. Kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan bukti tanda terima dari penjual, Anda juga tidak memiliki dokumentasi pembelian pada laporan mutasi bank karena transaksi tersebut dilakukan secara tunai.

Untuk mengklaim pembelian tersebut sebagai pengeluaran bisnis, maka Anda harus menyimpan informasi tentang item yang dibeli secara menyeluruh. Siapa yang memberi, berapa harganya, kepada siapa membeli. Cobalah untuk sedetail mungkin.

Tips: Jika Anda tidak menyimpan catatan (meskipun ini selalu disarankan), Anda dapat memperkirakan harga wajarnya, selama hal tersebut untuk kegiatan operasional bisnis dan memiliki bukti fisik dari item yang dimaksud.

 

Pengeluaran dengan Adanya PPN

PPN atau pajak pertambahan nilai dapat diklaim kembali oleh perusahaan. Untuk mengurangi PPN, Anda memerlukan faktur pajak atas pembayaran PPN. Namun, ada beberapa item yang dapat Anda klaim tanpa perlu adanya dokumen. Contohnya pembelian dari mesin yang dioperasikan dengan koin, pembayaran jalan tol, dan panggilan telepon dari telepon umum atau pribadi.

Tips: Simpan catatan yang jelas tentang semua kejadian saat Anda perlu mengklaim PPN tanpa tanda terima. Sertakan juga informasi lengkap seperti apa yang dibeli, tanggal, lokasi, dan jumlah pastinya.

 

Pengeluaran Melalui Jasa Perbankan

Jika Anda tidak mengklaim kembali PPN karena kehilangan tanda terima dari pihak penjual atau supplier, Anda masih dapat mengklaimnya. Laporan mutasi bank dapat digunakan sebagai bukti pembelian, selama Anda membayarnya dengan menggunakan jasa/produk perbankan.

 

Pengeluaran dengan Kendaraan Pribadi

Melakukan suatu perjalanan merupakan hal yang umum dilakukan dalam kegiatan operasional perusahaan. Jika Anda kehilangan tanda terima untuk biaya perjalanan dengan menggunakan kendaraan Anda. Anda dapat menghitung biayanya menggunakan tarif tetap untuk jarak tempuh. Namun, ini mungkin juga bukan metode yang paling hemat, jadi sebaiknya lakukanlah riset terlebih dahulu.

 

Selalu menyimpan catatan pengeluaran tentu saja adalah hal yang sangat penting. Pengeluaran tanpa tanda terima atau faktur ini hanyalah beberapa contoh saja. Aturan praktisnya adalah memastikan Anda mengumpulkan dan menyimpan catatan pengeluaran perusahaan dengan baik. Meskipun kami tahu, bahwa ada hal-hal yang dapat terjadi di mana mungkin tanda bukti pengeluaran hilang atau lupa menyimpannya. Ingatlah bahwa ada juga peraturan yang terkait menangani kuitansi atau faktur yang hilang. Sehingga skenario yang ideal adalah memiliki catatan.

Untuk memudahkan melakukan pencatatan transaksi maka Anda dapat menggunakan Jurnal software akuntansi online. Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan bisnis kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal dengan aplikasi Jurnal Snap dapat membantu Anda menyimpan seluruh bukti transaksi dengan mudah dan aman. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Jurnal, bisa Anda dapatkan di sini.