Piutang menurut Sudarsono adalah semua tagihan kepada seseorang, badan usaha, atau pihak lainnya dalam satuan uang yang timbul dari transaksi masa lalu. Piutang terjadi jika Anda melakukan penjualan secara kredit kepada konsumen atau pelanggan.

 

Piutang juga merupakan perkiraan penting dan bahkan piutang juga bisa menjadi bagian terbesar dari aktiva lancar perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen pengelolaan piutang yang efektif. Di mana jumlah dana yang diinvestasikan dalam piutang sesuai dengan kemampuan perusahaan dan tidak mengganggu arus kas (cash flow). Berikut adalah beberapa kebijakan yang dapat membantu Anda mengelola piutang perusahaan.

Buat Standar Kredit

 

Standar kredit adalah kualitas minimal kelayakan kredit seorang pemohon kredit yang ditentukan oleh perusahaan. Penetapan standar kredit memerlukan pengukuran kualitas yaitu probabilitas terjadinya penunggakan oleh pelanggan. Untuk melakukan pengukuran kualitas pelanggan, Anda dapat menggunakan metode Five C of Credit (5C) yaitu, characters untuk menilai kejujuran pelanggan dalam memenuhi kewajibannya, capacity untuk pendapat subjektif mengenai kemampuan pelanggan, capital untuk menilai kekuatan finansial secara umum, collateral untuk jaminan sebagai penilaian kekuatan finansial, dan conditions atau pengaruh perubahan kemampuan pelanggan.

Tentukan Syarat Kredit

 

Suatu syarat kredit biasanya akan menetapkan sebuah periode kredit diberikan dan potongan tunai untuk pelanggan yang melakukan pembayaran lebih awal. Faktor yang memengaruhi syarat kredit adalah sifat ekonomi produk, kondisi penjual dan pembeli, periode kredit, potongan tunai, dan juga tingkat bunga bebas risiko.

Berikan Kebijakan Kredit

 

Dalam memberikan kebijakan kredit, Anda harus menentukan beberapa keputusan yang mencakup kualitas jumlah yang diterima, periode kredit, potongan tunai, persyaratan khusus, dan tingkat pengeluaran untuk pengumpulan utang.

Lakukan Penagihan Secara Rutin

 

Jika Anda telah memberikan kredit terhadap pelanggan, yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah melakukan penagihan secara rutin. Anda dapat mengirimkan pesan melalui telepon, email, atau media lainnya untuk mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembayaran. Cobalah hubungi pelanggan minimal 7 hari sebelum Tanggal jatuh tempo, dan lakukan setiap hari di 3 hari terakhir sebelum jatuh tempo. Dengan semakin seringnya Anda mengingatkan, pelanggan akan lebih cepat melakukan pembayaran utangnya.

 

Itulah 4 kebijakan yang bisa Anda berikan jika pelanggan Anda ingin melakukan pembelian secara kredit. Dengan adanya kebijakan tersebut, perusahaan dapat meningkatkan penjualannya secara kredit, namun tidak menimbulkan piutang tak tertagih secara berlebih. Karena piutang adalah salah satu aktiva lancar yang bisa memengaruhi arus kas perusahaan. Semakin banyaknya piutang yang tidak tertagih, perusahaan akan mengalami kerugian dan arus kas perusahaan pun akan ikut menurun.

 

Dengan menggunakan software akuntansi Jurnal, Anda dapat mengelola piutang dengan baik. Misalnya, jika Anda ingin mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembayaran, Anda dapat memanfaatkan fitur invoice Jurnal untuk mengirimkan email tagihan terhadap pelanggan. Anda juga dapat melihat laporan piutang hingga melihat usia piutang masing-masing pelanggan Anda.

Bukan hanya itu, dengan menggunakan Jurnal sebagai software akuntansi online, Anda juga dapat melihat secara keseluruhan tentang kondisi keuangan perusahaan, apakah perusahaan mengalami rugi atau untung, atau berapa uang masuk dan uang yang keluar, dan lain sebagainya. Info lain tentang Jurnal dan berbagai fiturnya dapat Anda lihat di sini.

Author