3 Kesalahan dalam Pembuatan Analisis Laporan Keuangan

Memiliki suatu bisnis yang sedang berkembang dan melibatkan banyak pihak di dalamnya, maka Anda juga memiliki kewajiban untuk membuat sebuah laporan keuangan yang baik. Hal ini dilakukan agar dapat dikembangkan menjadi sebuah analisis laporan keuangan yang bermanfaat untuk mengembangkan bisnis.

Analisis keuangan sendiri memiliki manfaat dan tujuan untuk mengetahui posisi keuangan dalam periode tertentu, mengetahui kelemahan dan kekuatan perusahaan, dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil untuk memperbaiki apa saja yang perlu dilakukan untuk penilaian kinerja manajemen.

Pentingnya analisi laporan keuangan pada suatu bisnis akan menunjukkan kesalahan kecil yang dapat memberi dampak besar bagi bisnis yang dijalankan. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan ini dibutuhkan strategi dan langkah yang tepat, salah satunya menyusun analisis laporan keuangan dengan baik dan benar.

Untuk lebih memahaminya secara jelas, pembahasan mengenai kesalahan-kesalahan yang dapat membuat laporan keuangan menjadi buruk seperti berikut ini pastinya dapat dipelajari untuk menghasilkan sebuah analisis yang kuat.

Mengalami Kegagalan dalam Membedakan Akuntansi Berbasis Akrual dan Kas

Akuntansi berbasis kas adalah proses pencatatan transaksi akuntansi di mana transaksi dicatat pada saat menerima atau mengeluarkan kas. Pada basis kas, pendapatan dicatat pada saat menerima kas, sedangkan biaya dicatat pada saat mengeluarkan kas. Sebagai contoh, pada metode berbasis kas ini pendapatan belum dicatat meskipun barang atau jasa sudah diberikan kepada pelanggan.

Pendapatan baru akan dicatat pada saat pembeli atau pelanggan membayar sejumlah uang atau kas kepada pembeli. Pada praktik akuntansi saat ini metode berbasis kas jarang digunakan. Lain halnya dengan praktik akuntansi berbasis akrual yang bisa menjadi pilihan dalam mempraktikkan proses akuntansi.

Akuntansi berbasis akrual adalah proses pencatatan transaksi akuntansi, di mana transaksi dicatat pada saat terjadi meskipun belum menerima ataupun mengeluarkan kas. Pada basis akrual, pendapatan dicatat pada saat terjadi penjualan meskipun kas belum diterima. Sedangkan biaya dicatat pada saat biaya tersebut dipakai atau digunakan, meskipun belum mengeluarkan kas.

Dengan demikian, pada metode akrual pendapatan dicatat pada saat terjadi penjualan, meskipun kas belum diterima.

Kesalahan Mengklasifikasi Laporan Arus Kas

Arus kas yang baik akan membuat bisnis menjadi lebih berkembang dan maju. Apabila arus kas buruk, maka akan membuat bisnis yang dijalankan benar-benar lumpuh. Hal itu berarti Anda sudah tidak mempunyai simpanan uang lain untuk mengembangkan bisnis tersebut. Dalam menganalisa laporan keuangan dan penempatannya, sering kali dijumpai kesalahan klasifikasi pada laporan arus kas sebagai kesalahan umum lainnya.

Hal ini terjadi karena arus kas biasanya dibagi ke dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan. Oleh karena itu, Anda harus memasukkan akun yang tepat ke dalam kategori yang sesuai. Misalnya, akun yang masuk dalam kategori operasional adalah segala transaksi yang dihasilkan melalui bisnis inti perusahaan.

Sementara kegiatan investasi berasal dari apa yang Anda belanjakan untuk bisnis, baik dalam bentuk membeli dan menjual investasi. Selain itu, kegiatan pendanaan mencakup akun khusus untuk kreditur Anda seperti mengambil atau melunasi pinjaman.

Kesalahan Pengelompokkan dalam Neraca Keuangan

Mengelompokkan aset dan kewajiban sering menempatkan seseorang  dalam kesalahan yang dilakukan pada pembuatan neraca. Aset dan kewajiban termasuk dalam kategori yang berbeda. Jika tanpa sadar Anda menempatkan kewajiban jangka panjang di kolom yang salah, maka secara tidak langsung Anda dapat meningkatkan jumlah utang yang harus di bayar pada tahun yang akan datang, dan berpotensi menyebabkan Anda kehilangan klien atau modal investor karena Anda akan tampak kurang stabil di atas kertas.

Ketiga kesalahan analisis laporan keuangan di atas bisa Anda hindari dengan memiliki dan memahami pengelolaan keuangan yang baik dari awal bisnis. Jika Anda masih memiliki keraguan terhadap cara pengelompokan atau pencatatan laporan keuangan secara mandiri, tidak ada salahnya Anda mulai berinvestasi dengan software akuntansi online.

Salah satu software akuntansi online yang aman dan tepercaya yaitu Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi yang dapat membantu Anda mengelola keuangan bisnis dan membantu membuat laporan keuangan secara instan, cepat, dan aman. Hal ini karena software akuntansi Jurnal telah terintegrasi dengan sistem canggih.

Dengan memiliki software akuntansi Jurnal, Anda akan memiliki kemudahan untuk pencatatan laporan keuangan, sekaligus memiliki analisis laporan keuangan yang tersaji cepat baik secara diagram maupun nominal angka. Ketahui informasi lebih lanjut mengenai Jurnal, Anda bisa melihatnya di sini.


PUBLISHED11 Jan 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: