Perbedaan UMKM & Perkembangannya di Indonesia

Jurnal blog perbedaan umkm   perkembangannya di indonesia 01  1

Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Selain itu, kelompok ini terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi. Maka sudah menjadi keharusan untuk melakukan penguatan kelompok UMKM yang melibatkan banyak kelompok. Kriteria usaha yang termasuk dalam UMKM telah diatur dalam payung hukum berdasarkan undang-undang.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ada beberapa kriteria yang dipergunakan untuk mendefinisikan pengertian dan kriteria UMKM. Pengertian-pengertian UMKM tersebut adalah

Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

1. Usaha Mikro

Usaha produktif milik perseorangan dan/atau badan usaha perseorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro yang diatur dalam undang-undang.

2. Usaha Kecil

Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri dan dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil yang diatur dalam undang-undang.

3. Usaha Menengah

Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Perkembangan UMKM di Indonesia

Data yang dihimpun dari kementerian koperasi dan UMKM adalah sebagai berikut:

-      2009 jumlah UMKM 52.764.750 unit dengan pangsa 99,99%

-      2010 jumlah UMKM 54.114.821 unit dengan pangsa 100,53%

-      2011 jumlah UMKM 55.206.444 unit dengan pangsa 99,99%

-      2012 jumlah UMKM 56.534.592 unit dengan pangsa 99,99%

-      2013 jumlah UMKM 57.895.721 unit dengan pangsa 99,99%

 

Pada Tahun 2014-2016 jumlah UMKM lebih dari 57.900.000 unit dan pada tahun 2017 jumlah UMKM diperkirakan berkembang sampai lebih dari 59.000.000 unit. Dan pada Tahun 2016, Presiden RI menyatakan UMKM yang memiliki daya tahan tinggi akan mampu untuk menopang perekonomian negara, bahkan saat terjadi krisis global. Pada November 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima para pelaku UMKM di Istana Merdeka untuk dimintai pendapatnya. Jokowi sangat berharap pelaku UMKM menjadi garda terdepan dalam membangun ekonomi rakyat.

 

UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan ASEAN. Sekitar 88,8-99,9% bentuk usaha di ASEAN adalah UMKM dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 51,7-97,2%. UMKM memiliki proporsi sebesar 99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia atau sebanyak 56,54 juta unit. Oleh karena itu, kerjasama untuk pengembangan dan ketahanan UMKM perlu diutamakan.

 

Perkembangan potensi UMKM di Indonesia tidak terlepas dari dukungan perbankan dalam penyaluran kredit kepada pelaku UMKM. Menurut data Bank Indonesia, setiap tahunnya kredit kepada UMKM mengalami pertumbuhan. Walaupun pada 2015, sekitar 60%-70% dari seluruh sektor UMKM belum mempunyai akses pembiayaan melalui perbankan.

 

Bank Indonesia telah mengeluarkan ketentuan yang mewajibkan kepada perbankan untuk mengalokasikan kredit/pembiayaan kepada UMKM mulai Tahun 2015 sebesar 5%, 2016 sebesar 10%, 2017 sebesar 15%, dan pada akhir Tahun 2018 sebesar 20%.

 

Pada zaman globalisasi seperti sekarang ini, semua orang harus berlomba-lomba menjalankan UMKM dan meraih peluang bisnis yang ada. Untuk itu, diperlukan pengaturan keuangan bisnis yang baik untuk menunjang keberlangsungannya.

 

Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan lebih mudah dengan menggunakan software akuntansi.  Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu Anda mengelola keuangan bisnis dengan baik. Jurnal juga akan menyediakan laporan keuangan secara instan, sehingga Anda dapat lebih mudah melihat kondisi keuangan perusahaan. Melalui Jurnal, Anda juga dapat mengelola aset perusahaan hingga stok barang dengan mudah. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga dengan Jurnal dan nikmati free trial 14 hari. Info lebih lanjut, klik di sini.

 

Artikel Terbaru


September 19 2018
Akuntansi
September 19 2018
Akuntansi
September 18 2018
Bisnis
September 18 2018
Akuntansi
September 17 2018
Akuntansi

Artikel Lainnya dari Penulis

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai...

Menjalankan Bisnis Baru Dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Toko

Ketika Anda membuka bisnis baru, khususnya di bidang retail atau pertokoan maka Anda membutuhkan aplikasi yang membantu pencatatan transaksi penjualan dan keuangan toko. Aplikasi toko...

Ide Kreatif Untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Saat Anda ingin keluar dari masalah hutang atau ingin meningkatkan kualitas hidup, Anda mungkin mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di zaman yang serba cepat dan dipenuhi dengan...

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai...

Menjalankan Bisnis Baru Dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Toko

Ketika Anda membuka bisnis baru, khususnya di bidang retail atau pertokoan maka Anda membutuhkan aplikasi yang membantu pencatatan transaksi penjualan dan keuangan toko. Aplikasi toko...

Ide Kreatif Untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Saat Anda ingin keluar dari masalah hutang atau ingin meningkatkan kualitas hidup, Anda mungkin mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di zaman yang serba cepat dan dipenuhi dengan...

Artikel Terbaru

September 19 2018
Akuntansi
September 19 2018
Akuntansi
September 18 2018
Bisnis
September 18 2018
Akuntansi
September 17 2018
Akuntansi

Suka dengan yang Anda baca?

Mari subscribe ke blog kami!

Subscribe Di Sini
Suka dengan yang Anda baca?
×
Mari subscribe ke blog kami!
Back to Top