Guide Book

Buat Produk

Updated at: July 19, 2019
Last updated by: Jessica

Untuk menambah daftar produk baru, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik menu Produk.
  2. Klik tombol “+Buat Baru" pada bagian kanan atas, lalu pilih “Produk Baru”.
  3. Isikan Nama, Kode, Kategori, Unit, Deskripsi, dan Jenis Produk.
  4. Centang Saya Beli Produk Ini jika produk tersebut terdaftar sebagai produk yang dibeli. Isikan harga beli dan pilih akun pembelian yang menampung nilai belinya. Anda juga dapat memilih pajak pembelian utama (default) yang akan dikenakan pada produk tersebut;
  5. Centang Saya Jual Produk Ini jika produk tersebut terdaftar sebagai produk yang dijual. Isikan harga jual dan pilih akun penjualan yang menampung nilai jualnya. Anda juga dapat memilih pajak penjualan utama (default) yang akan dikenakan pada produk tersebut;
  6. Centang Monitor Persediaan Barang jika produk tersebut berupa barang yang memerlukan kontrol untuk jumlah stok barang. Jika produk berupa jasa, maka tidak perlu mencentang fungsi ini.
    Notes: fungsi ini hanya muncul untuk pengguna Pro dan Enterprise
  7. Isikan Batas Stok Minimum agar Anda dapat menerima pemberitahuan mengenai stok yang akan segera habis.
  8. Pilih Akun Persediaan yang menampung nilai persediaannya.
  9. Klik “Buat Produk Baru” untuk menyimpan.

 

Penjelasan Detil Setiap Field (field bertanda * wajib diisi)


  1. Gambar: Unggah gambar produk ke dalam sistem (jika ada), sehingga mempermudah Anda untuk mengidentifikasi produk tersebut (terutama jika Anda memiliki bisnis online). File dapat berupa format .PNG dan .JPEG;
  2. Nama: Masukkan nama produk yang akan disimpan.;
    *Nama produk yang sama (duplikat) akan ditolak oleh sistem
  3. Kode Produk: Masukkan kode produk (opsional).
    *Kode produk yang sama (duplikat) akan ditolak oleh sistem
  4. Kategori Produk: Pilih atau ketikkan kategori produk untuk mengelompokkan produk per kategori. Contoh kategori: aksesoris;
  5. Unit: Pilih atau ketikkan satuan yang akan digunakan untuk mendeskripsi jumlah produk. Contoh satuan: 1 buah, 1 papan (opsional);
  6. Deskripsi: Masukkan deskripsi mengenai produk (opsional);
  7. Jenis Barang: Pilih jenis barang single (satuan) atau bundle (paketan);
  8. Saya Beli Produk Ini: Centang fungsi ini jika produk tersebut adalah produk yang dibeli. Jika dicentang, maka Anda akan mengisi:
    • Harga Beli Satuan: Isikan harga beli rekomendasi (jika ada). Harga ini tidak bersifat mutlak atau masih dapat diubah pada saat membuat pembelian;
    • Akun Pembelian: Akun untuk mencatat biaya pembelian produk (tipe akun biasanya adalah Harga Pokok Penjualan);
    • Pajak Beli: Tentukan pajak utama (default) ketika dilakukan pembelian untuk produk ini.
  9. Saya Jual Produk Ini: Centang fungsi ini jika produk tersebut adalah produk yang dibeli. Jika dicentang, maka Anda akan mengisi:
    • Harga Jual Satuan: Isikan harga jual rekomendasi (jika ada). Harga ini tidak bersifat mutlak atau masih dapat diubah pada saat membuat penjualan;
    • Akun Penjualan: Akun untuk mencatat pendapatan penjualan produk (tipe akun biasanya adalah Pendapatan);
    • Pajak Jual: Tentukan pajak utama (default) ketika dilakukan penjualan untuk produk ini.
  10. Monitor Persediaan Barang : Centang kotak ini untuk mengaktifkan fungsi monitor stok barang yang ada di perusahaan Anda. Setelah kotak ini dicentang:
    • Batas Stok Minimum: Tentukan batas stok minimum dari produk tersebut agar ada pemberitahuan oleh sistem jika stok produk tersebut hampir habis. Pengisian field ini berfungsi untuk menentukan muncul tidaknya pemberitahuan (notification) untuk jumlah stok yang akan habis;
    • Akun Persediaan Barang Default: Pilih akun yang menampung nilai persediaan barang secara default (biasanya akun Persediaan Barang).

Baca juga:

Buat dan Konversi Produk Bundle

Back to Top