Cara Membuat Pembukuan dengan Siklus Akuntansi yang Tepat

Jurnal blog cara membuat pembukuan dengan siklus akuntansi yang tepat 01

Membuat pembukuan keuangan bukanlah hal yang rumit, apalagi jika Anda baru memulai bisnis. Pembukuan merupakan suatu elemen yang tidak boleh diabaikan untuk Anda yang baru memulai bisnis atau sedang menjalankan bisnis. Jika Anda mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam membuat pembukuan keuangan, maka semua akan berjalan dengan mudah.

 

Dalam membuat pembukuan, Anda dapat memulainya dengan mengacu pada siklus akuntansi. Siklus akuntansi merupakan aktivitas yang terjadi secara berulang mulai dari pencatatan bukti-bukti transaksi hingga penyajian laporan keuangan. Di dalamnya ada proses yang sistematis dan harus dilewati sehingga menghasilkan output yang diharapkan. Berikut adalah siklus akuntansi yang tepat untuk membuat pembukuan.

 

Mengumpulkan dan Menganalisa Data Transaksi

Proses pembukuan dimulai dari proses pengumpulan data transaksi keuangan dalam bentuk bukti transaksi. Bukti transaksi dapat berbentuk kuitansi, surat pengakuan utang-piutang, akte, surat perjanjian, wesel, dan lain sebagainya. Dari bukti yang didapat, Anda dapat melakukan identifikasi dan analisa transaksi untuk menentukan kebenaran nilai dan status transaksi tersebut. Kelengkapan data transaksi sangat penting karena menentukan kelancaran proses berikutnya. Untuk itu, Anda perlu benar-benar teliti dalam menyimpan dan menganalisa transaksi.   

 

Membuat Jurnal Transaksi

Setelah bukti transaksi dianalisa, proses selanjutnya adalah memasukkan nilai yang diakui ke dalam jurnal catatan transaksi. Proses ini sering disebut dengan proses pencatatan atau “menjurnal”. Proses menulis jurnal ini dapat dilakukan setiap ada transaksi baru atau dilakukan sekaligus setelah transaksi selama 1 hari terkumpul. Namun lebih disarankan untuk menulis jurnal setiap ada transaksi. Hal ini untuk menghindari terjadinya “miss posting”. Buku-buku yang menampung catatan transaksi ini sering disebut dengan buku jurnal. Di dalam jurnal transaksi sendiri, minimal harus ada beberapa kolom informasi seperti tanggal, nomor bukti, akun transaksi, keterangan, debit, kredit, dan saldo.

 

Di era komputerisasi sekarang ini, proses menjurnal tidak lagi dilakukan dengan mencatat di buku, melainkan dimasukkan ke dalam sistem atau software akuntansi. Banyak software akuntansi yang tersedia saat ini, salah satunya adalah Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu proses pembukuan keuangan dengan lebih mudah dan cepat. Seluruh data keuangan akan disajikan secara instan dalam pembukuan yang sistematis dan terperinci. Segera daftarkan perusahaan Anda ke Jurnal dan nikmati pengelolaan bisnis yang lebih mudah. Info lebih lanjut tentang Jurnal dapat Anda temukan di sini.

 

Memindahkan Jurnal  Transaksi ke Buku Besar

Pada proses penulisan jurnal, tidak ada pengelompokan jenis transaksi. Melainkan semua transaksi yang terjadi dicatat sekaligus dalam 1 jurnal. Apakah itu transaksi kas, piutang, utang, atau pembayaran. Pada langkah berikutnya, catatan transaksi tersebut baru dipindahkan ke dalam kelompok akun sesuai dengan jenis transaksinya. Kelompok-kelompok akun inilah yang disebut buku besar. Di dalam buku besar, satu jenis transaksi berkumpul menjadi satu kelompok. Misalnya akun aset tetap terdiri dari transaksi yang berupa aset tetap saja atau akun kas yang hanya terdiri dari transaksi yang berupa kas. Di dalam buku besar inilah, kita dapat melihat transaksi dengan lebih terstruktur. Di akhir proses ini, kumpulan nilai-nilai transaksi untuk membentuk nilai akhir yang disebut dengan saldo akhir. Saldo akhir bisa berupa saldo debit atau saldo kredit sesuai dengan jenis akunnya.

 

Membuat Neraca Percobaan

Membuat neraca percobaan biasanya dilakukan setiap menjelang penutupan buku. Proses membuat neraca percobaan (trial balance) dimaksudkan untuk memastikan bahwa nilai jenis akun bersaldo debit sama dengan jenis akun bersaldo kredit (balance). Atau secara keseluruhan, jumlah nilai transaksi debit sama dengan transaksi kredit. Ini berarti, saldo-saldo akhir akun bersaldo debit dijumlahkan, dan saldo-saldo akun bersaldo kredit juga dijumlahkan, lalu dibandingkan. Jika nilainya sama berarti balance (sudah benar). Lalu bagaimana jika tidak seimbang? Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan neraca tidak seimbang yaitu adanya transaksi yang belum dicatat atau adanya transaksi yang salah perhitungan atau salah catat.

 

Membuat Laporan Keuangan

Setelah keseimbangan tercapai, baru kemudian laporan keuangan bisa disusun. Laporan keuangan adalah salah satu hal penting dalam proses akuntansi. Laporan ini terdiri dari empat jenis laporan, yaitu

1. Laporan Laba Rugi: laporan ini berisi laba atau rugi bersih perusahaan dalam suatu periode.

2. Neraca: Laporan ini berisi tentang posisi keuangan perusahaan pada pos-pos aset, modal, dan kewajiban.

3. Laporan Arus Kas: Laporan yang berisi informasi aliran keluar masuk kas dalam suatu periode.

4. Laporan Perubahan Ekuitas/Modal:  Laporan ini menunjukkan perubahan modal pemilik dalam suatu periode.

 

Itulah cara membuat pembukuan dengan siklus akuntansi yang tepat. Jika Anda mengikuti urutan siklus akuntansi dengan benar, maka Anda dapat membuat pembukuan dengan mudah.

Artikel Terbaru


September 19 2018
Akuntansi
September 19 2018
Akuntansi
September 18 2018
Bisnis
September 18 2018
Akuntansi
September 17 2018
Akuntansi

Artikel Lainnya dari Penulis

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai...

Menjalankan Bisnis Baru Dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Toko

Ketika Anda membuka bisnis baru, khususnya di bidang retail atau pertokoan maka Anda membutuhkan aplikasi yang membantu pencatatan transaksi penjualan dan keuangan toko. Aplikasi toko...

Ide Kreatif Untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Saat Anda ingin keluar dari masalah hutang atau ingin meningkatkan kualitas hidup, Anda mungkin mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di zaman yang serba cepat dan dipenuhi dengan...

Perbedaan Software Akuntansi Offline dan Online untuk Bisnis

Software akuntansi merupakan sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk memudahkan serta mempercepat perhitungan laporan keuangan, neraca, jurnal, buku besar, dan berbagai...

Menjalankan Bisnis Baru Dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Toko

Ketika Anda membuka bisnis baru, khususnya di bidang retail atau pertokoan maka Anda membutuhkan aplikasi yang membantu pencatatan transaksi penjualan dan keuangan toko. Aplikasi toko...

Ide Kreatif Untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Saat Anda ingin keluar dari masalah hutang atau ingin meningkatkan kualitas hidup, Anda mungkin mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di zaman yang serba cepat dan dipenuhi dengan...

Artikel Terbaru

September 19 2018
Akuntansi
September 19 2018
Akuntansi
September 18 2018
Bisnis
September 18 2018
Akuntansi
September 17 2018
Akuntansi

Suka dengan yang Anda baca?

Mari subscribe ke blog kami!

Subscribe Di Sini
Suka dengan yang Anda baca?
×
Mari subscribe ke blog kami!
Back to Top