Guide Book

Cara Mengatur dan Mengunduh Bukti Potong PPh 23 di Klikpajak

Updated at: June 11, 2019
Last updated by: Sally Kie


Anda dapat melakukan pengaturan bukti potong untuk transaksi yang melibatkan tipe pajak PPh 23, baik untuk transaksi PPh 23 Pemotong (sebagai pembeli/pemotong) ataupun PPh 23 Dipotong (sebagai penerima penghasilan).


Selain itu Anda juga dapat mengunduh formulir bukti potong, bila Anda bertindak sebagai pemotong PPh 23.


Pada panduan ini, Anda akan mempelajari:

  1. Cara mengatur nomor Bukti Potong PPh 23 Pemotong;
  2. Cara mengatur nomor Bukti Potong PPh 23 Dipotong;
  3. Cara mengunduh Bukti Potong PPh 23 Pemotong.

 

Cara mengatur nomor Bukti Potong PPh 23 Pemotong


Pada panduan ini, Anda akan mempelajari cara mengatur nomor bukti potong PPh 23 sebagai pemotong. Apabila Anda ingin menerbitkan nomor bukti potong untuk transaksi pembelian Anda, maka Anda dapat membuat format bukti potong ketentuan perusahaan Anda;
 

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur Nomor Bukti Potong PPh 23 Pemotong:

  1. Masuk ke menu Add-Ons dan klik “Buka” pada aplikasi Klikpajak;
  2. Masuk ke halaman CSV Generator dengan filter sebagai berikut:
    Notes: Pilih periode pajak dan jenis pajak “PPh 23 Pemotong”.
    Tanggal akhir akan otomatis terisi dengan tanggal akhir bulan dari tanggal mulai.
     
  3. Klik “Kirim”;
  4. Selanjutnya klik pada tombol pensil pada format No. Bukti Potong untuk membuat format baru Anda;

     
  5. Masukkan pengaturan format yang Anda inginkan;
    Notes: Anda dapat mengisikan nomor yang akan diatur secara otomatis berurut pada kolom bagian atas dan imbuhan awalan serta akhiran pada kolom di bagian bawah.
     
  6. Klik “Simpan”;
  7. Selanjutnya, centang pada transaksi yang ingin diisikan nomor bukti potong dan klik “Isikan No. Bukti Potong”;

     
  8. Klik “Lanjutkan”;

     
  9. Dengan demikian, nomor bukti potong Anda telah terisi dengan format yang Anda tetapkan;

     
  10. Selanjutnya bila ingin dilakukan perubahan, Anda juga dapat melakukan reset bukti potong dengan klik pada tombol “Reset No. Bukti Potong” pada bagian berikut;

     
  11. Kemudian klik “Lanjutkan”.

 

Cara mengatur nomor Bukti Potong PPh 23 Dipotong


Pada panduan ini, Anda akan mempelajari cara mengatur nomor bukti potong PPh 23 sebagai penerima penghasilan. Apabila Anda melakukan transaksi penjualan yang menggunakan tipe pajak PPh 23 Dipotong, maka Anda dapat mengisikan nomor bukti potong yang Anda peroleh dari pelanggan Anda.


Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur Nomor Bukti Potong PPh 23 Pemotong:

  1. Masuk ke menu Add-Ons dan klik “Buka” pada aplikasi Klikpajak;
  2. Masuk ke halaman CSV Generator dengan filter sebagai berikut:
    Notes: Pilih periode pajak dan jenis pajak “PPh 23 Dipotong”.
    Tanggal akhir akan otomatis terisi dengan tanggal akhir bulan dari tanggal mulai.
     
  3. Klik “Kirim”;
  4. Masukkan nomor bukti potong yang Anda peroleh dari pelanggan pada kolom berikut, lalu klik simbol centang;

     
  5. Dengan demikian, nomor bukti potong untuk transaksi penjualan Anda telah terisi.

 

Cara mengunduh Bukti Potong PPh 23 Pemotong


Pada panduan ini, Anda akan mempelajari cara mengunduh bukti potong PPh 23 sebagai pemotong. Sebagai pihak pemotong, Anda dapat mengunduh bukti potong yang akan Anda berikan kepada vendor Anda.


Berikut adalah cara untuk mengunduh bukti potong PPh 23 Pemotong:

  1. Masuk ke menu Add-Ons dan klik “Buka” pada aplikasi Klikpajak;
  2. Masuk ke halaman CSV Generator dengan filter sebagai berikut:
    Notes: Pilih periode pajak dan jenis pajak “PPh 23 Pemotong”.
    Tanggal akhir akan otomatis terisi dengan tanggal akhir bulan dari tanggal mulai.
     
  3. Pastikan Anda telah mengisi tipe penghasilan untuk setiap transaksi seperti berikut;

     
  4. Centang pada transaksi yang ingin diunduh bukti potongnya;
  5. Klik pada tombol dropdown berikut, lalu pilih “Unduh Bukti Potong”;

     
  6. Klik “Lanjutkan”;

     
  7. File Anda akan terunduh dalam format .zip;
  8. Bukti potong Anda akan tampil sebagai berikut.

 

Baca juga:

  1. Memulai dengan Klikpajak
  2. Halaman Utama Klikpajak
  3. Cara Daftar EFIN
  4. Cara Mengatur Faktur Pajak dan NSFP
  5. Cara Menarik File CSV Pajak
  6. Cara Bayar Pajak
  7. Cara Lapor Pajak
Back to Top