Saat ini, menemukan aplikasi akuntansi untuk mengelola pembukuan bisnis tidaklah sulit. Banyak aplikasi atau software akuntansi yang dapat membantu pengelolaan keuangan bisnis, mulai dari menyimpan catatan keuangan hingga mengetahui berapa angka kas masuk dan keluar.

Namun, meski sudah menggunakan software akutansi online, banyak pengusaha yang masih sering melakukan kesalahan dalam proses akuntansi. Hal ini tentu dapat membuat masalah baru dalam bisnis dan berpengaruh terhadap kesehatan keuangan bisnis. Berikut adalah 3 kesalahan akuntansi bisnis kecil yang paling umum dilakukan pemilik bisnis.

 

Berasumsi Bahwa Keuntungan adalah Arus Kas

Banyak pengusaha yang berasumsi bahwa keuntungan adalah arus kas. Padahal, keuntungan dan arus kas adalah dua hal yang berbeda. Arus kas adalah uang masuk dan keluar selama proses kegiatan bisnis, sedangkan keuntungan atau laba bersih adalah seluruh uang yang Anda dapatkan setelah dikurangi seluruh biaya operasional. Perbedaan keduanya biasanya akan mendekati total keuntungan bisnis. Namun, tidak semua bisnis yang menguntungkan memiliki operasional yang berjalan dengan baik. Hal ini biasanya terjadi jika keuntungan Anda besar, namun banyak piutang yang tidak atau belum tertagih. Hal ini tentu memengaruhi arus kas menjadi turun dan rendah.

 

Gagal Melakukan Rekonsiliasi Bank

Rekonsiliasi rekening bank dengan pembukuan adalah hal penting yang harus Anda lakukan dalam proses akuntansi. Rekonsiliasi bank adalah proses pengecekan saldo akun yang ada pada pembukuan harus sama dengan saldo yang ada pada rekening bank Anda. Banyak pengusaha yang gagal melakukan rekonsiliasi bank karena lupa atau tidak mencatat biaya dan pengeluaran kecil. Hal ini tentu dapat menyebabkan perbedaan saldo antara pembukuan dengan rekening bank. Dengan adanya proses rekonsiliasi inilah, Anda dapat melacak keuangan bisnis secara akurat. Apa pun bisnis yang Anda jalankan, haruslah selalu melakukan rekonsiliasi bank setiap bulannya untuk memastikan semua transaksi telah tercatat secara akurat, dan mencegah pembukuan yang tidak sama dengan status sebenarnya.

 

Lupa Mencatat Transaksi Kecil

Banyak pengusaha yang mengabaikan transaksi kecil dalam aktivitas bisnis. Namun, dalam proses akuntansi, seberapa kecil pun transaksinya, sebagai pengusaha Anda arus memiliki semua catatan transaksi yang terjadi seperti pembayaran pengiriman barang pada bisnis ritel. Dengan mencatat setiap transaksi, kecil maupun besar akan mempermudah Anda dalam proses akuntansi. Dengan menyimpan catatan atas semua transaksi, Anda dapat membuat pembukuan dengan mudah ketika nanti perusahaan Anda mulai berkembang dan jumlah transaksi terus meningkat.

 

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam akuntansi. Dengan bantuan software akuntansi online, Anda dapat meringankan beberapa kesalahan yang terjadi. Dengan Jurnal, Anda hanya perlu menambahkan transaksi yang belum tercatat atau mengubah nominal yang salah pada Jurnal, dan secara otomatis Jurnal akan menyediakan laporan keuangan baru secara instan dengan data yang realtime. Jurnal juga dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan dalam pengelolaan bisnis dan keuangan seperti pembuatan invoice, pengingat piutang, pengelolaan stok barang, pengelolaan aset, proses rekonsiliasi lebih mudah, dan lain sebagainya. Daftarkan bisnis Anda sekarang dengan Jurnal dan nikmati kemudahan dalam proses akuntansi.